Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus meningkat.
Hingga 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 2.578.820 tiket telah terjual atau 57,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal. Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.919.876 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan selama periode Lebaran.

Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket tercatat sebanyak 2.468.309 tiket atau 69,1 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 1.103.451 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik ke berbagai kota tujuan.
Sementara itu, pada layanan Kereta Api Lokal yang dikelola KAI, sebanyak 110.511 tiket telah terjual atau 11,9 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Artinya, masih terdapat sekitar 816.425 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket KA Lokal umumnya meningkat mendekati waktu keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan masyarakat masih memiliki kesempatan luas untuk memperoleh tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran tahun ini.
“Ketersediaan tiket masih cukup banyak di berbagai relasi perjalanan. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan berbagai pilihan jadwal yang tersedia agar perjalanan mudik tetap nyaman dan lancar,” ujar Anne, Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan data sementara, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran dengan volume perjalanan mencapai sekitar 247.440 pelanggan dalam satu hari. Angka ini masih berpotensi berubah seiring dengan dinamika pemesanan tiket pada hari-hari menjelang Lebaran.
Adapun sejumlah stasiun tujuan favorit pada Angkutan Lebaran 2026 antara lain Pasarsenen, Gambir, Yogyakarta, Bekasi, Surabaya Pasar Turi, Purwokerto, Semarang Tawang, Bandung, Surabaya Gubeng, dan Jatinegara. Stasiun-stasiun tersebut menjadi simpul pergerakan masyarakat menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa selama masa mudik.
Selain itu, Kereta Ekonomi Kerakyatan juga menjadi salah satu pilihan perjalanan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. Hingga saat ini, penjualan tiketnya telah mencapai 21.451 tiket dari total 27.368 tempat duduk yang tersedia atau sekitar 78 persen okupansi, dan diperkirakan terus meningkat menjelang puncak arus mudik.
Anne menambahkan bahwa KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket serta kesiapan operasional di berbagai wilayah agar perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung dengan baik.
“Melalui pengaturan perjalanan, kesiapan sarana, dan koordinasi operasional di lapangan, KAI memastikan layanan kereta api tetap berjalan optimal selama periode Angkutan Lebaran,” tutup Anne. (Fahmi)































