Menu

Mode Gelap
Perluas Pencarian Penumpang KM Virgo Transport 8, Ditjen Hubla Kerahkan KN. Grantin P. 211 Ditjen Hubdat Luncurkan Aplikasi SUMBA di Hari Perhubungan Nasional Terbang Bersama Garuda, Kini Ada Lebih dari 100 Konten Tayangan Hiburan Baru Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

NASIONAL

Alhamdulillah di Tengah Houthi-Saudi Memanas, Layanan Umrah Tetap Berjalan

badge-check


 Puji Raharjo (Kemenhaj) Perbesar

Puji Raharjo (Kemenhaj)

Wartatrans.com, JAKARTA – Eskalasi keamanan di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan perjalanan umrah Indonesia, tetapi layanan jemaah masih berjalan. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) meminta warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan setelah otoritas setempat mengeluarkan peringatan keamanan di Makkah, Jeddah, dan Taif.

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Heni Hamidah mengatakan perwakilan Indonesia di Arab Saudi terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.

“Perwakilan di Arab Saudi mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi Arab Saudi,” kata Heni, Rabu (16/9/2026).

Peringatan tersebut muncul setelah pertahanan udara Saudi pada Selasa (15/9/2026) mencegat dan menghancurkan drone di selatan Makkah sebelum memasuki wilayah udara terlarang.

Otoritas Saudi menyebut drone itu diluncurkan Houthi, sementara Houthi membantah mengancam Makkah maupun situs suci Islam lainnya.

Alhamdulillah, Kemenlu memastikan belum ada laporan WNI terdampak situasi keamanan tersebut.

Dinas Pertahanan Sipil Saudi kemudian menyatakan kondisi bahaya telah berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tetap mengikuti arahan pemerintah setempat.

Bagi jemaah yang hendak berangkat dari Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta calon jemaah memastikan jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo juga meminta, jemaah berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Jemaah kami minta tetap tenang. Bagi yang belum berangkat, terus berkoordinasi dengan PPIU masing-masing dan memantau perkembangan penerbangan. Jangan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi,” kata Puji.

Skala mobilitas umrah membuat kepastian penerbangan menjadi faktor penting. Data Kemenhaj mencatat, sepanjang 1 Juli hingga 6 September 2026, terdapat 1.538 penerbangan umrah melalui Terminal 2F dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, dengan 180.726 jemaah umrah dari total 486.629 penumpang.

Puncak jumlah jemaah mencapai 4.542 orang dalam sehari pada 15 Juli, sedangkan frekuensi penerbangan tertinggi tercatat 39 penerbangan pada 7 Agustus.

Data tersebut menunjukkan besarnya mobilitas perjalanan umrah yang bergantung pada kelancaran penerbangan.

Dalam pembaruan 16 September, HIMPUH memuat informasi Kemenhaj bahwa layanan umrah masih berjalan normal. Penerbangan, hotel, bus, dan kereta tetap beroperasi dengan pengamanan serta pemantauan yang diperketat.

Kondisi di Makkah juga dilaporkan tetap memungkinkan jemaah menjalankan ibadah. Pendakwah PU Rahmat yang berada di Makkah mengatakan jemaah umrah masih melakukan ibadah seperti biasa, pada Rabu (16/9/2026).

“Kalau boleh tengok, lihat sekarang semua jemaah umrah masih lagi melakukan umrah, masih lagi melakukan ibadah. Apapun, semua baik-baik. Ibadah masih berjalan lancar, Alhamdulillah,” ujar PU Rahmat.

Dengan kondisi tersebut, perhatian perjalanan umrah saat ini berada pada aspek keamanan dan operasional, terutama kepastian penerbangan, perubahan jadwal, serta kepatuhan terhadap instruksi otoritas setempat.

PPIU perlu menjaga komunikasi aktif dengan jemaah agar setiap perubahan jadwal atau rute dapat segera disampaikan. (Artha Tidar)

 

 

Baca Lainnya

Pelindo Solusi Digital Memasuki Babak Baru sebagai Penggerak Integrasi Ekosistem Maritim

16 September 2026 - 22:41 WIB

Nikmati Pesona Papua, DAMRI Antar Wisatawan Internasional Saksikan Cenderawasih dan Kehidupan Warga Lokal

16 September 2026 - 21:34 WIB

Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026

16 September 2026 - 08:21 WIB

Hubungkan Kampus dan Kota Manado, DAMRI Dukung Mobilitas Taruna Poltekpel-Sulawesi Utara

15 September 2026 - 09:35 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

14 September 2026 - 22:23 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta

14 September 2026 - 22:14 WIB

Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar

14 September 2026 - 22:04 WIB

IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen

14 September 2026 - 21:55 WIB

Suahasil Dilantik Presiden Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

14 September 2026 - 16:32 WIB

Laut Banten Surut dan Kekhawatiran Risiko Tsunami

14 September 2026 - 14:23 WIB

Trending di NASIONAL