Menu

Mode Gelap
Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z Penumpang Angkutan Laut Lebaran Naik 9,86%, Tembus 2,02 Juta Kuota Diskon Tiket Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Penjualan Tiket KA Libur Panjang Awal April Tembus Lebih 710 Ribu, Mobilitas Penumpang Tinggi InJourney Airports Fasilitasi Diklat Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

PERISTIWA

Anak-anak Atu Payung Tetap Upacara dan Belajar Mandiri di Tengah Isolasi Pascabanjir Bandang

badge-check


 Anak-anak Atu Payung Tetap Upacara dan Belajar Mandiri di Tengah Isolasi Pascabanjir Bandang Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Anak-anak sekolah di Desa Atu Payung, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, tetap melaksanakan upacara bendera dan kegiatan belajar meski berada dalam kondisi serba terbatas pascabanjir bandang. Pada Senin, 5 Januari 2026, upacara dilakukan secara sederhana di depan rumah warga yang masih berdiri, sebagai simbol semangat belajar di tengah keterisolasian.

Kegiatan tersebut didampingi oleh Relawan Posko Rakyat. Koordinator Lapangan Posko Rakyat Rayon Kecamatan Bintang, Wedy, bersama guru relawan Nurisma, S.Pd., memberikan pendampingan psikososial dan trauma healing kepada anak-anak di desa tersebut. Pendampingan dilakukan di ruang terbuka karena fasilitas sekolah belum dapat digunakan.

“Sekolah sudah mulai masuk, tapi anak-anak masih belajar dengan duduk di tanah. Sarana dan prasarana belum bisa dipakai karena bangunan sekolah sempat dimasuki banjir serta kayu gelondongan,” kata Nurisma di sela kegiatan.

Saat ini, sekitar 30 siswa masih aktif mengikuti pembelajaran. Sebagian lainnya terpaksa berhenti sementara karena jarak dan kondisi medan. Untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah, relawan Posko Rakyat menjemput dan mengantar siswa ke permukiman mereka menggunakan sepeda motor trail roda dua.

Sekolah yang terdampak banjir

Selain mendampingi siswa, Nurisma juga memberikan arahan kepada para pemuda dan pemudi desa agar ikut terlibat mengajar adik-adik mereka sebagai bentuk gotong royong pendidikan di masa darurat.

Reje Kampung Atu Payung, M. Ali, mengatakan desa mereka masih terisolasi hingga kini. “Listrik belum ada, jaringan komunikasi hanya bisa melalui Starlink. Kami berharap kampung Atu Payung segera teratasi,” ujarnya kepada relawan.

Menurut M. Ali, jumlah kepala keluarga di Atu Payung mencapai 249 KK. Dari jumlah tersebut, 24 rumah mengalami rusak ringan dan tiga rumah rusak berat. Selain warga setempat, terdapat pula pekerja dari luar daerah, termasuk dari Jakarta, yang hingga kini belum dapat kembali ke kampung halaman akibat longsor.

Ia menjelaskan, material longsor di wilayah tersebut berupa batu karang dan kayu gelondongan, bukan lumpur. “Karena itu kami sangat membutuhkan alat berat untuk membersihkan jalan dan rumah warga,” kata dia.

Meski masih banyak keterbatasan, M. Ali menyampaikan bahwa bantuan logistik telah diterima. “Alhamdulillah, logistik sudah kami terima. Terima kasih kepada Relawan Posko Rakyat dan relawan lainnya yang telah membantu,” ujarnya.

Relawan Posko Rakyat menyatakan akan terus berupaya agar anak-anak di wilayah terisolasi tetap mendapatkan hak pendidikan dan memiliki masa depan yang gemilang, meski berada di tengah situasi bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

InJourney Airports Fasilitasi Diklat Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang

3 April 2026 - 19:21 WIB

Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

3 April 2026 - 19:12 WIB

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Trending di RAGAM