Menu

Mode Gelap
Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

PERISTIWA

Anak-anak Atu Payung Tetap Upacara dan Belajar Mandiri di Tengah Isolasi Pascabanjir Bandang

badge-check


 Anak-anak Atu Payung Tetap Upacara dan Belajar Mandiri di Tengah Isolasi Pascabanjir Bandang Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Anak-anak sekolah di Desa Atu Payung, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, tetap melaksanakan upacara bendera dan kegiatan belajar meski berada dalam kondisi serba terbatas pascabanjir bandang. Pada Senin, 5 Januari 2026, upacara dilakukan secara sederhana di depan rumah warga yang masih berdiri, sebagai simbol semangat belajar di tengah keterisolasian.

Kegiatan tersebut didampingi oleh Relawan Posko Rakyat. Koordinator Lapangan Posko Rakyat Rayon Kecamatan Bintang, Wedy, bersama guru relawan Nurisma, S.Pd., memberikan pendampingan psikososial dan trauma healing kepada anak-anak di desa tersebut. Pendampingan dilakukan di ruang terbuka karena fasilitas sekolah belum dapat digunakan.

“Sekolah sudah mulai masuk, tapi anak-anak masih belajar dengan duduk di tanah. Sarana dan prasarana belum bisa dipakai karena bangunan sekolah sempat dimasuki banjir serta kayu gelondongan,” kata Nurisma di sela kegiatan.

Saat ini, sekitar 30 siswa masih aktif mengikuti pembelajaran. Sebagian lainnya terpaksa berhenti sementara karena jarak dan kondisi medan. Untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah, relawan Posko Rakyat menjemput dan mengantar siswa ke permukiman mereka menggunakan sepeda motor trail roda dua.

Sekolah yang terdampak banjir

Selain mendampingi siswa, Nurisma juga memberikan arahan kepada para pemuda dan pemudi desa agar ikut terlibat mengajar adik-adik mereka sebagai bentuk gotong royong pendidikan di masa darurat.

Reje Kampung Atu Payung, M. Ali, mengatakan desa mereka masih terisolasi hingga kini. “Listrik belum ada, jaringan komunikasi hanya bisa melalui Starlink. Kami berharap kampung Atu Payung segera teratasi,” ujarnya kepada relawan.

Menurut M. Ali, jumlah kepala keluarga di Atu Payung mencapai 249 KK. Dari jumlah tersebut, 24 rumah mengalami rusak ringan dan tiga rumah rusak berat. Selain warga setempat, terdapat pula pekerja dari luar daerah, termasuk dari Jakarta, yang hingga kini belum dapat kembali ke kampung halaman akibat longsor.

Ia menjelaskan, material longsor di wilayah tersebut berupa batu karang dan kayu gelondongan, bukan lumpur. “Karena itu kami sangat membutuhkan alat berat untuk membersihkan jalan dan rumah warga,” kata dia.

Meski masih banyak keterbatasan, M. Ali menyampaikan bahwa bantuan logistik telah diterima. “Alhamdulillah, logistik sudah kami terima. Terima kasih kepada Relawan Posko Rakyat dan relawan lainnya yang telah membantu,” ujarnya.

Relawan Posko Rakyat menyatakan akan terus berupaya agar anak-anak di wilayah terisolasi tetap mendapatkan hak pendidikan dan memiliki masa depan yang gemilang, meski berada di tengah situasi bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Trending di NASIONAL