Menu ✖

Mode Gelap
H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pengawasan Pemerintahan Bersama FORKABI di Cibinong, Soroti Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Kelola Daerah KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob Sumpah Alternatif Atau Pilihan Terakhir Penyelesaian Perkara Di Masyarakat Gayo Tiga Academia Bikin Heboh Panggung D’Academy 8, Ari Sampang Sementara Teratas Virtual Gift

RAGAM

Ancaman Longsor Susulan, Pemkab Aceh Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

badge-check


 Ancaman Longsor Susulan, Pemkab Aceh Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi bencana lanjutan akibat cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut. Curah hujan tinggi yang terus terjadi dinilai meningkatkan risiko longsor susulan dan banjir di sejumlah titik rawan, sekaligus memperumit akses penanganan di lapangan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkab Aceh Tengah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat mulai 9 Januari hingga 22 Januari 2026. Kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh upaya penanganan bencana, perlindungan warga, serta pemulihan fasilitas vital dapat berjalan optimal di tengah kondisi alam yang belum stabil.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kajian kondisi geografis, cuaca, serta laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Menurutnya, status tanggap darurat bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan situasi di lapangan.

“Langkah ini bukan semata memperpanjang status, tetapi untuk menjamin keselamatan masyarakat dan mempercepat pemulihan infrastruktur penting, termasuk akses layanan kesehatan dan bantuan sosial,” ujar Haili Yoga.

Dalam ketetapan tersebut, pemerintah daerah juga membuka kemungkinan penyesuaian masa tanggap darurat, baik dipersingkat maupun diperpanjang kembali, berdasarkan hasil pemantauan BPBD Aceh Tengah dan kondisi cuaca terkini.

Seluruh kebutuhan pembiayaan selama masa tanggap darurat dibebankan pada APBK Aceh Tengah Tahun Anggaran 2026, serta didukung oleh sumber pendanaan lain yang sah sesuai peraturan perundang-undangan.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap risiko korban jiwa dan kerusakan lanjutan dapat ditekan, sekaligus memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan dan pelayanan yang memadai hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pengawasan Pemerintahan Bersama FORKABI di Cibinong, Soroti Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Kelola Daerah

3 November 2026 - 20:55 WIB

Sumpah Alternatif Atau Pilihan Terakhir Penyelesaian Perkara Di Masyarakat Gayo

3 November 2026 - 16:07 WIB

Tiga Academia Bikin Heboh Panggung D’Academy 8, Ari Sampang Sementara Teratas Virtual Gift

3 November 2026 - 15:48 WIB

Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya

3 November 2026 - 13:42 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Layanan Pelabuhan

3 November 2026 - 13:23 WIB

Danrem 182/JO dan Ketua Persit Kunjungi Kodim 1806/Teluk Bintuni, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme Prajurit

3 November 2026 - 12:14 WIB

ACC Hadir Dengan Promo Menarik di OJK FinExpo 2026

3 November 2026 - 08:26 WIB

Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031

3 November 2026 - 01:39 WIB

Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan

2 November 2026 - 21:18 WIB

Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

2 November 2026 - 20:10 WIB

Trending di NASIONAL