Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

ANJUNGAN

Angkut Bantuan Logistik ke Wilayah Bencana di Sumatera, Pangkalan PLP Tanjung Perak Kerahkan KN. Grantin P. 211

badge-check


					Tim PLP Tanjung Perak Perbesar

Tim PLP Tanjung Perak

Wartatrans.com, SURABAYA – Menyikapi situasi darurat bencana alam di wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan mengerahkan armada kapal negara patroli ke wilayah terdampak.

Pengerahan ini sejalan dengan mandat pemerintah untuk memberikan dukungan logistik dan misi kemanusian, mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus menunjukkan solidaritas nasional.

KN. Grantin P. 211 yang sebelumnya melaksanakan Patroli Pengawasan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, Penegakan Hukum dan Perlindungan Lingkungan Maritim, di Perairan Banyuwangi yang akan dilanjut dengan Operasi Pengawasan dan Pengamanan Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru).

Kali ini ditugaskan melaksanakan misi kemanusiaan penanganan bencana alam di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Hal ini membuktikan fleksibilitas dan kesiapan armada kapal negara tersebut.

Operasi ini melibatkan UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di wilayah Jawa Timur dalam koordinasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, stakeholders maritim dan perwakilan organisasi relawan di Jawa Timur.

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak Capt. Rusmanu mengungkapkan bahwa misi ini mencakup pengiriman bantuan makanan pokok, obat-obatan, pakaian layak pakai, dan perlengkapan darurat lainnya yang sangat dibutuhkan korban bencana.

“Nantinya bantuan disalurkan lewat jalur laut dengan tujuan pelabuhan-pelabuhan terdekat dengan lokasi bencana seperti Pelabuhan Kuala Langsa di Aceh dan Pelabuhan Belawan di Sumatra Utara,” jelas Capt. Rusmanu, Sabtu (13/12/2025).

Saat ini KN. Grantin P. 211 sedang dalam pelayaran menuju Pelabuhan Muntok untuk melaksanakan Bahan Bakar Minyak, air tawar dan perbekalan ulang, dan selanjutnya kembali berlayar menuju Pelabuhan Kuala Langsa Aceh pada Selasa (16/12/2025).

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas dan kolaborasi masyarakat maritim dan seluruh elemen pelabuhan di wilayah Jawa Timur terhadap saudara sebangsa, yang tertimpa musibah serta komitmen Kementerian Perhubungan dalam mendukung penanggulangan bencana baik skala lokal maupun nasional,” ujarnya.

Pengerahan KN. Grantin P. 211 ini adalah langkah strategis dan misi kemanusiaan yang menunjukkan peran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam masa tanggap darurat, bantuan pencarian dan pertolongan.

“Ini juga menjadi harapan bagi para korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatera Barat,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Resmi Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

15 Januari 2026 - 14:08 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

15 Januari 2026 - 11:52 WIB

Ditjen Hubla Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009

15 Januari 2026 - 10:32 WIB

PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs

14 Januari 2026 - 21:05 WIB

IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 20:34 WIB

Trending di ANJUNGAN