Menu

Mode Gelap
Berbagi di Bulan Ramadhan: Pelindo Solusi Digital Hadirkan Kegembiraan di Panti Asuhan Bersama Anak Yatim Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina dan Jakarta Utara Perkuat Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Madiun Refresh Kompetensi PPKA Update KA Mudik Lebaran: Penjualan Tiket Capai 2,48 Juta, Okupansi 55,2 Persen Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2) Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua

PERON

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Menopang Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru

badge-check


 Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Menopang Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat kontribusinya bagi masyarakat dan industri menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sepanjang Januari hingga November 2025, KAI telah mengangkut 521.698 ton komoditas perkebunan.

Volume besar ini menjadi fondasi penting bagi tersedianya kebutuhan pangan dan produk turunan yang digunakan masyarakat pada puncak musim liburan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kelancaran angkutan perkebunan sangat berpengaruh terhadap keseimbangan kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pangan, minyak goreng, makanan olahan, hingga barang-barang rumah tangga yang permintaannya meningkat pada akhir tahun.

“Setiap perjalanan kereta barang membawa manfaat yang langsung dirasakan keluarga Indonesia. Kelancaran distribusi komoditas perkebunan membantu menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak menjelang Nataru,” ujar Anne.

Puncak angkutan terjadi pada Januari 2025 dengan volume 59.514 ton, menunjukkan ritme distribusi yang stabil sejak awal tahun. Kinerja ini memberi kepastian pasokan bagi industri pengolahan yang mengandalkan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah sebagai bahan dasar. CPO menjadi komponen utama dalam produksi minyak goreng, margarin, biskuit, mie instan, sabun, kosmetik, hingga biodiesel yang digunakan masyarakat setiap hari.

Sebagian besar angkutan perkebunan berpusat di Sumatra Utara, wilayah yang menjadi sentra sawit nasional. Kereta api dipilih industri karena mampu mengangkut volume besar secara efisien, menjaga ketepatan waktu, dan mendukung kestabilan rantai pasokan menuju pelabuhan serta pabrik pengolahan.

Anne menekankan bahwa distribusi perkebunan yang berjalan lancar memberikan dampak langsung bagi rumah tangga. Ketersediaan minyak goreng dan produk pangan selama periode Natal dan Tahun Baru sangat dipengaruhi kelancaran aliran CPO ke industri pengolahan.

“Ketika masyarakat menikmati hidangan akhir tahun atau menggunakan produk sehari-hari, ada peran kereta api yang menjaga aliran bahan baku tetap sampai ke pabrik dan pusat distribusi,” kata Anne.

Kebermanfaatan angkutan perkebunan juga dirasakan oleh petani dan pelaku ekonomi daerah. Industri sawit yang menyerap banyak tenaga kerja memperoleh kepastian distribusi yang memperkuat produktivitas. Dengan moda angkutan yang lebih andal, produsen dapat menyusun rencana produksi secara lebih stabil sehingga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar sentra perkebunan.

“Setiap ton komoditas yang bergerak melalui rel membawa arti bagi keluarga Indonesia. Kelancaran distribusi menjadi bagian dari upaya kami menjaga kebutuhan masyarakat tetap tersedia, sekaligus memastikan suasana Natal dan Tahun Baru berlangsung hangat dan nyaman bagi semua,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Madiun Refresh Kompetensi PPKA

11 Maret 2026 - 00:43 WIB

Update KA Mudik Lebaran: Penjualan Tiket Capai 2,48 Juta, Okupansi 55,2 Persen

11 Maret 2026 - 00:12 WIB

H-11 Lebaran, 22 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta, Okupansi Tiket Lebaran Capai 60%

10 Maret 2026 - 14:03 WIB

KAI: Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Capai 2,39 Juta, Okupansi Sementara 53,3 Persen

10 Maret 2026 - 05:36 WIB

Akses dan Ruang Tunggu KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung Pindah ke Sisi Barat mulai 10 Maret

10 Maret 2026 - 01:08 WIB

KAI dan Kejagung Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset dan Pengembangan Layanan Kereta Api

10 Maret 2026 - 00:38 WIB

Kereta Batara Kresna Angkut 28 Ribu Pelanggan di Awal 2026, Perjalanan Solo–Wonogiri Makin Hidupkan Pariwisata dan UMKM Lokal

9 Maret 2026 - 06:30 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Okupansi Tiket Lebaran Capai 58 Persen, Promo Mudik dan Flash Sale Hadirkan Tarif Terjangkau

8 Maret 2026 - 21:36 WIB

Promo Tiket KA Mudik Diskon 30% dan Flash Sale Tiket Mulai Rp150.000

8 Maret 2026 - 21:20 WIB

KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Promo “Ramadan Festive”, Diskon Tiket Hingga 30 Persen dan Flash Sale Mulai Rp150 Ribu

8 Maret 2026 - 06:48 WIB

Trending di PERON