Menu ✖

Mode Gelap
Regional Marpolex 2026: Filipina, Jepang, dan Indonesia Sinergi Penanggulangan Pencemaran Laut Wasda di Cariu, H. Fikri Serap Aspirasi dan Dorong Penguatan Pertanian Warga Libatkan Perempuan Jagatara, Jumat Berkah Wartawan Berbagi 100 Paket Makanan di Tebet & Kuningan Jaksel PNM dan BAZNAS Perluas Layanan Kesehatan, 15 Daerah Terima Ambulans PNM Peduli Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

PERON

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Menopang Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru

badge-check


 Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Menopang Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat kontribusinya bagi masyarakat dan industri menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sepanjang Januari hingga November 2025, KAI telah mengangkut 521.698 ton komoditas perkebunan.

Volume besar ini menjadi fondasi penting bagi tersedianya kebutuhan pangan dan produk turunan yang digunakan masyarakat pada puncak musim liburan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kelancaran angkutan perkebunan sangat berpengaruh terhadap keseimbangan kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pangan, minyak goreng, makanan olahan, hingga barang-barang rumah tangga yang permintaannya meningkat pada akhir tahun.

“Setiap perjalanan kereta barang membawa manfaat yang langsung dirasakan keluarga Indonesia. Kelancaran distribusi komoditas perkebunan membantu menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak menjelang Nataru,” ujar Anne.

Puncak angkutan terjadi pada Januari 2025 dengan volume 59.514 ton, menunjukkan ritme distribusi yang stabil sejak awal tahun. Kinerja ini memberi kepastian pasokan bagi industri pengolahan yang mengandalkan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah sebagai bahan dasar. CPO menjadi komponen utama dalam produksi minyak goreng, margarin, biskuit, mie instan, sabun, kosmetik, hingga biodiesel yang digunakan masyarakat setiap hari.

Sebagian besar angkutan perkebunan berpusat di Sumatra Utara, wilayah yang menjadi sentra sawit nasional. Kereta api dipilih industri karena mampu mengangkut volume besar secara efisien, menjaga ketepatan waktu, dan mendukung kestabilan rantai pasokan menuju pelabuhan serta pabrik pengolahan.

Anne menekankan bahwa distribusi perkebunan yang berjalan lancar memberikan dampak langsung bagi rumah tangga. Ketersediaan minyak goreng dan produk pangan selama periode Natal dan Tahun Baru sangat dipengaruhi kelancaran aliran CPO ke industri pengolahan.

“Ketika masyarakat menikmati hidangan akhir tahun atau menggunakan produk sehari-hari, ada peran kereta api yang menjaga aliran bahan baku tetap sampai ke pabrik dan pusat distribusi,” kata Anne.

Kebermanfaatan angkutan perkebunan juga dirasakan oleh petani dan pelaku ekonomi daerah. Industri sawit yang menyerap banyak tenaga kerja memperoleh kepastian distribusi yang memperkuat produktivitas. Dengan moda angkutan yang lebih andal, produsen dapat menyusun rencana produksi secara lebih stabil sehingga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar sentra perkebunan.

“Setiap ton komoditas yang bergerak melalui rel membawa arti bagi keluarga Indonesia. Kelancaran distribusi menjadi bagian dari upaya kami menjaga kebutuhan masyarakat tetap tersedia, sekaligus memastikan suasana Natal dan Tahun Baru berlangsung hangat dan nyaman bagi semua,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan

10 Oktober 2026 - 05:03 WIB

KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen

10 Oktober 2026 - 01:35 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

10 Oktober 2026 - 00:28 WIB

KAI Services Resmikan TPS3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

9 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026

9 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta

8 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

8 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Perlintasan Tak Dijaga Dominasi Kecelakaan, KAI Perkuat Keselamatan

8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Kereta Petani dan Pedagang Layani 42,3 Ribu Pengguna di Lintas Merak–Rangkasbitung

8 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Trending di PERON