Menu

Mode Gelap
Persami SIBS–ICM Gunung Geulis Tanamkan Karakter “HEBAT” pada Siswa 4 Penumpang KRL Tewas dalam Tabrakan dengan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Dampak Kecelakaan KRL-KAJJ: Mendesak Audit Manajemen PT KAI! KRL Tertabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, KAI Sampaikan Permohonan Maaf KRL dan Kereta Jarak Jauh Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung KA Sangkuriang Melintas Daop 7 Madiun, Pilihan Healing hingga Kulineran Menuju Bandung Maupun Banyuwangi

PERON

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Menopang Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru

badge-check


 Angkutan Perkebunan KAI Tembus 521.698 Ton, Menopang Kebutuhan Masyarakat Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat kontribusinya bagi masyarakat dan industri menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sepanjang Januari hingga November 2025, KAI telah mengangkut 521.698 ton komoditas perkebunan.

Volume besar ini menjadi fondasi penting bagi tersedianya kebutuhan pangan dan produk turunan yang digunakan masyarakat pada puncak musim liburan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kelancaran angkutan perkebunan sangat berpengaruh terhadap keseimbangan kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pangan, minyak goreng, makanan olahan, hingga barang-barang rumah tangga yang permintaannya meningkat pada akhir tahun.

“Setiap perjalanan kereta barang membawa manfaat yang langsung dirasakan keluarga Indonesia. Kelancaran distribusi komoditas perkebunan membantu menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak menjelang Nataru,” ujar Anne.

Puncak angkutan terjadi pada Januari 2025 dengan volume 59.514 ton, menunjukkan ritme distribusi yang stabil sejak awal tahun. Kinerja ini memberi kepastian pasokan bagi industri pengolahan yang mengandalkan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah sebagai bahan dasar. CPO menjadi komponen utama dalam produksi minyak goreng, margarin, biskuit, mie instan, sabun, kosmetik, hingga biodiesel yang digunakan masyarakat setiap hari.

Sebagian besar angkutan perkebunan berpusat di Sumatra Utara, wilayah yang menjadi sentra sawit nasional. Kereta api dipilih industri karena mampu mengangkut volume besar secara efisien, menjaga ketepatan waktu, dan mendukung kestabilan rantai pasokan menuju pelabuhan serta pabrik pengolahan.

Anne menekankan bahwa distribusi perkebunan yang berjalan lancar memberikan dampak langsung bagi rumah tangga. Ketersediaan minyak goreng dan produk pangan selama periode Natal dan Tahun Baru sangat dipengaruhi kelancaran aliran CPO ke industri pengolahan.

“Ketika masyarakat menikmati hidangan akhir tahun atau menggunakan produk sehari-hari, ada peran kereta api yang menjaga aliran bahan baku tetap sampai ke pabrik dan pusat distribusi,” kata Anne.

Kebermanfaatan angkutan perkebunan juga dirasakan oleh petani dan pelaku ekonomi daerah. Industri sawit yang menyerap banyak tenaga kerja memperoleh kepastian distribusi yang memperkuat produktivitas. Dengan moda angkutan yang lebih andal, produsen dapat menyusun rencana produksi secara lebih stabil sehingga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar sentra perkebunan.

“Setiap ton komoditas yang bergerak melalui rel membawa arti bagi keluarga Indonesia. Kelancaran distribusi menjadi bagian dari upaya kami menjaga kebutuhan masyarakat tetap tersedia, sekaligus memastikan suasana Natal dan Tahun Baru berlangsung hangat dan nyaman bagi semua,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

4 Penumpang KRL Tewas dalam Tabrakan dengan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

28 April 2026 - 00:02 WIB

Dampak Kecelakaan KRL-KAJJ: Mendesak Audit Manajemen PT KAI!

27 April 2026 - 23:00 WIB

KRL Tertabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, KAI Sampaikan Permohonan Maaf

27 April 2026 - 22:49 WIB

KRL dan Kereta Jarak Jauh Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung

27 April 2026 - 22:13 WIB

KA Sangkuriang Melintas Daop 7 Madiun, Pilihan Healing hingga Kulineran Menuju Bandung Maupun Banyuwangi

27 April 2026 - 20:59 WIB

Dorong Logistik Hijau, Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 1 Jakarta Capai 808 Ribu Ton pada Triwulan I 2026

27 April 2026 - 20:37 WIB

Diskon Tiket Whoosh Hingga 50%, Dapatkan Promonya Secara Online dan Offline

27 April 2026 - 20:20 WIB

Distribusi Terjaga dan Kapasitas Besar, KAI Angkut 1.950 Ton Pupuk pada Triwulan I 2026

27 April 2026 - 20:13 WIB

KA Bukit Serelo Layani 141 Ribu Penumpang pada Triwulan I 2026, Mobilitas Sumsel Kian Terhubung

26 April 2026 - 19:28 WIB

KA Progo Kian Diminati, Angkut 115 Ribu Penumpang pada Triwulan I 2026

26 April 2026 - 18:15 WIB

Trending di PERON