Menu ✖

Mode Gelap
Ihsan Tarore Akui Sempat Khawatir Perankan Ustaz dalam Film Rambut Sewu, Satu Langkah Getih KPA Desak Pembebasan Empat Petani Aceh Timur yang Ditangkap Aparat Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat KAI dan Pemkot Bogor Tutup Perlintasan MA Salmun, Pengendara Dialihkan ke Jalur Alternatif Pembukaan Porprov Jateng XVII Disertai Kirim Doa untuk Almh. Syabila Rizkia Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

RAGAM

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2)

badge-check


 Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2) Perbesar

Wartatrans.com, MADINAH — Malam ini terasa begitu syahdu. Suhu sekitar 15 derajat Celsius menghadirkan kesejukan yang menenangkan jiwa. Udara dingin yang lembut itu seakan menjadi pelengkap suasana Ramadan yang penuh kedamaian. Langit Madinah tampak tenang, sementara langkah para jamaah perlahan mengalir menuju Masjid Nabawi, membawa doa, harapan, dan kerinduan untuk semakin dekat kepada Allah.

Ramadan di Madinah kali ini bukan hanya tentang ibadah yang khusyuk, tetapi juga tentang rasa persaudaraan yang begitu terasa. Senyum-senyum ramah mudah ditemui di setiap sudut kota. Orang-orang datang dari berbagai penjuru dunia—dengan bahasa, budaya, dan warna kulit yang berbeda—namun semuanya melebur dalam satu ikatan sebagai umat Nabi Muhammad SAW.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di sekitar Masjid Nabawi berubah menjadi lautan manusia. Para jamaah berdatangan membawa tikar kecil, kurma, roti, dan air zamzam. Banyak pula warga dan relawan yang dengan penuh keikhlasan membagikan makanan kepada siapa saja yang duduk di pelataran masjid. Tidak ada sekat antara kaya dan miskin, antara tuan rumah dan tamu. Semua duduk berdampingan, berbuka dengan sederhana namun penuh keberkahan.

Begitu azan magrib berkumandang, ribuan tangan serentak mengangkat kurma dan air zamzam. Suasana hening sejenak, lalu berubah menjadi syukur yang tak terucap. Setelah itu, para jamaah berbondong-bondong melaksanakan salat magrib, disusul dengan salat tarawih yang memenuhi setiap sudut Masjid Nabawi hingga ke pelatarannya.

Suasana Ramadhan di Madinah.

Ramainya Madinah di bulan Ramadan menghadirkan pemandangan yang begitu menggetarkan hati. Jalan-jalan di sekitar masjid dipenuhi para peziarah, toko-toko tetap hidup hingga larut malam, dan aroma makanan khas Timur Tengah tercium dari berbagai penjuru. Namun keramaian itu tetap terasa tertib dan penuh adab, seolah seluruh kota menjaga kehormatan bulan suci ini.

Di sela-sela keramaian itu, ada ketenangan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Madinah memiliki aura yang menenangkan, seakan mengingatkan setiap orang bahwa kota ini adalah tempat bersemayamnya Rasulullah SAW. Banyak jamaah yang duduk berlama-lama di sekitar Raudhah atau di pelataran masjid, hanya untuk berzikir, membaca Al-Qur’an, atau sekadar menatap kubah hijau dengan perasaan haru.

Ramadan di Madinah bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga pengalaman batin yang mendalam. Di kota ini, manusia belajar kembali tentang kesederhanaan, tentang ketulusan memberi, dan tentang indahnya persaudaraan dalam iman.

Dalam kesejukan malamnya yang hanya sekitar 15 derajat Celsius, Madinah terasa semakin hangat oleh doa-doa para hamba. Dan bagi siapa pun yang merasakan Ramadan di kota ini, akan memahami satu hal: Madinah bukan sekadar kota, tetapi tempat di mana hati menemukan kedamaian yang sesungguhnya.***

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat

26 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

26 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kembali IPC TPK Sabet Platinum Award di Ajang IARA 2026

26 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Pelindo FC Sabet Gelar Champion Pada FIFCO World CC Cup 2026

26 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Banyak Kejadian Fatal, BGN Keluarkan Aturan Baru MBG

26 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Lukisan Kulit Kayu Karya Elias Hindom Warnai Bupati Cup 2026 di Fakfak

26 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pak Kodir Buka Suara soal Video Viral akun IG Sisters in Danger, Ini Realitanya!

25 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pramono Anung Dorong Penataan Taman Puring, MADAS Nusantara Diajak Perkuat Kolaborasi

25 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK

25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang

25 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Trending di RAGAM