Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya! KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Dirjen Hubdat Sebut Penerima Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 90 Persen Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

RAGAM

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2)

badge-check


 Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2) Perbesar

Wartatrans.com, MADINAH — Malam ini terasa begitu syahdu. Suhu sekitar 15 derajat Celsius menghadirkan kesejukan yang menenangkan jiwa. Udara dingin yang lembut itu seakan menjadi pelengkap suasana Ramadan yang penuh kedamaian. Langit Madinah tampak tenang, sementara langkah para jamaah perlahan mengalir menuju Masjid Nabawi, membawa doa, harapan, dan kerinduan untuk semakin dekat kepada Allah.

Ramadan di Madinah kali ini bukan hanya tentang ibadah yang khusyuk, tetapi juga tentang rasa persaudaraan yang begitu terasa. Senyum-senyum ramah mudah ditemui di setiap sudut kota. Orang-orang datang dari berbagai penjuru dunia—dengan bahasa, budaya, dan warna kulit yang berbeda—namun semuanya melebur dalam satu ikatan sebagai umat Nabi Muhammad SAW.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di sekitar Masjid Nabawi berubah menjadi lautan manusia. Para jamaah berdatangan membawa tikar kecil, kurma, roti, dan air zamzam. Banyak pula warga dan relawan yang dengan penuh keikhlasan membagikan makanan kepada siapa saja yang duduk di pelataran masjid. Tidak ada sekat antara kaya dan miskin, antara tuan rumah dan tamu. Semua duduk berdampingan, berbuka dengan sederhana namun penuh keberkahan.

Begitu azan magrib berkumandang, ribuan tangan serentak mengangkat kurma dan air zamzam. Suasana hening sejenak, lalu berubah menjadi syukur yang tak terucap. Setelah itu, para jamaah berbondong-bondong melaksanakan salat magrib, disusul dengan salat tarawih yang memenuhi setiap sudut Masjid Nabawi hingga ke pelatarannya.

Suasana Ramadhan di Madinah.

Ramainya Madinah di bulan Ramadan menghadirkan pemandangan yang begitu menggetarkan hati. Jalan-jalan di sekitar masjid dipenuhi para peziarah, toko-toko tetap hidup hingga larut malam, dan aroma makanan khas Timur Tengah tercium dari berbagai penjuru. Namun keramaian itu tetap terasa tertib dan penuh adab, seolah seluruh kota menjaga kehormatan bulan suci ini.

Di sela-sela keramaian itu, ada ketenangan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Madinah memiliki aura yang menenangkan, seakan mengingatkan setiap orang bahwa kota ini adalah tempat bersemayamnya Rasulullah SAW. Banyak jamaah yang duduk berlama-lama di sekitar Raudhah atau di pelataran masjid, hanya untuk berzikir, membaca Al-Qur’an, atau sekadar menatap kubah hijau dengan perasaan haru.

Ramadan di Madinah bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga pengalaman batin yang mendalam. Di kota ini, manusia belajar kembali tentang kesederhanaan, tentang ketulusan memberi, dan tentang indahnya persaudaraan dalam iman.

Dalam kesejukan malamnya yang hanya sekitar 15 derajat Celsius, Madinah terasa semakin hangat oleh doa-doa para hamba. Dan bagi siapa pun yang merasakan Ramadan di kota ini, akan memahami satu hal: Madinah bukan sekadar kota, tetapi tempat di mana hati menemukan kedamaian yang sesungguhnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Trending di RAGAM