Wartatrans.com, JAKARTA – Arus balik Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta masih menunjukkan intensitas yang tinggi.
Pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta tercatat mencapai 52.471 orang, jauh lebih tinggi dibandingkan volume keberangkatan yang berada di angka 33.520 penumpang.

Tingginya angka kedatangan itu menandai bahwa gelombang masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya belum surut. Setelah merayakan Lebaran di kampung halaman, ribuan pelanggan terus berdatangan melalui layanan kereta api jarak jauh yang tetap menjadi pilihan utama karena aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Arus balik di wilayah Daop 1 Jakarta hingga kini masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Volume kedatangan masih mendominasi dibanding keberangkatan, dan kami terus memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo pada Kamis (26/3/2026).
Dikatakan Franoto, Stasiun Pasar Senen dan Gambir kembali menjadi dua simpul utama arus balik. Pada 26 Maret 2026, jumlah penumpang datang tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 18.203 orang, disusul Stasiun Gambir 15.815 orang, dan Stasiun Bekasi 8.477 orang. Sementara itu, untuk keberangkatan, Stasiun Pasar Senen juga mencatat angka tertinggi dengan 15.061 penumpang, diikuti Gambir 7.828 penumpang dan Bekasi 5.448 penumpang.
Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.083.674 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh. Hingga 26 Maret 2026, jumlah kumulatif penumpang berangkat tercatat sebanyak 742.715 orang. Adapun tiket yang telah terjual atau dipesan mencapai 858.748 tiket, dengan tingkat okupansi rata-rata sebesar 79 persen.
Dilanjutkan Franoto, meski arus balik terus berjalan, peluang masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api masih terbuka. Untuk periode keberangkatan 26 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 1 Jakarta masih menyediakan 198.535 tempat duduk.
Franoto mengatakan, besarnya mobilitas pelanggan pada masa Lebaran tahun ini sejatinya sudah terlihat sejak awal masa mudik. Pada periode 11–20 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta memberangkatkan 483.389 penumpang. Puncak keberangkatan mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan volume mencapai 53.576 penumpang.
Adapun pada periode Hari H Lebaran, 21–22 Maret 2026, volume keberangkatan tercatat sebanyak 97.297 penumpang, sedangkan jumlah kedatangan mencapai 62.254 penumpang. Memasuki arus balik sejak 23 Maret 2026, jumlah kedatangan harian terus bertahan di kisaran 49 ribu hingga 53 ribu penumpang per hari. Angka itu memperlihatkan bahwa kereta api tetap menjadi moda yang diandalkan masyarakat untuk kembali ke Jakarta setelah libur Idul Fitri.
Penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta selama arus balik umumnya berasal dari sejumlah kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo, Tegal, Madiun, hingga Kutoarjo. Sementara itu, kota tujuan favorit pelanggan selama masa Angkutan Lebaran meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Untuk menjaga minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa Lebaran, KAI juga menghadirkan Promo Silaturahmi berupa diskon 20 persen untuk perjalanan kelas eksekutif. Promo ini berlaku untuk keberangkatan 25 Maret hingga 1 April 2026 dan tersedia pada 61 perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Tarif diskon tersebut tidak berlaku untuk layanan suite class compartment, luxury, priority, imperial, panoramic, dan kereta wisata lainnya.
Selain Promo Silaturahmi, KAI turut mendukung program stimulus ekonomi pemerintah berupa diskon 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta, disiapkan sekitar 329 ribu tempat duduk untuk program tersebut, dengan sisa sekitar 17 ribu tempat duduk yang masih tersedia.
Dari sisi ketersediaan tempat duduk, hingga 1 April 2026 masih tersedia 123.081 seat untuk kelas eksekutif, 64.756 seat untuk ekonomi komersial, dan 10.698 seat untuk ekonomi PSO.
Di tengah tingginya mobilitas pelanggan, KAI Daop 1 Jakarta juga terus memperkuat pelayanan. Sejumlah layanan tambahan dihadirkan selama masa Angkutan Lebaran, mulai dari merchandise dan aktivitas untuk anak, stasiun dan kereta tematik Lebaran, customer service mobile, penambahan petugas kebersihan di stasiun dan di dalam kereta, dukungan pengamanan dari TNI/Polri, hingga petugas parkir dengan layanan prima.
Sejumlah kereta api favorit pelanggan dari Stasiun Gambir pada masa Lebaran tahun ini antara lain Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang banyak diminati pelanggan antara lain Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.
Franoto juga menyebutkan, tak hanya kereta api jarak jauh, layanan KA lokal juga mencatatkan minat yang tinggi. KA Pangrango periode 11 maret – 1 Apirl 2026 tiket telah dipesan sebanyak 73.911 tiket dengan okupansi mencapai 91 persen. Pada 26 Maret 2026, volume penumpang KA Pangrango mencapai 4.082 orang, dengan kumulatif 59.323 penumpang sejak 11 Maret 2026. Sementara itu, KA Siliwangi melayani 2.338 penumpang pada 26 Maret 2026, dengan kumulatif volume 24.846 penumpang hingga tanggal tersebut.
“Secara keseluruhan, total tiket yang terjual untuk layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal selama masa Angkutan Lebaran mencapai 943.673 tiket, dengan tingkat okupansi rata-rata sebesar 78 persen dari total kapasitas 1.206.610 tempat duduk,” sebut Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Pelanggan diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta memastikan tiket dan identitas yang dibawa sesuai sebelum keberangkatan.(fahmi)






























