Menu

Mode Gelap
AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026 Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara KKP Perkuat Pengawasan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna, 87 Kapal Pelanggar Ditindak

PERON

Catat Layani Lebih 17 Ribu Penumpang pada H2+1 Lebaran, Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Bawa Bagasi Sesuai Aturan

badge-check


 Catat Layani Lebih 17 Ribu Penumpang pada H2+1 Lebaran, Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Bawa Bagasi Sesuai Aturan Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat puncak arus balik Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada H2+1 atau Senin (23/3/2026), ditandai lonjakan keberangkatan penumpang dari sejumlah stasiun di wilayah tersebut.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan berdasarkan data final per Selasa (24/3/2026), total penumpang yang dilayani mencapai 31.024 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 17.404 penumpang berangkat dan 13.620 penumpang tiba.

“Volume keberangkatan tertinggi pada Senin (23/3) tercatat di Stasiun Madiun sebanyak 6.313 penumpang,” ujar Tohari, Selasa (24/3/2026).

Selain Stasiun Madiun, lonjakan keberangkatan juga terjadi di sejumlah stasiun lain, yakni Stasiun Kediri 1.476 penumpang, Stasiun Jombang 1.447 penumpang, Stasiun Tulungagung 1.428 penumpang, dan Stasiun Blitar 1.085 penumpang. Sisanya tersebar di delapan stasiun lainnya di wilayah Daop 7.

Sementara itu, pada Selasa (24/3/2026) hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 14.604 penumpang berangkat dan 10.747 penumpang tiba. Secara kumulatif selama masa Angkutan Lebaran 1447 H pada 11–24 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 126.191 orang, sedangkan penumpang yang tiba sebanyak 174.351 orang.

KAI Daop 7 Madiun juga mengingatkan penumpang untuk mematuhi ketentuan barang bawaan di tengah meningkatnya volume arus balik. Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi maksimal 20 kilogram, volume 100 desimeter kubik, dan dimensi 70x48x30 sentimeter tanpa biaya tambahan.

Penumpang yang membawa bagasi melebihi ketentuan akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp6.000 per kilogram untuk kelas bisnis, dan Rp2.000 per kilogram untuk kelas ekonomi.

KAI juga melarang sejumlah barang dibawa sebagai bagasi, antara lain binatang, narkotika, senjata api atau tajam, benda mudah terbakar atau meledak, serta barang yang berbau menyengat atau berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang lain.

“Apabila barang bawaan melebihi 40 kilogram atau berdimensi lebih dari 200 desimeter kubik, disarankan menggunakan layanan ekspedisi,” kata Tohari.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 7 Madiun menambah perjalanan kereta melalui pengoperasian KA Brantas Tambahan serta meningkatkan layanan di stasiun.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON