Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

PERON

Penumpang Whoosh Naik 11,3 Persen Selama Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 Penumpang Whoosh Naik 11,3 Persen Selama Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan volume penumpang Kereta Cepat Whoosh selama periode Angkutan Lebaran 2026. Pada periode H-8 hingga H+3 atau 13–25 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 224.827 orang, naik sekitar 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 202.007 penumpang.

Puncak sementara Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan volume mencapai 24.315 penumpang dalam satu hari. Angka tersebut lebih tinggi 3,6 persen dibandingkan puncak Angkutan Lebaran 2025 yang sebesar 23.462 penumpang.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan tren penumpang Whoosh pada Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan yang positif. Menurutnya, capaian penumpang harian tertinggi sejauh ini berada di kisaran 24 ribu penumpang.

“Kami juga melihat tren permintaan yang masih tinggi dan diproyeksikan akan tetap berada di atas 20 ribu penumpang per hari hingga akhir pekan, serta berpotensi meningkat kembali pada akhir masa libur seiring masyarakat kembali beraktivitas,” ujar Dwiyana.

KCIC memproyeksikan volume penumpang harian akan tetap tinggi hingga akhir pekan. Selain itu, peningkatan kembali diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026 seiring berakhirnya masa Angkutan Lebaran, dimulainya kembali aktivitas sekolah, serta berakhirnya kebijakan work from anywhere (WFA).

Dwiyana menyebutkan, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran sekaligus memperkuat minat masyarakat menggunakan Whoosh sebagai moda transportasi utama untuk perjalanan antarkota.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

Trending di PERON