Menu

Mode Gelap
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Menguat, DAMRI Layani Lebih dari 31 Ribu Pelanggan Menuju Jakarta Stasiun Integrasi Dorong Lonjakan Pengguna Commuter Line saat Lebaran, Manggarai Mencapai Layani 201.617 Orang Dirut KAI Tinjau Layanan Lebaran di Sumut, Pastikan Perjalanan Pelanggan Tetap Lancar dan Nyaman Patroli Intensif Polres Priok, Jaga Keamanan Permukiman Ditinggal Mudik Lebaran Jelang Puncak Arus Balik Libur Lebaran, Menhub Dudy Serukan Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Aturan Pembatasan Operasional Mudik Nyaman, Lingkungan Tetap Terjaga: Jejak Keberlanjutan KAI Jaga Ekosistem Transportasi di Tengah Lonjakan Lebaran

ANJUNGAN

Arus Balik Meningkat, Gilimanuk–Ketapang Lancar Terkendali

badge-check


 Penumpang angkutan penyeberangan Perbesar

Penumpang angkutan penyeberangan

Wartatrans.com, GILIMANUK – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan utama yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa melalui Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk mulai meningkat.

Namun, di tengah eskalasi trafik tersebut, layanan di kedua sisi pelabuhan itu tetap berlangsung lancar, tertib, dan berada dalam kendali optimal.

Sejak akhir pekan, arus kendaraan bergerak dengan ritme yang stabil tanpa lonjakan antrean signifikan.

Hal ini ditopang pengaturan operasional yang adaptif, kesiapan armada, serta orkestrasi layanan yang terkoordinasi lintas stakeholder.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Yossianis Marciano mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan.

Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3) hingga Sabtu (28/3/2026).

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” jelasnya.

Dia menegaskan pentingnya pembelian tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy, serta memastikan kedatangan di pelabuhan sesuai jadwal pada tiket.

“Kini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian,” ujarnya.

Selain itu, Yossi mengingatkan agar pengguna jasa mengisi data identitas secara lengkap dan benar saat pemesanan tiket guna mendukung akurasi manifest dan keselamatan pelayaran.

Dari sisi teknis, General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko, memastikan operasional di lintasan Ketapang–Gilimanuk berjalan sesuai skenario pengendalian arus balik.

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan berarti,” ungkap Arief.

Dia menambahkan, optimalisasi jumlah trip dan pengaturan pola sandar kapal menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran layanan di tengah peningkatan volume.

Trafik Naik, Layanan Tetap Stabil

Data operasional menunjukkan bahwa peningkatan trafik terjadi secara signifikan, namun tetap terkendali.

Dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada Ahad (22/3) atau Hari H tercatat 156 trip kapal dengan total 23.929 penumpang, tumbuh 9,5% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan roda dua menjadi kontributor utama dengan 3.995 unit, diikuti roda empat 2.948 unit, truk 298 unit, dan bus 136 unit.

Secara total, kendaraan mencapai 7.377 unit atau meningkat 14,3%, mencerminkan tingginya mobilitas arus balik dari Bali menuju Jawa yang tetap mampu diakomodasi dengan baik oleh kapasitas layanan.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 541.215 orang atau meningkat 5,1%, dengan total kendaraan 172.689 unit atau tumbuh 6%.

Sementara itu, dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, tercatat 162 trip kapal dengan total 26.424 penumpang.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.713 unit atau naik 37,3% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan logistik juga menunjukkan pertumbuhan tajam dengan 288 unit atau meningkat 64,6%, menandakan aktivitas distribusi barang tetap berjalan dinamis di tengah periode arus balik.

Adapun kendaraan roda empat tercatat 3.320 unit dan bus 219 unit, dengan total kendaraan mencapai 7.540 unit atau tumbuh 4,2%.

Secara kumulatif, pergerakan dari Jawa ke Bali sejak H-10 hingga Hari H mencapai 246.892 penumpang dengan total 51.514 kendaraan.

ASDP menegaskan komitmennya menjaga kelancaran arus balik melalui kesiapan armada, penguatan digitalisasi layanan, serta pengendalian operasional yang responsif.

Dengan distribusi trafik yang terjaga dan kedisiplinan pengguna jasa, lintasan Gilimanuk–Ketapang diyakini tetap mengalir lancar hingga puncak arus balik terlewati. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Menguat, DAMRI Layani Lebih dari 31 Ribu Pelanggan Menuju Jakarta

23 Maret 2026 - 23:24 WIB

Jelang Puncak Arus Balik Libur Lebaran, Menhub Dudy Serukan Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Aturan Pembatasan Operasional

23 Maret 2026 - 19:29 WIB

Arus Balik Sumatera-Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar

23 Maret 2026 - 19:17 WIB

Kemenhub Imbau Masyarakat Maksimalkan WFA Untuk Atur Waktu Balik dari Mudik

23 Maret 2026 - 19:05 WIB

Tim KSOP Muara Angke Amankan Angkutan Laut Lebaran, Sinergi Bersama Instansi Terkait

23 Maret 2026 - 17:18 WIB

Layani 316 Ribu Penumpang Mudik Lebaran, PELNI Kini Siap Sambut Arus Balik dengan Optimal

23 Maret 2026 - 10:30 WIB

Ada Rekayasa Lalin Arus Balik Lebaran 2026 Disertai Diskon Tarif Tol, Simak Jadwalnya di Sini

22 Maret 2026 - 23:03 WIB

Mantap! Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran Capai 873 Ribu

22 Maret 2026 - 21:21 WIB

Ada Pemberian Sanksi Bagi Angkutan Barang Melanggar SKB di 54 Lokasi

22 Maret 2026 - 20:53 WIB

Menhub Dudy Siapkan Strategi Arus Balik Penyeberangan Sumatera-Jawa

22 Maret 2026 - 20:43 WIB

Trending di ANJUNGAN