Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

Arus Balik Meningkat, Gilimanuk–Ketapang Lancar Terkendali

badge-check


 Penumpang angkutan penyeberangan Perbesar

Penumpang angkutan penyeberangan

Wartatrans.com, GILIMANUK – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan utama yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa melalui Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk mulai meningkat.

Namun, di tengah eskalasi trafik tersebut, layanan di kedua sisi pelabuhan itu tetap berlangsung lancar, tertib, dan berada dalam kendali optimal.

Sejak akhir pekan, arus kendaraan bergerak dengan ritme yang stabil tanpa lonjakan antrean signifikan.

Hal ini ditopang pengaturan operasional yang adaptif, kesiapan armada, serta orkestrasi layanan yang terkoordinasi lintas stakeholder.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Yossianis Marciano mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan.

Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3) hingga Sabtu (28/3/2026).

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” jelasnya.

Dia menegaskan pentingnya pembelian tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy, serta memastikan kedatangan di pelabuhan sesuai jadwal pada tiket.

“Kini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian,” ujarnya.

Selain itu, Yossi mengingatkan agar pengguna jasa mengisi data identitas secara lengkap dan benar saat pemesanan tiket guna mendukung akurasi manifest dan keselamatan pelayaran.

Dari sisi teknis, General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko, memastikan operasional di lintasan Ketapang–Gilimanuk berjalan sesuai skenario pengendalian arus balik.

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan berarti,” ungkap Arief.

Dia menambahkan, optimalisasi jumlah trip dan pengaturan pola sandar kapal menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran layanan di tengah peningkatan volume.

Trafik Naik, Layanan Tetap Stabil

Data operasional menunjukkan bahwa peningkatan trafik terjadi secara signifikan, namun tetap terkendali.

Dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada Ahad (22/3) atau Hari H tercatat 156 trip kapal dengan total 23.929 penumpang, tumbuh 9,5% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan roda dua menjadi kontributor utama dengan 3.995 unit, diikuti roda empat 2.948 unit, truk 298 unit, dan bus 136 unit.

Secara total, kendaraan mencapai 7.377 unit atau meningkat 14,3%, mencerminkan tingginya mobilitas arus balik dari Bali menuju Jawa yang tetap mampu diakomodasi dengan baik oleh kapasitas layanan.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 541.215 orang atau meningkat 5,1%, dengan total kendaraan 172.689 unit atau tumbuh 6%.

Sementara itu, dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, tercatat 162 trip kapal dengan total 26.424 penumpang.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.713 unit atau naik 37,3% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan logistik juga menunjukkan pertumbuhan tajam dengan 288 unit atau meningkat 64,6%, menandakan aktivitas distribusi barang tetap berjalan dinamis di tengah periode arus balik.

Adapun kendaraan roda empat tercatat 3.320 unit dan bus 219 unit, dengan total kendaraan mencapai 7.540 unit atau tumbuh 4,2%.

Secara kumulatif, pergerakan dari Jawa ke Bali sejak H-10 hingga Hari H mencapai 246.892 penumpang dengan total 51.514 kendaraan.

ASDP menegaskan komitmennya menjaga kelancaran arus balik melalui kesiapan armada, penguatan digitalisasi layanan, serta pengendalian operasional yang responsif.

Dengan distribusi trafik yang terjaga dan kedisiplinan pengguna jasa, lintasan Gilimanuk–Ketapang diyakini tetap mengalir lancar hingga puncak arus balik terlewati. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR