Menu ✖

Mode Gelap
AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027 Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

ANJUNGAN

Arus Balik Sumatera-Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar

badge-check


 Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Perbesar

Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni

Wartatrans.com, BAKAUHENI – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai terbentuk dan menunjukkan tren peningkatan signifikan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3) dan Rabu (25/3), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascalibur Lebaran.

Sejak Hari H, Ahad (22/3), trafik di Pelabuhan Bakauheni terpantau mulai bergeliat, baik penumpang pejalan kaki maupun kendaraan.

“Meski terjadi lonjakan, layanan penyeberangan tetap berlangsung lancar, tertib, dan terkendali berkat kesiapan operasional yang matang dan koordinasi lintas stakeholder,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Senin (23/3/2026).

Dia menyampaikan bahwa peningkatan trafik saat ini menjadi indikator awal dimulainya fase arus balik. Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan.

“Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, untuk mengantisipasi lonjakan pada periode puncak,” ungkapnya.

Dari sisi lapangan, General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba, memastikan operasional berjalan optimal dengan skenario pengendalian yang adaptif.

“Adapun skema pengalihan kendaraan pada arus balik telah mulai diterapkan,” katanya.

Arus menuju Jawa dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni untuk penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, dan VIA.

Sementara itu, kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB yang dikecualikan dari pembatasan operasional dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu.

Adapun truk golongan VIB tiga sumbu, VII, VIII, dan IX yang masih dalam masa pembatasan diarahkan untuk menunggu di buffer zone maupun sejumlah rest area tol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” ucap dia.

Ditambahkannya, pengelolaan layanan dermaga dilakukan secara fleksibel melalui skema multi-dermaga, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan, guna menjaga distribusi tetap merata dan ritme layanan stabil di tengah peningkatan volume.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan, pengguna jasa diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan tidak menumpuk pada periode puncak.

“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” tegasnya.

Trafik Meningkat, Layanan Tetap Terkendali

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada HH, tercatat 146 trip kapal dengan total penumpang mencapai 51.751 orang atau meningkat 30,5% dibandingkan tahun lalu.

Total kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik signifikan 45,3%.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada sepeda motor yang mencapai 5.248 unit atau meningkat 59,4%, diikuti kendaraan roda empat sebanyak 7.407 unit atau naik 27,9%.

Sementara itu, kendaraan logistik tercatat 1.202 unit atau melonjak 189,6%, serta bus sebanyak 237 unit atau meningkat 19,7%.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga HH, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 480.613 orang atau meningkat 5,8%, dengan total kendaraan 102.031 unit atau tumbuh 11,5%.

Sebaliknya, trafik dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada Hari H tercatat 53.594 penumpang atau turun 4,3%, dengan total kendaraan 13.383 unit atau turun 5,7%.

Namun secara kumulatif, pergerakan tetap menunjukkan tren positif dengan total penumpang mencapai 952.458 orang atau naik 1%, serta kendaraan sebanyak 253.049 unit atau meningkat 5,6%.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pengelolaan arus balik harus dilakukan secara adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan, termasuk optimalisasi kapasitas layanan dan penguatan buffer zone.

Dengan kesiapan operasional, penguatan digitalisasi layanan melalui Ferizy, serta sinergi seluruh pihak, layanan penyeberangan di lintasan Sumatera–Jawa diyakini akan terus mengalir lancar, aman, dan terkendali hingga periode puncak terlewati. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menhub Dudy Sampaikan DIM RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ

30 September 2026 - 16:20 WIB

Penjualan EV Melaju, Transformasi Pasar Indonesia Belum Maksimal

30 September 2026 - 16:09 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

MTI Ingatkan 3 Momentum September Jangan Hanya sebagai Seremoni Keselamatan

30 September 2026 - 10:21 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Trending di ANJUNGAN