Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

Arus Balik Sumatera-Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar

badge-check


 Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Perbesar

Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni

Wartatrans.com, BAKAUHENI – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai terbentuk dan menunjukkan tren peningkatan signifikan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3) dan Rabu (25/3), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascalibur Lebaran.

Sejak Hari H, Ahad (22/3), trafik di Pelabuhan Bakauheni terpantau mulai bergeliat, baik penumpang pejalan kaki maupun kendaraan.

“Meski terjadi lonjakan, layanan penyeberangan tetap berlangsung lancar, tertib, dan terkendali berkat kesiapan operasional yang matang dan koordinasi lintas stakeholder,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Senin (23/3/2026).

Dia menyampaikan bahwa peningkatan trafik saat ini menjadi indikator awal dimulainya fase arus balik. Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan.

“Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, untuk mengantisipasi lonjakan pada periode puncak,” ungkapnya.

Dari sisi lapangan, General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba, memastikan operasional berjalan optimal dengan skenario pengendalian yang adaptif.

“Adapun skema pengalihan kendaraan pada arus balik telah mulai diterapkan,” katanya.

Arus menuju Jawa dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni untuk penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, dan VIA.

Sementara itu, kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB yang dikecualikan dari pembatasan operasional dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu.

Adapun truk golongan VIB tiga sumbu, VII, VIII, dan IX yang masih dalam masa pembatasan diarahkan untuk menunggu di buffer zone maupun sejumlah rest area tol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” ucap dia.

Ditambahkannya, pengelolaan layanan dermaga dilakukan secara fleksibel melalui skema multi-dermaga, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan, guna menjaga distribusi tetap merata dan ritme layanan stabil di tengah peningkatan volume.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan, pengguna jasa diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan tidak menumpuk pada periode puncak.

“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” tegasnya.

Trafik Meningkat, Layanan Tetap Terkendali

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada HH, tercatat 146 trip kapal dengan total penumpang mencapai 51.751 orang atau meningkat 30,5% dibandingkan tahun lalu.

Total kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik signifikan 45,3%.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada sepeda motor yang mencapai 5.248 unit atau meningkat 59,4%, diikuti kendaraan roda empat sebanyak 7.407 unit atau naik 27,9%.

Sementara itu, kendaraan logistik tercatat 1.202 unit atau melonjak 189,6%, serta bus sebanyak 237 unit atau meningkat 19,7%.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga HH, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 480.613 orang atau meningkat 5,8%, dengan total kendaraan 102.031 unit atau tumbuh 11,5%.

Sebaliknya, trafik dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada Hari H tercatat 53.594 penumpang atau turun 4,3%, dengan total kendaraan 13.383 unit atau turun 5,7%.

Namun secara kumulatif, pergerakan tetap menunjukkan tren positif dengan total penumpang mencapai 952.458 orang atau naik 1%, serta kendaraan sebanyak 253.049 unit atau meningkat 5,6%.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pengelolaan arus balik harus dilakukan secara adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan, termasuk optimalisasi kapasitas layanan dan penguatan buffer zone.

Dengan kesiapan operasional, penguatan digitalisasi layanan melalui Ferizy, serta sinergi seluruh pihak, layanan penyeberangan di lintasan Sumatera–Jawa diyakini akan terus mengalir lancar, aman, dan terkendali hingga periode puncak terlewati. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR