Menu

Mode Gelap
Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206 Persen, KAI: Jadi Andalan Mobilitas dan Wisata Warga Sumbar Pameran Fotografi Menelusuri Identitas dalam Lintas Waktu Heboh di Stasiun Bekasi! Eskalator Tiba-tiba Berjalan Turun, Penumpang Berjatuhan Tari Sining, Warisan Budaya Gayo yang Pernah Punah, Akan Tampil di PPN XIV 14 Negara Peminat Kereta Imperial Melonjak 162 Persen, KAI: Layanan Premium Kian Diburu Pelanggan Citilink dan Amar Bank Kolaborasi Strategis

JALUR

Kemenhub Imbau Masyarakat Maksimalkan WFA Untuk Atur Waktu Balik dari Mudik

badge-check


 Arus mudik Lebaran Perbesar

Arus mudik Lebaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik agar memaksimalkan waktu Work From Anywhere (WFA) untuk mengurai puncak arus balik yang diprediksi pada 24 Maret 2026.

“Jasa Marga memprediksi pada 24 Maret 2025 sekitar 285 ribu kendaraan pemudik akan kembali ke Jabodetabek melalui jalur tol. Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada 25, 26 atau 27 Maret,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Menurutnya, kebijakan WFA berlaku bagi masyarakat yang bekerja di sektor pemerintahan dan BUMN serta dihimbau dapat diterapkan juga di sektor swasta, harapan kami pengusaha swasta memberi kelonggaran kepada para pegawainya untuk memanfaatkan  WFA dalam mengatur waktu kepulangan.

Hal ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat tingginya lonjakan kendaraan yang terjadi pada puncak arus mudik kemarin.

“Tujuannya adalah untuk memberikan rasa nyaman bagi para pengguna jalan dan tidak ada penumpukan kendaraan secara masif di jalan,” katanya.

Berdasarkan data Jasa Marga, hingga 22 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, sebesar 39,9 persen kendaraan telah melintas masuk ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan.

Jumlah tersebut dihitung dari empat Gerbang Tol Utama yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikatama dan GT Kalihurip Utama.

“Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol,” ujar Dirjen Aan.

Dia juga menekankan agar pemudik untuk tidak beristirahat di bahu jalan karena akan sangat berbahaya, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta menambah kemacetan.

Pihaknya berharap seluruh stakeholders dan masyarakat bisa bekerja sama menciptakan arus balik yang selamat, aman dan nyaman. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

DAMRI Catat Antusiasme Perjalanan di Liburan Sekolah, Imperial Suites Jadi Favorit Pelanggan

23 Juni 2026 - 10:45 WIB

Polisi Tingkatkan Patroli Malam, Situasi Kamtibmas Aceh Tengah Tetap Kondusif

20 Juni 2026 - 19:58 WIB

Hore, Pemerintah Kembali Beri Diskon Tarif Angkutan Umum di Libur Sekolah 2026

20 Juni 2026 - 18:25 WIB

DAMRI Hadirkan Fleksibilitas Perjalanan Lewat Fitur Reschedule di DAMRI Apps

20 Juni 2026 - 10:03 WIB

Perhatian! Ada Perawatan Ruas Tol Jagorawi hingga 22 Juni

19 Juni 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Intensifkan Rampcheck Bus Selama Libur Sekolah 2026

19 Juni 2026 - 07:04 WIB

Memutus “Lingkaran Setan” Kemiskinan Mobilitas di Perkotaan

19 Juni 2026 - 06:14 WIB

Jelang Liburan Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Perawatan Jalan Tol

18 Juni 2026 - 16:06 WIB

Ratusan Miliar Dibelanjakan, “Sawangan Kubro” Depok Masih Jadi Ujian

17 Juni 2026 - 20:57 WIB

Trending di JALUR