Menu

Mode Gelap
Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

JALUR

Kemenhub Imbau Masyarakat Maksimalkan WFA Untuk Atur Waktu Balik dari Mudik

badge-check


 Arus mudik Lebaran Perbesar

Arus mudik Lebaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik agar memaksimalkan waktu Work From Anywhere (WFA) untuk mengurai puncak arus balik yang diprediksi pada 24 Maret 2026.

“Jasa Marga memprediksi pada 24 Maret 2025 sekitar 285 ribu kendaraan pemudik akan kembali ke Jabodetabek melalui jalur tol. Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada 25, 26 atau 27 Maret,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Menurutnya, kebijakan WFA berlaku bagi masyarakat yang bekerja di sektor pemerintahan dan BUMN serta dihimbau dapat diterapkan juga di sektor swasta, harapan kami pengusaha swasta memberi kelonggaran kepada para pegawainya untuk memanfaatkan  WFA dalam mengatur waktu kepulangan.

Hal ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat tingginya lonjakan kendaraan yang terjadi pada puncak arus mudik kemarin.

“Tujuannya adalah untuk memberikan rasa nyaman bagi para pengguna jalan dan tidak ada penumpukan kendaraan secara masif di jalan,” katanya.

Berdasarkan data Jasa Marga, hingga 22 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, sebesar 39,9 persen kendaraan telah melintas masuk ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan.

Jumlah tersebut dihitung dari empat Gerbang Tol Utama yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikatama dan GT Kalihurip Utama.

“Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol,” ujar Dirjen Aan.

Dia juga menekankan agar pemudik untuk tidak beristirahat di bahu jalan karena akan sangat berbahaya, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta menambah kemacetan.

Pihaknya berharap seluruh stakeholders dan masyarakat bisa bekerja sama menciptakan arus balik yang selamat, aman dan nyaman. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjen Hubdat Dorong Sertifikasi Kompetensi SMK PAU Direksi Perusahaan Angkutan Umum

22 September 2026 - 12:03 WIB

Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah

22 September 2026 - 07:56 WIB

Green SM Perbesar Bisnis Fleet EV, 500 Limo Green Masuk Jakarta

21 September 2026 - 16:48 WIB

Menjaga Mereka yang Setiap Hari Menjaga Perjalanan: DAMRI Hadirkan Unit Kesehatan Kerja

19 September 2026 - 21:46 WIB

Ditjen Hubdat Beri Penghargaan Insan Perhubungan Berprestasi

18 September 2026 - 16:44 WIB

Semangat Hari Perhubungan Nasional, DAMRI Akan Terus Hadir Menghubungkan Indonesia

17 September 2026 - 22:12 WIB

Menuju Ekosistem Ekonomi Blockchain, Kota Bandung Siapkan 475 Angkot

17 September 2026 - 16:54 WIB

KLG Gratis Layanan TransJakarta Dijual Rp500 Ribu di Sosmed?

17 September 2026 - 16:43 WIB

Ditjen Hubdat Luncurkan Aplikasi SUMBA di Hari Perhubungan Nasional

17 September 2026 - 15:17 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

Trending di ANJUNGAN