Menu

Mode Gelap
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

badge-check


 ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat Perbesar

Wartatrans.com, LEMBAR – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan awak kapal dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.

Upaya tersebut dilakukan melalui safety meeting dan latihan keadaan darurat di KMP Portlink II, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan di Cabang Lembar yang berlangsung pukul 09.00 tersebut diikuti oleh perwira deck, perwira mesin, seluruh ABK KMP Portlink II, serta Supervisor K4L.

Kegiatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian setiap personel terhadap aspek keselamatan sekaligus memastikan kesiapan ABK dalam memberikan respons yang cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat di kapal.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan bahwa keselamatan harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas operasional, khususnya di kapal yang memiliki berbagai potensi risiko dan membutuhkan kesiapan personel setiap saat.

“Keselamatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan peralatan, tetapi juga pada kesiapan dan kemampuan setiap personel dalam menggunakannya. Karena itu, latihan secara berkala menjadi penting agar respons terhadap keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tutur Heru.

Dalam safety meeting tersebut, menurutnya, materi difokuskan pada penyegaran kembali penggunaan alat keselamatan, khususnya fireman outfit atau pakaian pemadam kebakaran.

ABK juga kembali diingatkan mengenai prosedur penggunaan perlengkapan tersebut dengan target seluruh perlengkapan dapat terpasang secara lengkap dalam waktu yang cepat dan tepat.

General Manager Cabang Lembar Anis Adinizam menjelaskan, selain penyegaran penggunaan alat keselamatan, safety meeting juga membahas temuan Non-Conformity (NC) dari audit internal K4L yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2026.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap temuan dapat ditindaklanjuti dan menjadi pembelajaran untuk memperkuat penerapan aspek keselamatan di kapal.

“Kami terus perkuat adalah kecepatan dan ketepatan dalam menangani setiap kondisi darurat. Dengan latihan yang dilakukan secara konsisten, ABK diharapkan tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga terbiasa bertindak secara sigap ketika menghadapi situasi yang membutuhkan respons segera,” jelas Anis.

Selain safety meeting, kegiatan juga dilanjutkan dengan latihan keadaan darurat orang jatuh ke laut (man overboard).

Latihan ini ditujukan untuk memastikan ABK memahami peran masing-masing serta mampu menjalankan prosedur penanganan secara terkoordinasi ketika menghadapi kondisi tersebut.

Komitmen terhadap kesiapsiagaan juga dilakukan melalui program latihan keadaan darurat yang terjadwal secara berkala.

Berdasarkan jadwal latihan keadaan darurat kapal, pada September 2026 KMP Portlink II akan melaksanakan latihan untuk sejumlah skenario, meliputi kebakaran, meninggalkan kapal, orang cedera, kapal kandas, kerusakan mesin induk, serta kapal tubrukan.

“Rangkaian latihan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kebiasaan respons cepat di lingkungan kapal. Melalui simulasi berbagai skenario, setiap ABK diharapkan semakin memahami prosedur, tugas, dan koordinasi yang harus dilakukan sehingga penanganan keadaan darurat dapat berlangsung secara efektif serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan penumpang, awak kapal, kapal, dan lingkungan,” urainya.

ASDP menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan penyeberangan.

Penguatan kompetensi dan kesiapsiagaan awak kapal melalui safety meeting, evaluasi, serta latihan keadaan darurat secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan penyeberangan yang aman dan andal bagi masyarakat. (omy)

 

Baca Lainnya

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara

10 September 2026 - 10:35 WIB

AirNav Indonesia Sabet TOP GRC Awards 2026 #5 Star

10 September 2026 - 08:24 WIB

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 683.214 Ton, Tumbuh 91,77 Persen hingga Agustus 2026

9 September 2026 - 23:10 WIB

APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG

9 September 2026 - 21:02 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

9 September 2026 - 20:41 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

9 September 2026 - 20:21 WIB

3 Kapal Perang Turut Dikerahkan, Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Meluas

9 September 2026 - 16:50 WIB

Pembangunan Dermaga Teluk Ratai Lampung Dikebut

9 September 2026 - 16:34 WIB

KSOP Banten dan Tim SAR Gabungan Optimalkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

9 September 2026 - 15:25 WIB

Trending di ANJUNGAN