Menu

Mode Gelap
Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit Indonesia Luncurkan Logo Pencalonan Kembali sebagai Anggota Dewan ICAO Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Dunia versi APH, Banyak Pilihan Kulinernya! Industri Olahraga Global US$521 Miliar, Seberapa Besar RI Menangkapnya? Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

BANDARA

Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Dunia versi APH, Banyak Pilihan Kulinernya!

badge-check


 Bandara Soekarno-Hatta Perbesar

Bandara Soekarno-Hatta

Wartatrans.com, TANGERANG – Keren! Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali mencatatkan prestasi di tingkat global.

Dalam pemeringkatan Best Airports for Layover Food yang dirilis Airport Parking & Hotels (APH), Bandara Soekarno-Hatta berada di peringkat ke-6 dunia sebagai bandara dengan pilihan restoran dan kafe terbanyak bagi penumpang yang melakukan transit.

Berdasarkan studi tersebut, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 133 restoran dan kafe yang tersebar di berbagai terminal penumpang.

“Jumlah ini menempatkan Bandara Soekarno-Hatta di jajaran bandara-bandara besar dunia yang dinilai memiliki pilihan kuliner beragam untuk menunjang kenyamanan penumpang selama berada di bandara,” ungkap General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi, Senin (31/8/2026).

Bandara Internasional Changi di Singapura berada di posisi teratas dengan 247 restoran dan kafe, diikuti O’Hare International Airport di Chicago dengan 210 pilihan dan Tokyo Haneda Airport dengan 173 pilihan.

Selanjutnya, Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport berada di peringkat keempat dengan 165 restoran dan kafe, serta LaGuardia Airport New York di peringkat kelima dengan 142 pilihan.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta kemudian berada di atas Ninoy Aquino International Airport Manila dengan 131 restoran dan kafe, John F. Kennedy International Airport New York dengan 129 pilihan, Shanghai Pudong International Airport dengan 126 pilihan, dan Istanbul Airport dengan 118 pilihan.

Dia mengatakan, capaian tersebut menjadi gambaran dari semakin berkembangnya fasilitas dan aktivitas komersial di kawasan bandara dalam mendukung kebutuhan penumpang.

“Pencapaian ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kami. Kehadiran 133 restoran dan kafe di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan bahwa bandara terus berkembang, tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan pesawat, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan penumpang yang memberikan pilihan dan kenyamanan selama berada di bandara,”
urai Heru.

Menurutnya, keberagaman pilihan kuliner menjadi salah satu aspek yang semakin penting seiring dengan tingginya mobilitas penumpang, Bandara Soekarno-Hatta terus mendorong pengembangan kawasan komersial dengan menghadirkan pilihan fasilitas dan layanan yang semakin beragam, sekaligus memastikan area publik di terminal dapat memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengguna jasa.

Upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi pelayanan maupun pengembangan kawasan
bandara.

Penguatan bisnis non-aeronautika menjadi salah satu fokus, termasuk melalui beautifikasi bandara, pengembangan area komersial, serta pembukaan rute-rute penerbangan internasional.

Pertumbuhan bisnis non-aeronautika berjalan beriringan dengan upaya kami meningkatkan kualitas pengalaman penumpang. Beautifikasi, pengembangan area komersial, dan bertambahnya konektivitas internasional akan terus kami dorong sehingga Soekarno-Hatta
memiliki ekosistem bandara yang semakin lengkap,” jelas Heru.

Pengembangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Soekarno-Hatta sebagai salah satu hub penerbangan utama di kawasan Asia Tenggara. Dengan konektivitas yang terus berkembang, kebutuhan terhadap fasilitas pendukung perjalanan juga semakin besar, termasuk pilihan tempat makan, ruang komersial, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Studi APH sendiri menyusun daftar 50 bandara tersibuk di dunia dan membandingkannya berdasarkan 12 faktor yang memengaruhi kenyamanan dan kemudahan penumpang selama transit.

“Selain jumlah restoran dan kafe, penilaian mencakup rating restoran, kisaran harga makanan, ketersediaan shower, sleeping pods, Wi-Fi, ATM, jumlah dan harga lounge, jumlah penerbangan harian, serta rating bandara berdasarkan Google Reviews,” katanya.

Masing-masing indikator diberikan bobot yang sama untuk menghasilkan penilaian keseluruhan dalam indeks Layover Score.

Heru menegaskan, pengakuan tersebut menjadi dorongan bagi Bandara Soekarno-Hatta untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas secara konsisten.

“Kami tidak ingin berhenti pada capaian ini. Yang terpenting adalah bagaimana setiap
pengembangan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi penumpang. Kami akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi fasilitas, area komersial maupun pelayanan, agar pengalaman perjalanan di Soekarno-Hatta semakin nyaman dan berkesan,” tutup Heru. (omy)

 

Baca Lainnya

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Indonesia Luncurkan Logo Pencalonan Kembali sebagai Anggota Dewan ICAO

31 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Hadapi Manila Digger, Persib Pangkas Waktu Perjalanan dari Bandara Husein

31 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

31 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Semangat Travel Wellness Hadir dalam GATF 2026 di Bali

31 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Ketua Iperindo Harap Ada Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Dirjen Perhubungan Udara Tinjau Bandara Terdampak Gempa NTT

30 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Kemenhub Gelar Rakorwil, Perkuat Aksesibilitas Penerbangan di Papua

30 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Agnez Mo Inspirasi Perdana di Indonesia Berkarya Besutan InJourney Airports

29 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Kapal PELNI Angkut 300 Ton Bantuan ke NTT

29 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Trending di ANJUNGAN