Menu ✖

Mode Gelap
Rocky Gerung, Nama yang Paling Menyita Perhatian di Antara 26 Wantimpres Prabowo Cegah Risiko Kecelakaan, IPC TPK Berikan Layanan Kesehatan dan Kacamata Gratis bagi Sopir Truk KKP Tangguhkan Operasional KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan Awak Kapal Wartatrans Support Musik Indonesia Lewat Gigzi ‘Asupan Gizi Para Musisi’ Lepas Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri, Ini Penjelasan InJourney Airports KA Harina Tembus 567 Ribu Pelanggan, Hubungkan Bandung-Surabaya via Jalur Utara

PERON

Bahaya! KAI Commuter Imbau Penumpang Tidak Meloncat Saat Kereta Belum Berhenti

badge-check


 Bahaya! KAI Commuter Imbau Penumpang Tidak Meloncat Saat Kereta Belum Berhenti Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter terus mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk menjaga keselamatan dan mematuhi aturan selama menggunakan layanan kereta, khususnya saat naik dan turun dari rangkaian kereta di peron stasiun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pengguna dilarang meloncat naik maupun turun ketika kereta belum berhenti sempurna di peron karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Hal ini untuk mencegah potensi kecelakaan yang kerap terjadi saat pengguna memaksakan atau terburu-buru turun dengan meloncat pada saat kereta belum berhenti di peron,” kata Karina, Jumat (29/5).

Menurut dia, berdasarkan pantauan di lapangan, tindakan tersebut kerap terjadi di stasiun-stasiun transit antara layanan kereta api jarak jauh maupun kereta lokal dengan Commuter Line Jabodetabek.

Karina menegaskan tindakan membuka pintu dan turun sebelum kereta berhenti sempurna merupakan pelanggaran keselamatan yang serius karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna lain di area peron.

Untuk menciptakan perjalanan yang aman dan tertib, KAI Commuter mengingatkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi pengguna, yakni tidak membuka pintu kereta secara paksa saat rangkaian belum berhenti sempurna, mendahulukan penumpang yang turun sebelum masuk ke dalam kereta, memperhatikan celah antara peron dan kereta, serta mengantre dengan tertib tanpa saling mendorong.

KAI Commuter juga meminta para orang tua yang membawa anak untuk meningkatkan pengawasan, terutama saat berada di area peron yang berbatasan langsung dengan jalur kereta.

Sebagai bagian dari komitmen pelayanan, petugas pengamanan stasiun disiagakan di sepanjang peron untuk memantau pergerakan penumpang, memberikan peringatan keselamatan, dan membantu pengguna yang membutuhkan.

“Dengan mematuhi aturan-aturan sederhana ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menghormati hak pengguna lain untuk mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan,” ujar Karina.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KA Harina Tembus 567 Ribu Pelanggan, Hubungkan Bandung-Surabaya via Jalur Utara

3 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Dilema Aturan Impor KRL Bekas dan Kebutuhan Layanan Publik

3 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Angkutan Non-Batu Bara KAI Capai 9,15 Juta Ton, Hasil Pertanian Banyuwangi–Jakarta Mulai Dibidik

2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan

2 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Trending di PERON