Menu

Mode Gelap
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas IPCC Tebar Manfaat Qurban 2026, Perkuat Kepedulian Sosial dan Komitmen Keberlanjutan PJBW Pekan ke-77 Gandeng BudayantaraTV, Salurkan Ratusan Paket Makanan bagi Warga Membutuhkan Beutong Ateuh Kembali Disorot, Izin Tambang Baru Picu Kekhawatiran di Kawasan Terdampak Banjir Bandang Tak Hanya Berbagi Hewan Kurban, IDSurvey Perkuat Standar Sertifikasi Halal Tempat Potong Hewan dan Unggas Hari Keempat Libur Panjang, Penjualan Tiket KA Divre III Palembang Tembus 139 Persen

PERON

Bahaya! KAI Commuter Imbau Penumpang Tidak Meloncat Saat Kereta Belum Berhenti

badge-check


 Bahaya! KAI Commuter Imbau Penumpang Tidak Meloncat Saat Kereta Belum Berhenti Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter terus mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk menjaga keselamatan dan mematuhi aturan selama menggunakan layanan kereta, khususnya saat naik dan turun dari rangkaian kereta di peron stasiun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pengguna dilarang meloncat naik maupun turun ketika kereta belum berhenti sempurna di peron karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Hal ini untuk mencegah potensi kecelakaan yang kerap terjadi saat pengguna memaksakan atau terburu-buru turun dengan meloncat pada saat kereta belum berhenti di peron,” kata Karina, Jumat (29/5).

Menurut dia, berdasarkan pantauan di lapangan, tindakan tersebut kerap terjadi di stasiun-stasiun transit antara layanan kereta api jarak jauh maupun kereta lokal dengan Commuter Line Jabodetabek.

Karina menegaskan tindakan membuka pintu dan turun sebelum kereta berhenti sempurna merupakan pelanggaran keselamatan yang serius karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna lain di area peron.

Untuk menciptakan perjalanan yang aman dan tertib, KAI Commuter mengingatkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi pengguna, yakni tidak membuka pintu kereta secara paksa saat rangkaian belum berhenti sempurna, mendahulukan penumpang yang turun sebelum masuk ke dalam kereta, memperhatikan celah antara peron dan kereta, serta mengantre dengan tertib tanpa saling mendorong.

KAI Commuter juga meminta para orang tua yang membawa anak untuk meningkatkan pengawasan, terutama saat berada di area peron yang berbatasan langsung dengan jalur kereta.

Sebagai bagian dari komitmen pelayanan, petugas pengamanan stasiun disiagakan di sepanjang peron untuk memantau pergerakan penumpang, memberikan peringatan keselamatan, dan membantu pengguna yang membutuhkan.

“Dengan mematuhi aturan-aturan sederhana ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menghormati hak pengguna lain untuk mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan,” ujar Karina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Keempat Libur Panjang, Penjualan Tiket KA Divre III Palembang Tembus 139 Persen

30 Mei 2026 - 06:44 WIB

KAI Berangkatkan 154 Ribu Penumpang saat Puncak Perjalanan Libur Panjang Jumat

30 Mei 2026 - 06:35 WIB

Libur Panjang Idul Adha, Penjualan Tiket KA Tembus 1 Juta

29 Mei 2026 - 09:09 WIB

KA Siliwangi Layani 457 Ribu Pelanggan Selama Januari-April 2026

28 Mei 2026 - 16:48 WIB

KAI Catat Pelanggan Compartment Suite Naik 79 Persen pada Awal 2026

27 Mei 2026 - 18:33 WIB

Awal Libur Panjang Idul Adha Ramai, Penjualan Tiket KAI Tembus 911 Ribu

27 Mei 2026 - 17:24 WIB

Penumpang Kereta Whoosh Meningkat, Tiket KA Tambahan Ludes Terjual

27 Mei 2026 - 17:00 WIB

KAI Tutup 94 Perlintasan Sebidang Berisiko hingga Mei 2026: Pengguna Jalan Disiplin di Perlintasan Sebidang Saat Mobilitas Meningkat

27 Mei 2026 - 06:33 WIB

Libur Panjang Idul Adha, 176 Ribu Penumpang Naik Kereta Api Hari Ini

26 Mei 2026 - 18:27 WIB

KAI Kirim 25 Unit Gerbong Penumpang ke Sumatra Seiring Pertumbuhan Volume Pengguna di Lampung dan Sumsel

26 Mei 2026 - 14:36 WIB

Trending di PERON