Menu

Mode Gelap
KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee Libur Sekolah, ASDP Telah Layani 2,05 Juta Penumpang Sosok Yayang Ragil Hospitality Inspiring Frontliner Juni 2026, Disiplin dan Pelayanan Prima Jadi Kunci

Uncategorized

Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang, Warga Kute Reje Gotong Royong Bangun Huntara

badge-check


 Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang, Warga Kute Reje Gotong Royong Bangun Huntara Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Hingga akhir Januari 2026, warga Kute Reje, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, masih menanti kepastian bantuan rumah hunian sementara (huntara) dari pemerintah.

Harapan itu kian mendesak mengingat bulan Ramadhan sudah di depan mata, sementara sebagian warga masih bertahan di pengungsian dengan kondisi serba terbatas.

Bagi masyarakat setempat, Ramadhan adalah bulan untuk menenangkan diri dan memperbanyak ibadah.

Namun, ketiadaan tempat tinggal yang layak membuat ketenangan itu sulit dirasakan.

“Bagaimana bisa ibadah dengan tenang kalau rumah tidak ada,” keluh salah seorang warga.

Warga Bangun Huntara Seadanya
Karena diminta meninggalkan tenda pengungsian lama, warga Kute Reje terpaksa membangun hunian sementara secara mandiri di lokasi baru. Hunian tersebut berdiri di atas tanah pinjaman milik warga setempat, dengan bahan seadanya dan dikerjakan secara gotong royong.

Pemindahan dari lokasi pengungsian dilakukan perlahan. Sebagian warga yang masih memiliki keluarga lengkap dan kemampuan ekonomi terbatas mencoba membangun lebih dulu. Sementara itu, warga sebatang kara, para ibu tanpa suami, dan warga tanpa orang tua belum mampu pindah sepenuhnya.

“Kalau bahan sudah terkumpul, warga lain akan membantu membangun. Ibu-ibu tanpa suami dan warga yang tidak punya orang tua dibangunkan bersama-sama,” ujar warga setempat dengan mata berkaca-kaca.

Belum Terlihat Peran Pemerintah
Sampai saat ini 2 februari 2026, belum terlihat aktivitas pembangunan huntara dari pihak pemerintah di wilayah terdampak.

Tidak ada alat berat, tidak ada material, dan tidak ada tanda-tanda pengerjaan.

Yang tampak justru warga yang sibuk membangun rumah sementaranya sendiri, di sela-sela kehidupan pengungsian.

Padahal, empat desa terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kemukiman Wih Disun Jamat masih berjuang memulihkan diri. Mereka tidak berteriak, tidak meminta-minta, dan memilih bertahan dengan kemampuan sendiri.

Warga hanya berharap satu hal: jangan perlambat bantuan. Jika bantuan memang ada, mereka membutuhkannya sekarang, bukan nanti. Ramadhan sudah dekat, dan mereka hanya ingin menjalani ibadah dengan tenang di bawah atap yang layak.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

Trending di RAGAM