Menu ✖

Mode Gelap
Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi Tolitoli Pastikan 21 Cabor Bertanding di Porprov X Sulteng Morowali 2026 Rimbun Air Bidik Rute Jakarta-Tasikmalaya KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026, Cek Jadwal Baru GAPEKA Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

Uncategorized

Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang, Warga Kute Reje Gotong Royong Bangun Huntara

badge-check


 Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang, Warga Kute Reje Gotong Royong Bangun Huntara Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Hingga akhir Januari 2026, warga Kute Reje, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, masih menanti kepastian bantuan rumah hunian sementara (huntara) dari pemerintah.

Harapan itu kian mendesak mengingat bulan Ramadhan sudah di depan mata, sementara sebagian warga masih bertahan di pengungsian dengan kondisi serba terbatas.

Bagi masyarakat setempat, Ramadhan adalah bulan untuk menenangkan diri dan memperbanyak ibadah.

Namun, ketiadaan tempat tinggal yang layak membuat ketenangan itu sulit dirasakan.

“Bagaimana bisa ibadah dengan tenang kalau rumah tidak ada,” keluh salah seorang warga.

Warga Bangun Huntara Seadanya
Karena diminta meninggalkan tenda pengungsian lama, warga Kute Reje terpaksa membangun hunian sementara secara mandiri di lokasi baru. Hunian tersebut berdiri di atas tanah pinjaman milik warga setempat, dengan bahan seadanya dan dikerjakan secara gotong royong.

Pemindahan dari lokasi pengungsian dilakukan perlahan. Sebagian warga yang masih memiliki keluarga lengkap dan kemampuan ekonomi terbatas mencoba membangun lebih dulu. Sementara itu, warga sebatang kara, para ibu tanpa suami, dan warga tanpa orang tua belum mampu pindah sepenuhnya.

“Kalau bahan sudah terkumpul, warga lain akan membantu membangun. Ibu-ibu tanpa suami dan warga yang tidak punya orang tua dibangunkan bersama-sama,” ujar warga setempat dengan mata berkaca-kaca.

Belum Terlihat Peran Pemerintah
Sampai saat ini 2 februari 2026, belum terlihat aktivitas pembangunan huntara dari pihak pemerintah di wilayah terdampak.

Tidak ada alat berat, tidak ada material, dan tidak ada tanda-tanda pengerjaan.

Yang tampak justru warga yang sibuk membangun rumah sementaranya sendiri, di sela-sela kehidupan pengungsian.

Padahal, empat desa terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kemukiman Wih Disun Jamat masih berjuang memulihkan diri. Mereka tidak berteriak, tidak meminta-minta, dan memilih bertahan dengan kemampuan sendiri.

Warga hanya berharap satu hal: jangan perlambat bantuan. Jika bantuan memang ada, mereka membutuhkannya sekarang, bukan nanti. Ramadhan sudah dekat, dan mereka hanya ingin menjalani ibadah dengan tenang di bawah atap yang layak.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026

31 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad 

31 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job

31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

PSM Peduli Gandeng PMI Jakarta Utara, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebermanfaatan BUMN Berkelanjutan

30 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dorong Green Port, Terminal Teluk Lamong Datangkan Alat Bongkar Muat Bertenaga Listrik

30 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pelindo dan Pemkab Bangka Barat Bahas Pengelolaan Pelabuhan Mentok

30 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Trending di ANJUNGAN