Wartatrans.com, SEMARANG – Asrama bukan hanya ruang hunian bagi para taruna, tetapi merupakan ruang pembinaan yang membentuk karakter humanis, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan taruna sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Suharto saat meresmikan Asrama Elnath Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Senin (9/3/2026).

Asrama lima lantai berkapasitas 600 orang Taruna ini, dibangun menggunakan Saldo Awal BLU PIP Semarang sebagai sumber dana pembangunan.
Hal tersebut diapresiasi baik Kepala BPSDMP, menurutnya langkah PIP Semarang ini merupakan langkah strategis yang sangat baik dalam penggunaan dana BLU.
“Tentunya saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Direktur PIP Semarang dan Jajaran, bahwa dalam mengelola BLU bukan hanya sekadar mengandalkan kedudukannya sebagai Struktural, tapi beliau menjadi Birokrat yang Entrepreneur dimana tidak semua birokrat bisa menjadi entrepreneur, sehingga melalui dana dan kemandirian BLU PIP Semarang, kita bisa melihat asrama yang sangat megah, yang sangat menunjang bagi tata kelola pendidikan,” ungkapnya.
Sesuai dengan namanya, Kepala BPSDMP mengungkapkan, asrama ini merupakan tempat di mana nilai-nilai profesionalisme, etos kerja, dan karakter kepemimpinan ditanamkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari para taruna.
“Elnath dalam tataran Astronomi adalah salah satu bintang yang menjadi acuan bagi para pelaut sebagai navigasi astronomi untuk membantu menentukan posisi kapal di tengah lautan. Bintang ini menjadi penunjuk arah bagi para pelaut agar tetap berada pada jalur pelayaran yang benar. Ini merupakan Filosofi bahwa Asrama ini bisa menjadi lingkungan yang memberikan arah, bimbingan, serta inspirasi bagi para taruna dalam menempuh proses pendidikan,” katanya.
Melalui Asrama Elnath ini, dia berpesan bahwa para Taruna bukan hanya melihat dari kemegahan bangunan asrama, tapi juga harus menjadi motivasi untuk maju sesuai dengan filosofi dari Asrama.
“Setidaknya dengan kemegahan asrama ini kita bisa melihat dan berharap bahwa taruna taruna di sini akan paralel dengan kemegahan asramanya, asrama boleh megah, namun harapannya kita juga harus megah dalam berpikir, berinovasi, dan mencapai prestasi untuk menjadi SDM yang berguna bagi bangsa dan negara.” Imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut Direktur PIP Semarang, Mafrisal mengungkapkan bahwa pembangunan gedung asrama ini merupakan hal yang sangat mendesak, karena jumlah taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang yang meningkat dari tahun ke tahun.
Dimana pada tahun 2023, jumlah taruna di asrama sebanyak 1.098 orang atau 68,8% dari kapasitas. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2024 menjadi 1.354 orang atau 86%, dan kembali meningkat pada tahun 2025 hingga mencapai 1.627 orang atau 102% dari kapasitas asrama maksimal sejumlah 1.600 taruna.
“Oleh karena itu, revitalisasi dan pengembangan Asrama Elnath sebagai langkah strategis untuk menambah kapasitas hunian taruna, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pembinaan yang lebih tertib, nyaman, dan kondusif. Dengan adanya penambahan kapasitas asrama, maka total jumlah ketersediaan asrama maksimal menjadi 2.004 taruna atau okupansi tahun 2026 menjadi 79%,” ujarnya.
Asrama Elnath sebelumnya adalah Kompi B (Gienah) yang direvitalisasi dengan nama kegiatan Pembangunan Gedung Peningkatan Layanan (Asrama B), sumber dana dari penggunaan Saldo Awal BLU PIP Semarang Tahun 2025.
Asrama ini memiliki luas bangunan 5.270 m² di atas lahan seluas 18,3 x 57,6 meter, terdiri dari lima lantai yang dirancang fungsional dan modern dengan kapasitas maksimal hingga 600 taruna. (omy)































