Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Konektivitas, Dorong Percepatan Distribusi Bantuan Gempa NTT PELNI Mulai Angkut Bantuan Pascagempa NTT dengan KM Tidar Citilink Terbangi Rute Bandung ke Medan, Denpasar, Surabaya, Palembang, dan Balikpapan Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Kemenhub Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81 KAI Commuter Tambah Perjalanan hingga Dini Hari, Antisipasi Lonjakan Penumpang Usai Pesta Rakyat HUT RI

ANJUNGAN

Pangkalan PLP Tanjung Priok Turut Evakuasi Medis Nakhoda MT Elisabeth yang Sakit di Perairan Selat Sunda Banten

badge-check


 Proses evakuasi nakhoda di Perairan Selat Sunda. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok Perbesar

Proses evakuasi nakhoda di Perairan Selat Sunda. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok

Wartatrans.com, BANTEN – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, turut mendukung pelaksanaan evakuasi medis (medevac) terhadap Nakhoda kapal MT. Elisabeth, Andrew Shushkien (41 tahun), yang mengalami gangguan kesehatan saat melintas di wilayah Perairan Selat Sunda.

Permintaan evakuasi medis tersebut diterima melalui Vessel Traffic Service (VTS) Merak – Distrik Navigasi Tanjung Priok, yang kemudian segera dikoordinasikan dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Maritime Command Center (MCC) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) PLP Tanjung Priok, bersama instansi terkait lainnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban mengalami kram pada bagian abdomen sehingga membutuhkan penanganan medis segera di darat. Untuk mempercepat proses evakuasi, kapal MT. Elisabeth diarahkan menuju wilayah Perairan Merak agar proses medevac dapat dilaksanakan dengan cepat dan aman.

Operasi evakuasi dilaksanakan pada Sabtu (7/3) dengan melibatkan KN SAR 247 Tetuka dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten sebagai unsur utama. Kapal tersebut bergerak dari Dermaga Bandar Bakau Jaya menuju lokasi kapal untuk melaksanakan proses evakuasi terhadap korban.

Dalam operasi tersebut, KN SAR 247 Tetuka membawa total 29 orang (Person On Board/POB) yang terdiri dari unsur awak kapal, rescuer Basarnas, personel Polair Mabes Polri dan Polair Polda Banten, petugas Balai Karantina Kesehatan, petugas Imigrasi, agen kapal, serta personel KPLP dari Kapal Patroli KPLP KN Golok-P.206 Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

Setelah proses evakuasi berhasil dilaksanakan di laut, korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan BBJ Bojonegara dan selanjutnya dirujuk ke RS Betsaida Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Fourmansyah, S.H., M.M., M.H. menyampaikan bahwa operasi medevec ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah perairan Indonesia.

Menurutnya, sinergi antar instansi menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan keadaan darurat di laut, sehingga proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional.

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok senantiasa siaga dalam mendukung operasi keselamatan pelayaran, penanganan keadaan darurat di laut, serta perlindungan lingkungan maritim di wilayah kerja Selat Sunda dan sekitarnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ASDP Perkuat Konektivitas, Dorong Percepatan Distribusi Bantuan Gempa NTT

17 Agustus 2026 - 22:41 WIB

PELNI Mulai Angkut Bantuan Pascagempa NTT dengan KM Tidar

17 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Kemenhub Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana

17 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang

17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

17 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim

17 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Trending di NASIONAL