Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

RAGAM

Berobat di GMC Takengon, Serasa Menginap di Hotel

badge-check


 Berobat di GMC Takengon, Serasa Menginap di Hotel Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat dan nyaman, kehadiran GMC Hospital Takengon menjadi angin segar bagi warga Aceh Tengah dan sekitarnya.

Rumah sakit swasta yang didirikan pada tahun 2016 ini mulai resmi beroperasi pada 29 Januari 2024 dan kini berkembang menjadi salah satu fasilitas kesehatan modern yang banyak mendapat apresiasi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Direktur dr. Indra Lutfi, M.K.M., GMC hadir dengan konsep pelayanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga kenyamanan pasien dan keluarga.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh pasien dan keluarga yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien langsung mendapat penanganan cepat dari dokter dan perawat.

Proses administrasi berlangsung tertib dan tidak berbelit-belit. Petugas pendataan segera membantu proses administrasi pasien pengguna BPJS tanpa adanya perlakuan berbeda.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis dan pemasangan infus, pasien didiagnosis mengalami penyakit tipes dan kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap kelas tiga.

Kesan nyaman langsung terasa begitu memasuki ruang perawatan. Kamar berukuran sekitar 5×6 meter itu diisi dua tempat tidur pasien dengan kamar mandi masing-masing.

Ruangan tampak bersih, harum, tertata rapi, dan jauh dari kesan menyeramkan yang selama ini sering melekat pada rumah sakit.

Suasana di dalam ruangan terasa sejuk dan menenangkan. Pendingin ruangan (AC) serta televisi tersedia untuk membantu pasien dan keluarga merasa lebih nyaman selama masa perawatan. Setiap pagi, petugas kebersihan rutin membersihkan kamar dan kamar mandi sehingga kebersihan tetap terjaga dengan baik.

Kamar mandi berukuran sekitar 2×2 meter juga dilengkapi fasilitas memadai seperti kloset duduk dan pasokan air bersih yang lancar.

Di lorong rumah sakit tersedia dispenser air panas dan dingin yang dapat digunakan pasien maupun keluarga penjaga pasien. Fasilitas sederhana tersebut menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di sejumlah rumah sakit daerah.

Desain interior GMC yang modern dan elegan membuat suasana rumah sakit terasa lebih hangat dan tidak menegangkan.

Bahkan, sejumlah keluarga pasien menyebut pengalaman berobat di GMC lebih terasa seperti menginap di hotel dibanding berada di rumah sakit.

Tak hanya fasilitas, pelayanan tenaga medis dan staf rumah sakit juga mendapat apresiasi. Dokter, perawat, hingga petugas kebersihan dinilai sigap, cepat, dan tetap ramah dalam melayani pasien.

Selain pelayanan medis, kualitas makanan pasien juga dianggap baik dan cukup membantu proses pemulihan kesehatan pasien selama menjalani perawatan.

Dengan pelayanan yang terus dijaga dan fasilitas yang nyaman, GMC Takengon dinilai layak menjadi salah satu contoh standar pelayanan kesehatan modern di Aceh.

Ns. Fitri wulandari, S. Kep Mengatakan pihak rumah sakit Gayo medical Center (GMC) akan terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan dan kenyamanan pasien saat berobat ke GMC.

Kehadiran rumah sakit swasta dengan pelayanan profesional seperti ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta lainnya.

Masyarakat juga berharap dukungan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi terus memberikan dukungan agar rumah sakit dengan standar pelayanan baik dapat berkembang dan tetap melayani masyarakat melalui program BPJS Kesehatan.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB

25 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di OLAH RAGA