Menu

Mode Gelap
KAI Services Gandeng ADFood Services Tingkatkan Kualitas dan Keamanan Pangan di Kereta Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba Penjualan Tiket KA Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Tembus 584 Ribu, Rute Wisata jadi Favorit Mau Liburan Naik Kereta? Tiket dari Daop 1 Jakarta ke Sejumlah Kota Masih Tersedia Layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo, Mudahkan Jemaah Haji Embarkasi Solo Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan

RAGAM

Berobat di GMC Takengon, Serasa Menginap di Hotel

badge-check


 Berobat di GMC Takengon, Serasa Menginap di Hotel Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat dan nyaman, kehadiran GMC Hospital Takengon menjadi angin segar bagi warga Aceh Tengah dan sekitarnya.

Rumah sakit swasta yang didirikan pada tahun 2016 ini mulai resmi beroperasi pada 29 Januari 2024 dan kini berkembang menjadi salah satu fasilitas kesehatan modern yang banyak mendapat apresiasi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Direktur dr. Indra Lutfi, M.K.M., GMC hadir dengan konsep pelayanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga kenyamanan pasien dan keluarga.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh pasien dan keluarga yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien langsung mendapat penanganan cepat dari dokter dan perawat.

Proses administrasi berlangsung tertib dan tidak berbelit-belit. Petugas pendataan segera membantu proses administrasi pasien pengguna BPJS tanpa adanya perlakuan berbeda.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis dan pemasangan infus, pasien didiagnosis mengalami penyakit tipes dan kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap kelas tiga.

Kesan nyaman langsung terasa begitu memasuki ruang perawatan. Kamar berukuran sekitar 5×6 meter itu diisi dua tempat tidur pasien dengan kamar mandi masing-masing.

Ruangan tampak bersih, harum, tertata rapi, dan jauh dari kesan menyeramkan yang selama ini sering melekat pada rumah sakit.

Suasana di dalam ruangan terasa sejuk dan menenangkan. Pendingin ruangan (AC) serta televisi tersedia untuk membantu pasien dan keluarga merasa lebih nyaman selama masa perawatan. Setiap pagi, petugas kebersihan rutin membersihkan kamar dan kamar mandi sehingga kebersihan tetap terjaga dengan baik.

Kamar mandi berukuran sekitar 2×2 meter juga dilengkapi fasilitas memadai seperti kloset duduk dan pasokan air bersih yang lancar.

Di lorong rumah sakit tersedia dispenser air panas dan dingin yang dapat digunakan pasien maupun keluarga penjaga pasien. Fasilitas sederhana tersebut menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di sejumlah rumah sakit daerah.

Desain interior GMC yang modern dan elegan membuat suasana rumah sakit terasa lebih hangat dan tidak menegangkan.

Bahkan, sejumlah keluarga pasien menyebut pengalaman berobat di GMC lebih terasa seperti menginap di hotel dibanding berada di rumah sakit.

Tak hanya fasilitas, pelayanan tenaga medis dan staf rumah sakit juga mendapat apresiasi. Dokter, perawat, hingga petugas kebersihan dinilai sigap, cepat, dan tetap ramah dalam melayani pasien.

Selain pelayanan medis, kualitas makanan pasien juga dianggap baik dan cukup membantu proses pemulihan kesehatan pasien selama menjalani perawatan.

Dengan pelayanan yang terus dijaga dan fasilitas yang nyaman, GMC Takengon dinilai layak menjadi salah satu contoh standar pelayanan kesehatan modern di Aceh.

Ns. Fitri wulandari, S. Kep Mengatakan pihak rumah sakit Gayo medical Center (GMC) akan terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan dan kenyamanan pasien saat berobat ke GMC.

Kehadiran rumah sakit swasta dengan pelayanan profesional seperti ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta lainnya.

Masyarakat juga berharap dukungan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi terus memberikan dukungan agar rumah sakit dengan standar pelayanan baik dapat berkembang dan tetap melayani masyarakat melalui program BPJS Kesehatan.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan

13 Mei 2026 - 14:37 WIB

PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

13 Mei 2026 - 14:26 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Warga Cipayung Mulai Terapkan Pemilahan Sampah, Tuntut Perlengkapan Sarana dan Prasarana 

13 Mei 2026 - 13:00 WIB

TPK Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas Internasional 91 Persen

13 Mei 2026 - 11:59 WIB

SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 - 07:39 WIB

Stakeholders Pelabuhan Priok Perkuat Sinergi dan Kemitraan Melalui Raker IPEC 2026

13 Mei 2026 - 07:19 WIB

FIFGROUP Tegaskan Komitmen terhadap Tata Kelola yang Baik melalui Seminar Nasional Bersama Asosiasi Advokat Konstitusi

12 Mei 2026 - 19:32 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Perkuat Kesiapan Layanan Penumpang ke Kepulauan Seribu

12 Mei 2026 - 19:10 WIB

Trending di ANJUNGAN