Menu

Mode Gelap
Layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo, Mudahkan Jemaah Haji Embarkasi Solo Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket Warga Cipayung Mulai Terapkan Pemilahan Sampah, Tuntut Perlengkapan Sarana dan Prasarana 

RAGAM

PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

badge-check


 PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Perbesar

Wartatrans.com, NTT — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan usaha berbasis potensi daerah. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah membangun klaster usaha pala di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha berkelanjutan bagi perempuan desa.

Kabupaten Ngada dikenal memiliki hasil pala yang melimpah. Namun selama ini, hasil panen masyarakat umumnya masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah dengan nilai jual yang relatif rendah. Melihat kondisi tersebut, PNM bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menghadirkan program pengembangan klasterisasi usaha untuk membantu masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera, mengelola pala menjadi produk bernilai tambah.

Melalui konsep klasterisasi, pemberdayaan tidak hanya difokuskan pada produksi, tetapi juga mencakup pembentukan ekosistem usaha mulai dari budidaya, pengolahan hasil, pengemasan, hingga pemasaran produk.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan perempuan memiliki peranan besar dalam menopang perekonomian keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Karena itu, PNM ingin membuka ruang yang lebih luas agar perempuan di daerah mampu berkembang dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki.

“Potensi daerah harus bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat setempat. Kami ingin perempuan di desa memiliki kesempatan untuk tumbuh dan mandiri melalui usaha yang dekat dengan kehidupan mereka, salah satunya melalui komoditas pala di Ngada,” ujar Kindaris.

Dalam program tersebut, para nasabah PNM Mekaar mendapatkan berbagai pendampingan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, teknik pengolahan pala, pengemasan produk, hingga strategi memperluas akses pasar. Pendampingan itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperbesar peluang pemasaran.

Selain memperkuat ekonomi keluarga, pengembangan klaster pala juga menjadi bagian dari dukungan terhadap konsep One Village One Product (OVOP), yakni pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal di setiap daerah. Dengan pendekatan tersebut, setiap wilayah diharapkan mampu menciptakan produk khas yang memiliki daya saing dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

PNM menilai pengembangan usaha berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di daerah, sekaligus memperkuat kemandirian perempuan Indonesia melalui pemanfaatan kekayaan alam dan kearifan lokal.

“Melalui pendampingan dan pengembangan klaster usaha, kami berharap potensi lokal di berbagai daerah dapat terus berkembang menjadi sumber kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Kindaris.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan

13 Mei 2026 - 14:37 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Warga Cipayung Mulai Terapkan Pemilahan Sampah, Tuntut Perlengkapan Sarana dan Prasarana 

13 Mei 2026 - 13:00 WIB

TPK Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas Internasional 91 Persen

13 Mei 2026 - 11:59 WIB

SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 - 07:39 WIB

Stakeholders Pelabuhan Priok Perkuat Sinergi dan Kemitraan Melalui Raker IPEC 2026

13 Mei 2026 - 07:19 WIB

FIFGROUP Tegaskan Komitmen terhadap Tata Kelola yang Baik melalui Seminar Nasional Bersama Asosiasi Advokat Konstitusi

12 Mei 2026 - 19:32 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Perkuat Kesiapan Layanan Penumpang ke Kepulauan Seribu

12 Mei 2026 - 19:10 WIB

IZI Sediakan Rumah Singgah Bagi Keluarga Pasien Asal Aceh Tengah  ‎ 

12 Mei 2026 - 16:53 WIB

Trending di RAGAM