Menu

Mode Gelap
Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

RAGAM

PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

badge-check


 PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Perbesar

Wartatrans.com, NTT — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan usaha berbasis potensi daerah. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah membangun klaster usaha pala di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha berkelanjutan bagi perempuan desa.

Kabupaten Ngada dikenal memiliki hasil pala yang melimpah. Namun selama ini, hasil panen masyarakat umumnya masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah dengan nilai jual yang relatif rendah. Melihat kondisi tersebut, PNM bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menghadirkan program pengembangan klasterisasi usaha untuk membantu masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera, mengelola pala menjadi produk bernilai tambah.

Melalui konsep klasterisasi, pemberdayaan tidak hanya difokuskan pada produksi, tetapi juga mencakup pembentukan ekosistem usaha mulai dari budidaya, pengolahan hasil, pengemasan, hingga pemasaran produk.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan perempuan memiliki peranan besar dalam menopang perekonomian keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Karena itu, PNM ingin membuka ruang yang lebih luas agar perempuan di daerah mampu berkembang dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki.

“Potensi daerah harus bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat setempat. Kami ingin perempuan di desa memiliki kesempatan untuk tumbuh dan mandiri melalui usaha yang dekat dengan kehidupan mereka, salah satunya melalui komoditas pala di Ngada,” ujar Kindaris.

Dalam program tersebut, para nasabah PNM Mekaar mendapatkan berbagai pendampingan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, teknik pengolahan pala, pengemasan produk, hingga strategi memperluas akses pasar. Pendampingan itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperbesar peluang pemasaran.

Selain memperkuat ekonomi keluarga, pengembangan klaster pala juga menjadi bagian dari dukungan terhadap konsep One Village One Product (OVOP), yakni pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal di setiap daerah. Dengan pendekatan tersebut, setiap wilayah diharapkan mampu menciptakan produk khas yang memiliki daya saing dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

PNM menilai pengembangan usaha berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di daerah, sekaligus memperkuat kemandirian perempuan Indonesia melalui pemanfaatan kekayaan alam dan kearifan lokal.

“Melalui pendampingan dan pengembangan klaster usaha, kami berharap potensi lokal di berbagai daerah dapat terus berkembang menjadi sumber kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Kindaris.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

3 Juli 2026 - 12:28 WIB

265 Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Jalani Khitan Gratis, Senyum Warnai Masa Pemulihan

3 Juli 2026 - 11:16 WIB

Sebanyak 265 anak penyintas banjir di Aceh Tamiang mengikuti program khitan gratis yang digelar relawan dari Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026). (Foto:Serambinews)
Trending di RAGAM