Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

RAGAM

Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan

badge-check


 Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pemerhati lingkungan dari Yayasan Linge Gayo Raya, Mahakadri, menilai dana reboisasi yang digelontorkan pemerintah pusat untuk wilayah Aceh harus dikelola dengan mekanisme yang lebih efektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang.

Menurut Mahakadri, salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah memasukkan program reboisasi ke dalam skema Dana Desa, sehingga setiap desa memiliki kewajiban sekaligus tanggung jawab dalam menjalankan program penghijauan.

“Dana reboisasi ini sebaiknya dimasukkan ke dalam skema Dana Desa. Pemerintah pusat juga perlu menyiapkan tambahan alokasi anggaran khusus agar program penghijauan bisa berjalan maksimal di setiap desa,” ujar Mahakadri di Takengon, Selasa (12/5/2026).

Ia menyoroti berbagai kegagalan program bantuan bibit yang selama ini terjadi di lapangan. Menurutnya, banyak bibit tanaman yang akhirnya mati karena tidak disertai dukungan biaya perawatan dan operasional.

“Bibit sudah dibagikan, tetapi tidak ada perawatan lanjutan. Tidak tersedia pupuk maupun nutrisi yang dibutuhkan. Bahkan sering terlihat bibit hanya dibiarkan begitu saja di samping rumah warga,” katanya.

Mahakadri menjelaskan, minimnya anggaran operasional membuat masyarakat enggan melakukan penanaman.

“Masyarakat menolak menanam karena tidak ada biaya tanam dan biaya operasional. Akibatnya bibit mengering dan mati sebelum tertanam. Uang negara habis, tetapi target penghijauan tidak tercapai,” tegasnya.

Ia menilai pemerintah desa merupakan pihak yang paling memahami kondisi wilayah masing-masing, termasuk kawasan kritis, daerah rawan longsor, hingga jenis tanaman yang cocok dikembangkan.

Menurutnya, apabila dana reboisasi dikelola melalui desa, program penghijauan akan lebih cepat terealisasi dan tepat sasaran karena tidak terhambat birokrasi panjang. Selain itu, masyarakat juga akan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap keberhasilan program tersebut.

“Desa mengetahui kebutuhan lahannya sendiri. Dengan melibatkan seluruh desa, penghijauan ribuan hektare lahan bisa dilakukan secara merata,” ujarnya.

Mahakadri juga menekankan pentingnya reboisasi sebagai investasi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di wilayah Aceh Tengah.

Melalui skema Dana Desa, kata dia, pemerintah desa dapat menggunakan anggaran untuk membayar upah penanaman, membeli pupuk dan nutrisi tanaman, hingga melakukan perawatan pohon sampai tumbuh besar dan kuat.

“Tujuan akhirnya sederhana, pohon harus hidup dan tumbuh menjadi hutan yang rimbun. Ini merupakan investasi nyata untuk melindungi Aceh Tengah dari bencana sekaligus memberi manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.*** (Basaruddin/BSG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB

25 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di OLAH RAGA