Menu

Mode Gelap
Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030 Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

RAGAM

Warga Cipayung Mulai Terapkan Pemilahan Sampah, Tuntut Perlengkapan Sarana dan Prasarana 

badge-check


 Warga Cipayung Mulai Terapkan Pemilahan Sampah, Tuntut Perlengkapan Sarana dan Prasarana  Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA -– Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang pemilahan sampah dari sumber terus dilakukan di wilayah Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan ini melibatkan pengurus RT, RW, petugas lingkungan hidup hingga tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran warga memilah sampah rumah tangga.

Petugas pengawas lingkungan hidup Kecamatan Cipayung menjelaskan, kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang saat ini sudah dalam kondisi over kapasitas. Karena itu, warga Jakarta diwajibkan memilah sampah menjadi beberapa kategori, yakni organik, anorganik, B3 (bahan berbahaya dan beracun), serta residu.

“Mulai 1 Agustus nanti Bantargebang hanya menerima sampah residu saja. Jadi masyarakat harus mulai terbiasa memilah sampah dari rumah,” ujar Eli dan Lala pengawas Lingkungan Hidup Kel. Pondok Ranggon, Jakarta Timur di RT.07 RW. 03 Kel. Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Rabu (13/5/2026

Menurutnya, sosialisasi sudah dilakukan secara bertahap di sejumlah RT, mulai RT 8, 9, 10, 11 dan kini berlanjut di RT 7. Untuk mendukung program tersebut, pihak lingkungan hidup juga telah menyalurkan lima tong sampah berwarna biru untuk menampung sampah organik warga.

“Nantinya sampah organik yang sudah dipilah akan diambil setiap hari. Memang yang paling sulit itu mengubah pola pikir masyarakat karena sebagian masih menganggap memilah sampah itu ribet,” katanya.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya mengurangi volume sampah yang dibuang ke Bantargebang. Berdasarkan laporan per 11 Mei 2026, sampah organik yang berhasil dikumpulkan di Kecamatan Cipayung mencapai sekitar 1.898,2 kilogram.

Juhandi Misan Sekretaris RW 03 juga mengakui tingkat kepatuhan warga masih perlu ditingkatkan. Namun pihaknya terus melakukan edukasi dan sosialisasi secara door to door bekerja sama dengan petugas lingkungan hidup.

“Kita tidak berhenti sosialisasi ke warga. Mudah-mudahan semua RT memiliki kesadaran untuk memilah sampah dari sumbernya,” ujar Juhandi

Selain itu, RW 03 juga telah memiliki bank sampah sebagai langkah konkret pengurangan sampah rumah tangga. Dalam dua bulan terakhir, pihak RW mengklaim sudah terlihat penurunan volume sampah yang dibuang.

Tokoh masyarakat setempat menilai Jakarta saat ini sudah memasuki kondisi darurat sampah sehingga penanganannya harus dilakukan bersama-sama.

“Semua pihak harus bergerak. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan residu yang dibuang ke Bantargebang harus benar-benar dikurangi,” kata Eko Priyanto Ketua RT. 10 RW.03.

Meski tingkat kepatuhan warga belum maksimal, pengurus lingkungan optimistis program pemilahan sampah dapat berjalan efektif jika sosialisasi dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Program ini bagus, tapi ada biaya dan operasional secara konsisten. Program

tapi harus dijalankan secara konsisten dan sarana dan prasarana harus dilengkapi. Jadi kami pejabat bawah jangan hanya jadi operator, ” tegas Eko kesal

“Mestinya program ini masuk di wilayah Musrembang (Musyawarah rencana pembangunan) jadi ada dana yang dianggarkan di APBD bukan diambilkan dari dana lain yang tidak tetap.” Pungkas Eko Priyanto.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

3 Juli 2026 - 12:28 WIB

Trending di RAGAM