Menu

Mode Gelap
Qariah Tunanetra Kalbar Raih Juara Nasional PTQ RRI Serunya Sidang Terbuka PBA SMA MBS Zam-Zam Hidupnya ‘Rumah Kecil” dalam Perjalanan Mudik Lebaran Keluarga Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang Jelang Lebaran, Garuda Indonesia Hadirkan Program Diskon Tiket hingga 20% Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar

JALUR

Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

badge-check


 Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026 Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera merealisasikan pembebasan lahan jalur khusus angkutan tambang yang telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Kebijakan ini diambil untuk merespons keluhan warga Bogor Barat terkait dampak lalu lintas kendaraan tambang.

Penegasan tersebut disampaikan Rudy saat berdialog dengan perwakilan masyarakat dan pendemo dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin, 12 Januari 2026.

Menurut Rudy, pembangunan jalur khusus tambang menjadi solusi jangka panjang untuk memisahkan kendaraan tambang dari kawasan permukiman warga. “Pembebasan lahan sudah masuk dalam perencanaan dan akan dibiayai melalui APBD 2026,” kata Rudy.

Ia menyebutkan, langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang selama ini terdampak aktivitas angkutan tambang. Pemerintah daerah, kata dia, akan melaksanakan proses pembebasan lahan secara transparan dengan melibatkan berbagai pihak serta memperhatikan aspek hukum, sosial, dan lingkungan.

Rudy juga menegaskan pemerintah daerah tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat, tokoh lokal, dan pelaku usaha tambang agar kebijakan yang diambil dapat berjalan adil dan berkelanjutan.

“Sejak beberapa bulan terakhir kami berkomunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait operasional tambang di Bogor Barat. Respons Gubernur Jawa Barat sangat baik dan konstruktif,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui aksi unjuk rasa, menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan langsung dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.*** (Moel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidupnya ‘Rumah Kecil” dalam Perjalanan Mudik Lebaran Keluarga

4 Maret 2026 - 09:18 WIB

Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang

4 Maret 2026 - 09:03 WIB

2,7 Juta Pemudik Diproyeksikan Gunakan DAMRI, Tiket Mudik Lebaran Mulai Ramai Dipesan

3 Maret 2026 - 23:38 WIB

Raker 2026: Langkah Strategis PT Terminal Teluk Lamong Dorong Kolaborasi dan Inovasi

3 Maret 2026 - 22:46 WIB

Upaya Pencegahan Narkotika, Citilink dan BNN Perkuat Sinergi

3 Maret 2026 - 09:47 WIB

Rakor Lintas Sektor, Samakan Persepsi dan Perkuat Kesiapsiagaan Angkutan Lebaran

2 Maret 2026 - 22:05 WIB

Hadapi Nyepi, Kemenhub Atur Penutupan Sementara Penyeberangan ke Bali

2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Berlakukan Diskon Tarif Tol Sebesar 30 Persen

2 Maret 2026 - 21:04 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Forwahub Hadirkan Peduli Anak Yatim di Momen Ramadhan

2 Maret 2026 - 20:32 WIB

Kunjungi Terminal Teluk Lamong, Wali Kota Surabaya Pererat Kolaborasi Pengembangan Layanan Logistik

2 Maret 2026 - 16:55 WIB

Trending di ANJUNGAN