Menu

Mode Gelap
KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Insiden Bekasi Timur, 17 Pelanggan Masih Dirawat Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan Kemenhub Teken 2 Perjanjian Konsesi Strategis dengan PT Pelindo Dukung Kelancaran Logistik Wilayah, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi Perkuat Peran ASDP Ramaikan Forum Inabuyer 2026, Dorong UMKM Naik Kelas Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru: Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

JALUR

Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

badge-check


 Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026 Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera merealisasikan pembebasan lahan jalur khusus angkutan tambang yang telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Kebijakan ini diambil untuk merespons keluhan warga Bogor Barat terkait dampak lalu lintas kendaraan tambang.

Penegasan tersebut disampaikan Rudy saat berdialog dengan perwakilan masyarakat dan pendemo dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin, 12 Januari 2026.

Menurut Rudy, pembangunan jalur khusus tambang menjadi solusi jangka panjang untuk memisahkan kendaraan tambang dari kawasan permukiman warga. “Pembebasan lahan sudah masuk dalam perencanaan dan akan dibiayai melalui APBD 2026,” kata Rudy.

Ia menyebutkan, langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang selama ini terdampak aktivitas angkutan tambang. Pemerintah daerah, kata dia, akan melaksanakan proses pembebasan lahan secara transparan dengan melibatkan berbagai pihak serta memperhatikan aspek hukum, sosial, dan lingkungan.

Rudy juga menegaskan pemerintah daerah tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat, tokoh lokal, dan pelaku usaha tambang agar kebijakan yang diambil dapat berjalan adil dan berkelanjutan.

“Sejak beberapa bulan terakhir kami berkomunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait operasional tambang di Bogor Barat. Respons Gubernur Jawa Barat sangat baik dan konstruktif,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui aksi unjuk rasa, menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan langsung dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.*** (Moel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan

6 Mei 2026 - 21:10 WIB

Kemenhub Teken 2 Perjanjian Konsesi Strategis dengan PT Pelindo

6 Mei 2026 - 20:46 WIB

Dukung Kelancaran Logistik Wilayah, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi Perkuat Peran

6 Mei 2026 - 16:42 WIB

ASDP Ramaikan Forum Inabuyer 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

6 Mei 2026 - 16:27 WIB

Ribuan Kontainer Kosong Masuk IPC TPK Panjang, Topang Pergerakan Ekspor Sumatera

6 Mei 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

5 Mei 2026 - 22:39 WIB

SCI Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61% di Kuartal 1-2026 Buktikan Ketahanan Nasional

5 Mei 2026 - 20:00 WIB

KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026

5 Mei 2026 - 18:32 WIB

Pelita Air Hadirkan Produk UMKM di Atas Pesawat

5 Mei 2026 - 18:08 WIB

DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure

5 Mei 2026 - 17:10 WIB

Trending di BANDARA