Menu

Mode Gelap
100 Ribu Orang Sudah Menyebrang Lintas Jawa-Sumatera, Menhub Dudy Pastikan Kelancarannya Citilink Terbangi Rute Baru Jakarta-Pagar Alam Sumsel Urai Antrean di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara Menhub Dudy: Kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Teratasi Arus Mudik Makin Meningkat, Menhub Dudy Pastikan Rekayasa Lalin Efektif BPSDMP dan Pemkot Bogor Teken MoU, Siapkan SDM Transportasi Perkotaan

PERISTIWA

Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan 

badge-check


 Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan  Perbesar

Wrtatrans.com. Cilacap — Bupati Kebumen Lilis Nuryani kembali menyambangi Sekolah Rakyat kebumen yang berlokasi di jalan kenanga kecamatan Pejagoan, Jumat (21/11/2025). Dalam kesempatan itu, Lilis melakukan interaksi langsung dengan para siswa.

“Alhamdulillah ibu bisa hadir disini, bisa melihat anak anak yang ceria dan semangat. Kalian senang sekolah disini kan?” tanya bupati Lilis.

Bupati Kebumen – Lilis Nuryani, di sekolah Rakyat.

Dirinya juga kerap memberikan hadiah sebesar Rp 50 ribu bagi siswa yang berani berinteraksi dan bertanya langsung, kebetulan saat itu tengah menjalani latihan mata pelajaran Seni.

“Kalian harus berani ya dan jangan malu-malu untuk berbicara,” lanjutnya.

Tentang Sekolah Rakyat Kebumen.

Sekolah Rakyat Kebumen diketahui mulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada 30 September 2025. Sekolah ini merupakan rintisan sambil menunggu persiapan sekolah di lokasi baru yang akan didirikan di kecamatan Buayan. Sekolah ini menerapkan sistem boarding school ( Sekolah berasrama) sehingga mewajibkan siswa untuk tinggal di kompleks sekolah. Rekrutmen siswa didasarkan pada data Desil 1 dan Desil 2 dari data tunggal sosial ekonomi nasional (DT SEN) sesuai persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Siswa Sekolah Rakyat Kebumen.

Dari total sebanyak 100 murid terdiri 47 putri dan 53 putra. Mereka terbagi ke dalam dua jenjang. Jenjang SD 50 murid ( kelas IV, V dan VI) serta jenjang SMP 50 murid. Tenaga pendidik juga sudah disiapkan terdiri dari 8 guru yang resmi ditunjuk oleh Kemensos. Terdapat pula 16 orang wali asuh dan wali asrama yang berasal dari pendamping keluarga harapan (PKH). Tak ketinggalan, TAGANA (taruna siaga bencana) disiapkan untuk tugas sebagai juru masak, tenaga keamanan dan kebersihan.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muhammadiyah Sudah Tetapkan Kapan Idul Fitri 2026, Pemerintah Masih Menunggu Sidang Isbat 

18 Maret 2026 - 03:45 WIB

Dukung Ibadah Ramadhan Warga Ring Satu, IPC TPK Gelar Karpet di Delapan Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

18 Maret 2026 - 00:28 WIB

DAMRI Dukung Mudik Nyaman Bersama 2026, Pastikan Layanan Perjalanan Aman dan Nyaman

17 Maret 2026 - 22:23 WIB

Safari Politik, Agus Lamakarate Temui Ketua Muhammadiyah dan Pimpinan Majelis Dzikir Asmaul Husna

17 Maret 2026 - 16:50 WIB

IDSurvey Group Berangkatkan 1.400 Pemudik ke 10 Kota Tujuan dalam Program Mudik Bersama BUMN 2026

17 Maret 2026 - 14:23 WIB

Tim Media AHY Jateng, SICE Foundation, dan Wartatrans.com Berbagi Kebahagiaan Ramadhan 2026

17 Maret 2026 - 14:16 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Menunjuk Plt Bupati Cilacap, Kasus THRnya Semakin Menarik untuk Disimak

17 Maret 2026 - 14:00 WIB

Stephanie Meyerson, MUA Asal Pontianak, Juarai MasterChef Indonesia Season 13

17 Maret 2026 - 13:53 WIB

Parade Puisi hingga Wayang Hastabrata Semarakkan Ngaji Budaya di Purbalingga

17 Maret 2026 - 12:53 WIB

Humble Baker Perkenalkan Produk Artisan dan Rencana Ekspansi Lewat Media Gathering

17 Maret 2026 - 12:43 WIB

Trending di RAGAM