Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan Menteri PU Sampaikan Salam Presiden Prabowo, Tokoh Masyarakat Gayo Balas dengan Doa Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis

SUMBER DAYA

BPSDMP dan Pemkot Bogor Teken MoU, Siapkan SDM Transportasi Perkotaan

badge-check


 Kerja sama BPSDMP dan Pemkot Bogor Perbesar

Kerja sama BPSDMP dan Pemkot Bogor

Wartatrans.com, BOGOR – Jalin kemitraan strategis dalam pelaksanaan pembangunan daerah di bidang pengembangan SDM Transportasi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) jalin kesepakatan bersama (MoU) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

MoU ini ditandatangani Kepala BPSDMP Suharto dan Walikota Bogor Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Selasa (17/3/2026).

Suharto mengungkapkan MoU ini sebelumnya pernah dijalin antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) STTD, dengan Pemkot Bogor, yang menghasilkan 25 SDM Transportasi.

“MoU Pertama kali saya laksanakan dengan Walikota Bogor pada waktu itu, Bapak Bima Arya di Belitung saat saya masih menjadi Ketua STTD, dan melalui MoU pertama tersebut menghasilkan kurang lebih 20-25 SDM Transportasi bagi Kota Bogor,” ungkapnya.

Dia menekankan, melalui MoU ini, BPSDMP dan Pemerintah Kota Bogor akan bersama-sama menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.

Selain itu, BPSDMP melalui PTDI STTD juga siap melakukan sertifikasi bagi personel agar memiliki kompetensi di bidang transportasi.

Pihaknya juga akan mendukung penataan serta penguatan kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang terkait dengan sektor transportasi.

Kota Bogor mempunyai permasalahan Transportasi yang sangat kompleks, karena berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor, dan juga merupakan bagian dari aglomerasi Kota Jakarta.

Suharto mengingatkan, agar transportasi Kota Bogor dapat tertata dengan baik, transportasi bukan hanya tugas dari Dinas Perhubungan, akan tetapi tugas yang harus diselesaikan bersama-semua pihak, sesuai esensi dari MoU kali ini.

“Oleh karena itu alangkah baiknya, melalui MoU yang berlaku 5 tahun ke depan ini, dengan asumsi bahwa setiap tahun kita akan mengirimkan putra putri terbaik dari Kota Bogor untuk dididik di BPSDM Perhubungan dan kita kembalikan kepada Pemda sebagai ASN, ini tidak akan selamanya berkumpul di Dinas Perhubungan, karena sehebat-hebatnya Dinas Perhubungan dengan personel yang memiliki kompetensi.

Namun bila unit kerja lain tidak selaras dengan kompetensi tadi, maka kinerja transportasi akan berat, sehingga selanjutnya akan secara selektif untuk kita distribusikan dalam rangka akselerasi bagaimana percepatan pembangunan Transportasi.” Imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Walikota Bogor, Dedie menyampaikan, saat ini SDM yang diperlukan oleh Kota Bogor sesuai dengan hitungan BKPSDM Kota Bogor, masih ada defisit kebutuhan 8.000 orang.

“Defisit ini memang tidak mungkin kita penuhi seluruhnya. Namun, apabila pada bidang-bidang spesialis dapat diisi oleh orang-orang yang tepat, maka tujuan Reformasi Birokrasi yakni tidak membutuhkan banyak SDM, melainkan ramping struktur, kaya fungsi dapat tercapai. Inilah esensi pentingnya menyiapkan dan mendidik tenaga-tenaga spesialis, agar mampu mendukung kinerja birokrasi di daerah,” urainya.

Melalui MoU ini, ungkap Walikota Bogor, diharapkan dapat menjawab tuntutan kebutuhan SDM Kota Bogor sekarang dan masa depan.

Di mana dengan adanya MoU ini Pemkot Bogor dapat memastikan setiap kelulusan akan ada lima orang yang menjadi ASN membantu di bidang transportasi Kota Bogor.

“Karena memang bidangnya sangat spesialis di bidang transportasi, tentu ini adalah kebutuhan real perkotaan, sehingga ilmu, pengalaman dan networking yang diperoleh dari PTDI STTD diharapkan bisa terus berkontribusi dalam pengembangan sistem transportasi perkotaan di Kota Bogor. Mudah-mudahan ini membawa satu harapan baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut ke depan. Namun demikian, ilmu yang diperoleh juga harus ditularkan kepada yang lain yang belum berkesempatan belajar di PTDI STTD,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut MoU ini, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PTDI STTD dengan BKPSDM Kota Bogor, oleh Direktur PTDI STTD Avi Mukti Amin, dan Kepala BKPSDM Kota Bogor Dani Rahadian. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan

9 Juli 2026 - 06:56 WIB

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

BP3 Curug dan TNI AU Gelar Pelatihan Dangerous Goods

8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perkuat Akses Pendidikan Anak Marjinal, Gubernur DKI Jakarta Siapkan 8 Hektare Lahan Ekstra

6 Juli 2026 - 16:44 WIB

Keren! Taruna Poltekpel Surabaya Inovasi Sistem Pintar Monitoring Emisi Karbon Kapal

6 Juli 2026 - 16:29 WIB

Trending di SUMBER DAYA