Menu ✖

Mode Gelap
Walikota Semarang Sikapi Protes Padat dan Ribetnya Kegiatan PKK  Polri, BNN, dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara di Aceh dan Sumut KAI Tata Akses Karet-Sudirman Baru, Fasilitas Pendukung Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ibas Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni Indonesia HUT Ke-4 MentariTV Hadirkan Pesta Carnival, Keluarga Leslar hingga Bintang D’Academy 7 Siap Meriahkan Panggung Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

SUMBER DAYA

BPSDMP dan Pemkot Bogor Teken MoU, Siapkan SDM Transportasi Perkotaan

badge-check


 Kerja sama BPSDMP dan Pemkot Bogor Perbesar

Kerja sama BPSDMP dan Pemkot Bogor

Wartatrans.com, BOGOR – Jalin kemitraan strategis dalam pelaksanaan pembangunan daerah di bidang pengembangan SDM Transportasi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) jalin kesepakatan bersama (MoU) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

MoU ini ditandatangani Kepala BPSDMP Suharto dan Walikota Bogor Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Selasa (17/3/2026).

Suharto mengungkapkan MoU ini sebelumnya pernah dijalin antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) STTD, dengan Pemkot Bogor, yang menghasilkan 25 SDM Transportasi.

“MoU Pertama kali saya laksanakan dengan Walikota Bogor pada waktu itu, Bapak Bima Arya di Belitung saat saya masih menjadi Ketua STTD, dan melalui MoU pertama tersebut menghasilkan kurang lebih 20-25 SDM Transportasi bagi Kota Bogor,” ungkapnya.

Dia menekankan, melalui MoU ini, BPSDMP dan Pemerintah Kota Bogor akan bersama-sama menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.

Selain itu, BPSDMP melalui PTDI STTD juga siap melakukan sertifikasi bagi personel agar memiliki kompetensi di bidang transportasi.

Pihaknya juga akan mendukung penataan serta penguatan kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang terkait dengan sektor transportasi.

Kota Bogor mempunyai permasalahan Transportasi yang sangat kompleks, karena berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor, dan juga merupakan bagian dari aglomerasi Kota Jakarta.

Suharto mengingatkan, agar transportasi Kota Bogor dapat tertata dengan baik, transportasi bukan hanya tugas dari Dinas Perhubungan, akan tetapi tugas yang harus diselesaikan bersama-semua pihak, sesuai esensi dari MoU kali ini.

“Oleh karena itu alangkah baiknya, melalui MoU yang berlaku 5 tahun ke depan ini, dengan asumsi bahwa setiap tahun kita akan mengirimkan putra putri terbaik dari Kota Bogor untuk dididik di BPSDM Perhubungan dan kita kembalikan kepada Pemda sebagai ASN, ini tidak akan selamanya berkumpul di Dinas Perhubungan, karena sehebat-hebatnya Dinas Perhubungan dengan personel yang memiliki kompetensi.

Namun bila unit kerja lain tidak selaras dengan kompetensi tadi, maka kinerja transportasi akan berat, sehingga selanjutnya akan secara selektif untuk kita distribusikan dalam rangka akselerasi bagaimana percepatan pembangunan Transportasi.” Imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Walikota Bogor, Dedie menyampaikan, saat ini SDM yang diperlukan oleh Kota Bogor sesuai dengan hitungan BKPSDM Kota Bogor, masih ada defisit kebutuhan 8.000 orang.

“Defisit ini memang tidak mungkin kita penuhi seluruhnya. Namun, apabila pada bidang-bidang spesialis dapat diisi oleh orang-orang yang tepat, maka tujuan Reformasi Birokrasi yakni tidak membutuhkan banyak SDM, melainkan ramping struktur, kaya fungsi dapat tercapai. Inilah esensi pentingnya menyiapkan dan mendidik tenaga-tenaga spesialis, agar mampu mendukung kinerja birokrasi di daerah,” urainya.

Melalui MoU ini, ungkap Walikota Bogor, diharapkan dapat menjawab tuntutan kebutuhan SDM Kota Bogor sekarang dan masa depan.

Di mana dengan adanya MoU ini Pemkot Bogor dapat memastikan setiap kelulusan akan ada lima orang yang menjadi ASN membantu di bidang transportasi Kota Bogor.

“Karena memang bidangnya sangat spesialis di bidang transportasi, tentu ini adalah kebutuhan real perkotaan, sehingga ilmu, pengalaman dan networking yang diperoleh dari PTDI STTD diharapkan bisa terus berkontribusi dalam pengembangan sistem transportasi perkotaan di Kota Bogor. Mudah-mudahan ini membawa satu harapan baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut ke depan. Namun demikian, ilmu yang diperoleh juga harus ditularkan kepada yang lain yang belum berkesempatan belajar di PTDI STTD,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut MoU ini, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PTDI STTD dengan BKPSDM Kota Bogor, oleh Direktur PTDI STTD Avi Mukti Amin, dan Kepala BKPSDM Kota Bogor Dani Rahadian. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IPCC Catat Laba Bersih Rp177,18 Miliar hingga Kuartal III 2026, Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

24 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

23 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Pelindo Dukung Penanganan Bencana Melalui Fasilitasi Pengiriman Kontainer Pelayanan Kesehatan di NTT

23 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Perkuat Sinergi dengan Mitra, Pelindo Regional 2 Pulihkan Keuangan Negara Rp170 Miliar

23 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat

23 Oktober 2026 - 05:24 WIB

DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan

23 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batumandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol

22 Oktober 2026 - 20:51 WIB

KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban

22 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di PERON