Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: 81 Tahun HUT RI, Jakarta Ramai, Hidup, dan Tetap Aman Pemuda Gampong Babah Rot Sukses Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan Libur Panjang Maulid, KAI Daop 1 Catat 38.842 Pelanggan Berangkat dalam Sehari Kereta Compartment Suite Cetak Rekor Pelanggan Tertinggi, Naik 51,47% hingga Juli 2026 Mantap, Bank Berebut Ekosistem Suporter di Kompetisi Super League 2026/2027 Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

PERON

Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk

badge-check


 Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 23.156.353 pergerakan pelanggan kereta api jarak jauh (KAJJ) di 10 stasiun dengan mobilitas tertinggi selama Semester I 2026 atau periode Januari–Juni.

Stasiun Pasar Senen menempati posisi teratas dengan 3.849.606 pelanggan naik dan turun, disusul Stasiun Gambir dan Stasiun Yogyakarta.

KAI menilai tingginya mobilitas tersebut tidak hanya mencerminkan peran kereta api sebagai tulang punggung transportasi antarkota, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi, pariwisata, dan usaha masyarakat di kawasan sekitar stasiun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, data pergerakan pelanggan di stasiun menjadi cerminan pentingnya kereta api dalam menopang mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di kota-kota tujuan.

“Stasiun dengan pergerakan tertinggi umumnya berada di kota yang menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, budaya, dan pariwisata. Setiap pelanggan yang tiba dan berangkat dari stasiun ikut menggerakkan banyak aktivitas di sekitarnya, mulai dari transportasi lanjutan, kuliner, penginapan, pusat oleh-oleh, hingga pelaku usaha lokal,” ujar Anne.

Peringkat pertama ditempati Stasiun Pasar Senen dengan 3.849.606 pelanggan naik dan turun. Terletak di Jakarta Pusat, stasiun ini menjadi stasiun KA Jarak Jauh dengan pergerakan tertinggi di Indonesia pada Semester I 2026. Pasar Senen melayani banyak perjalanan menuju berbagai kota di Pulau Jawa. Tingginya pergerakan pelanggan di stasiun ini turut menghidupkan aktivitas di kawasan sekitar, seperti transportasi lanjutan, kuliner, penginapan, dan kebutuhan perjalanan masyarakat.

Di peringkat kedua terdapat Stasiun Gambir dengan 3.227.508 pelanggan naik dan turun. Stasiun yang juga berada di Jakarta Pusat ini memiliki posisi strategis karena dekat dengan pusat pemerintahan, kawasan bisnis, hotel, perkantoran, Monas, dan berbagai destinasi wisata kota. Gambir menjadi salah satu pintu utama perjalanan KA Jarak Jauh dari ibu kota, terutama bagi pelanggan bisnis, kedinasan, wisata, dan perjalanan keluarga.

Peringkat ketiga ditempati Stasiun Yogyakarta dengan 3.217.240 pelanggan naik dan turun. Berada di Kota Yogyakarta, stasiun ini menjadi simpul penting menuju kota pendidikan, budaya, dan pariwisata. Pergerakan pelanggan di Stasiun Yogyakarta berkaitan erat dengan aktivitas wisata, kampus, hotel, kuliner, pusat oleh-oleh, kawasan Malioboro, serta usaha masyarakat yang tumbuh di sekitar destinasi dan akses transportasi lanjutan.

Selanjutnya, Stasiun Semarang Tawang berada di peringkat keempat dengan 2.152.894 pelanggan naik dan turun. Terletak di Kota Semarang, stasiun ini menjadi titik penting pada lintas utara Jawa. Lokasinya dekat dengan kawasan Kota Lama, pusat kuliner, hotel, dan kawasan ekonomi kota. Dengan pergerakan pelanggan yang tinggi, Semarang Tawang ikut mendukung kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Peringkat kelima ditempati Stasiun Surabaya Gubeng dengan 1.904.845 pelanggan naik dan turun. Berada di Kota Surabaya, stasiun ini menjadi salah satu simpul utama perjalanan KA Jarak Jauh di Jawa Timur. Surabaya sebagai pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan wisata kota membuat Gubeng memiliki peran besar dalam mempertemukan pelanggan dengan berbagai aktivitas masyarakat, termasuk hotel, kuliner, pusat belanja, dan moda lanjutan.

Di peringkat keenam, Stasiun Purwokerto mencatat 1.839.475 pelanggan naik dan turun. Terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, stasiun ini menjadi titik penting pada lintas selatan Jawa. Purwokerto melayani mobilitas masyarakat Banyumas Raya dan daerah sekitarnya. Pergerakan pelanggan di stasiun ini ikut mendukung aktivitas kuliner lokal, penginapan, transportasi menuju kawasan wisata, serta usaha masyarakat di sekitar stasiun.

Peringkat ketujuh ditempati Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 1.823.529 pelanggan naik dan turun. Berada di Kota Surabaya, stasiun ini memperkuat peran Surabaya sebagai kota dengan dua stasiun besar dalam daftar 10 besar nasional. Surabaya Pasarturi banyak melayani perjalanan di lintas utara Jawa, termasuk menuju Semarang, Cirebon, Jakarta, dan kota-kota lain. Pergerakan pelanggan dari stasiun ini turut menopang aktivitas ekonomi kawasan, mulai dari transportasi lanjutan, kuliner, hotel, hingga perdagangan.

Selanjutnya, Stasiun Semarang Poncol berada di peringkat kedelapan dengan 1.740.518 pelanggan naik dan turun. Terletak di Kota Semarang, stasiun ini melengkapi peran Semarang Tawang dalam melayani perjalanan KA Jarak Jauh. Masuknya dua stasiun Semarang dalam daftar 10 besar menunjukkan kuatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dari dan menuju ibu kota Jawa Tengah, termasuk perjalanan wisata, keluarga, pekerjaan, dan kegiatan usaha.

Peringkat kesembilan ditempati Stasiun Solo Balapan dengan 1.706.290 pelanggan naik dan turun. Berada di Kota Surakarta, stasiun ini melayani perjalanan dari kota budaya, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata. Solo Balapan menjadi simpul penting bagi wisatawan dan masyarakat yang menuju kawasan budaya, kuliner, pusat batik, hotel, serta berbagai kegiatan ekonomi kreatif di Solo dan sekitarnya.

Peringkat kesepuluh ditempati Stasiun Bandung dengan 1.694.448 pelanggan naik dan turun. Terletak di Kota Bandung, stasiun ini menjadi pintu utama perjalanan KA Jarak Jauh dari dan menuju ibu kota Jawa Barat. Bandung memiliki daya tarik kuat sebagai kota pendidikan, wisata, kuliner, ekonomi kreatif, dan tujuan akhir pekan. Pergerakan pelanggan di Stasiun Bandung ikut memberi dampak bagi pelaku usaha di sekitar stasiun, mulai dari transportasi lokal, penginapan, kuliner, hingga pusat belanja.

Anne menambahkan, tingginya pergerakan pelanggan di 10 stasiun tersebut menjadi masukan penting bagi KAI dalam menata layanan stasiun ke depan. Menurutnya, semakin besar pergerakan pelanggan, semakin besar pula kebutuhan untuk menghadirkan alur perjalanan yang lebih nyaman, jelas, tertib, dan mudah diakses.

“Data ini menjadi bahan evaluasi bagi KAI untuk terus melakukan penataan stasiun, baik dari sisi alur pelanggan, ruang tunggu, informasi perjalanan, kebersihan, keamanan, akses integrasi, maupun kesiapan petugas. Tujuannya agar pelanggan merasa semakin nyaman sejak tiba di stasiun, menunggu keberangkatan, hingga melanjutkan perjalanan di kota tujuan,” ujar Anne.

Anne mengatakan, stasiun dengan pergerakan tinggi juga memiliki dampak luas bagi masyarakat sekitar. Ketika pelanggan naik dan turun di stasiun, aktivitas tersebut ikut menggerakkan transportasi lanjutan, kuliner, penginapan, pusat oleh-oleh, UMKM, serta destinasi wisata di kota tersebut.

“KAI melihat stasiun sebagai ruang mobilitas yang terhubung langsung dengan kehidupan kota. Karena itu, penataan stasiun perlu terus dilakukan agar layanan kepada pelanggan semakin baik, sekaligus memberi manfaat bagi pariwisata, ekonomi lokal, dan masyarakat sekitar,” tutup Anne.
Berikut Top 10 stasiun dengan pergerakan pelanggan KA Jarak Jauh tertinggi pada Semester I 2026:

1. Stasiun Pasar Senen: 3.849.606 pelanggan naik dan turun
2. Stasiun Gambir: 3.227.508 pelanggan naik dan turun
3. Stasiun Yogyakarta: 3.217.240 pelanggan naik dan turun
4. Stasiun Semarang Tawang: 2.152.894 pelanggan naik dan turun
5. Stasiun Surabaya Gubeng: 1.904.845 pelanggan naik dan turun
6. Stasiun Purwokerto: 1.839.475 pelanggan naik dan turun
7. Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.823.529 pelanggan naik dan turun
8. Stasiun Semarang Poncol: 1.740.518 pelanggan naik dan turun
9. Stasiun Solo Balapan: 1.706.290 pelanggan naik dan turun
10. Stasiun Bandung: 1.694.448 pelanggan naik dan turun.

(fahmi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Libur Panjang Maulid, KAI Daop 1 Catat 38.842 Pelanggan Berangkat dalam Sehari

23 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Kereta Compartment Suite Cetak Rekor Pelanggan Tertinggi, Naik 51,47% hingga Juli 2026

23 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung

22 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Libur Maulid Nabi, KAI Divre III Palembang Siapkan 19.200 Kursi, Tiket Terjual 119 Persen

22 Agustus 2026 - 21:10 WIB

KAI Commuter Dekatkan Transportasi Publik dengan Generasi Muda Lewat Commuter Skate Games

22 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Juli 2026, Rekor Baru! Hampir 97 Ribu Wisman Naik Kereta Api Jarak Jauh

22 Agustus 2026 - 20:48 WIB

KAI Services Naik Kelas, Raih Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026

22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

KAI Gelar Groundbreaking Hunian Manggarai, Dekatkan Tempat Tinggal dengan Transportasi Publik

21 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Hunian Manggarai Resmi Dibangun, Sediakan 3.784 Unit Rumah Terjangkau Terintegrasi Transportasi

21 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Groundbreaking Hunian Manggarai: KAI Terget Rumah Terjangkau di Tengah Kota Siap 18 Bulan

21 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Trending di NASIONAL