Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan 

badge-check


 Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan  Perbesar

Wrtatrans.com. Cilacap — Bupati Kebumen Lilis Nuryani kembali menyambangi Sekolah Rakyat kebumen yang berlokasi di jalan kenanga kecamatan Pejagoan, Jumat (21/11/2025). Dalam kesempatan itu, Lilis melakukan interaksi langsung dengan para siswa.

“Alhamdulillah ibu bisa hadir disini, bisa melihat anak anak yang ceria dan semangat. Kalian senang sekolah disini kan?” tanya bupati Lilis.

Bupati Kebumen – Lilis Nuryani, di sekolah Rakyat.

Dirinya juga kerap memberikan hadiah sebesar Rp 50 ribu bagi siswa yang berani berinteraksi dan bertanya langsung, kebetulan saat itu tengah menjalani latihan mata pelajaran Seni.

“Kalian harus berani ya dan jangan malu-malu untuk berbicara,” lanjutnya.

Tentang Sekolah Rakyat Kebumen.

Sekolah Rakyat Kebumen diketahui mulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada 30 September 2025. Sekolah ini merupakan rintisan sambil menunggu persiapan sekolah di lokasi baru yang akan didirikan di kecamatan Buayan. Sekolah ini menerapkan sistem boarding school ( Sekolah berasrama) sehingga mewajibkan siswa untuk tinggal di kompleks sekolah. Rekrutmen siswa didasarkan pada data Desil 1 dan Desil 2 dari data tunggal sosial ekonomi nasional (DT SEN) sesuai persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Siswa Sekolah Rakyat Kebumen.

Dari total sebanyak 100 murid terdiri 47 putri dan 53 putra. Mereka terbagi ke dalam dua jenjang. Jenjang SD 50 murid ( kelas IV, V dan VI) serta jenjang SMP 50 murid. Tenaga pendidik juga sudah disiapkan terdiri dari 8 guru yang resmi ditunjuk oleh Kemensos. Terdapat pula 16 orang wali asuh dan wali asrama yang berasal dari pendamping keluarga harapan (PKH). Tak ketinggalan, TAGANA (taruna siaga bencana) disiapkan untuk tugas sebagai juru masak, tenaga keamanan dan kebersihan.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

“Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

26 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

7Dunia Seandainya Engkau Tahu Single Raih Ratusan Ribu Views YouTube, Kini Tembus Puluhan Ribu Stream Spotify

26 Agustus 2026 - 13:48 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Trending di RAGAM