Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster KAI Raih Dua Penghargaan CX100 2026, Peringkat ke-7 BUMN Terbaik dalam Pengalaman Pelanggan Diprotes Para Seniman, Seno Gumira Ajidarma Jelaskan Alasan Akademi Jakarta Tetapkan 25 Anggota DKJ, Bukan 30 Dialog FKSTIM, Akademi Jakarta dan Biro Hukum Buntu, Polemik Pemilihan Anggota DKJ Memanas

PERISTIWA

Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan 

badge-check


 Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan  Perbesar

Wrtatrans.com. Cilacap — Bupati Kebumen Lilis Nuryani kembali menyambangi Sekolah Rakyat kebumen yang berlokasi di jalan kenanga kecamatan Pejagoan, Jumat (21/11/2025). Dalam kesempatan itu, Lilis melakukan interaksi langsung dengan para siswa.

“Alhamdulillah ibu bisa hadir disini, bisa melihat anak anak yang ceria dan semangat. Kalian senang sekolah disini kan?” tanya bupati Lilis.

Bupati Kebumen – Lilis Nuryani, di sekolah Rakyat.

Dirinya juga kerap memberikan hadiah sebesar Rp 50 ribu bagi siswa yang berani berinteraksi dan bertanya langsung, kebetulan saat itu tengah menjalani latihan mata pelajaran Seni.

“Kalian harus berani ya dan jangan malu-malu untuk berbicara,” lanjutnya.

Tentang Sekolah Rakyat Kebumen.

Sekolah Rakyat Kebumen diketahui mulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada 30 September 2025. Sekolah ini merupakan rintisan sambil menunggu persiapan sekolah di lokasi baru yang akan didirikan di kecamatan Buayan. Sekolah ini menerapkan sistem boarding school ( Sekolah berasrama) sehingga mewajibkan siswa untuk tinggal di kompleks sekolah. Rekrutmen siswa didasarkan pada data Desil 1 dan Desil 2 dari data tunggal sosial ekonomi nasional (DT SEN) sesuai persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Siswa Sekolah Rakyat Kebumen.

Dari total sebanyak 100 murid terdiri 47 putri dan 53 putra. Mereka terbagi ke dalam dua jenjang. Jenjang SD 50 murid ( kelas IV, V dan VI) serta jenjang SMP 50 murid. Tenaga pendidik juga sudah disiapkan terdiri dari 8 guru yang resmi ditunjuk oleh Kemensos. Terdapat pula 16 orang wali asuh dan wali asrama yang berasal dari pendamping keluarga harapan (PKH). Tak ketinggalan, TAGANA (taruna siaga bencana) disiapkan untuk tugas sebagai juru masak, tenaga keamanan dan kebersihan.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara

13 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster

13 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Diprotes Para Seniman, Seno Gumira Ajidarma Jelaskan Alasan Akademi Jakarta Tetapkan 25 Anggota DKJ, Bukan 30

13 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Dialog FKSTIM, Akademi Jakarta dan Biro Hukum Buntu, Polemik Pemilihan Anggota DKJ Memanas

13 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, 230 Hektare Sawah Terdampak dan Hampir 100 Ribu Jiwa Dilanda Krisis Air

13 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Disorot, Teken 9 Siteplan Summarecon di Atas Tanah Warisan yang Masih Bersengketa

13 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Waduk Jatiluhur Menyusut, Dasar Waduk Jadi Kebun Warga, Ancaman Krisis Air Mengintai Jakarta

13 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Trending di RAGAM