Menu

Mode Gelap
KAI dan Railfans Berkumpul di Balaiyasa Manggarai dalam Community Gathering 2026 PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja! IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025 Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

PERISTIWA

Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan 

badge-check


					Bupati Kebumen Lilis Nuryani Sambangi Sekolah Rakyat Pejagoan  Perbesar

Wrtatrans.com. Cilacap — Bupati Kebumen Lilis Nuryani kembali menyambangi Sekolah Rakyat kebumen yang berlokasi di jalan kenanga kecamatan Pejagoan, Jumat (21/11/2025). Dalam kesempatan itu, Lilis melakukan interaksi langsung dengan para siswa.

“Alhamdulillah ibu bisa hadir disini, bisa melihat anak anak yang ceria dan semangat. Kalian senang sekolah disini kan?” tanya bupati Lilis.

Bupati Kebumen – Lilis Nuryani, di sekolah Rakyat.

Dirinya juga kerap memberikan hadiah sebesar Rp 50 ribu bagi siswa yang berani berinteraksi dan bertanya langsung, kebetulan saat itu tengah menjalani latihan mata pelajaran Seni.

“Kalian harus berani ya dan jangan malu-malu untuk berbicara,” lanjutnya.

Tentang Sekolah Rakyat Kebumen.

Sekolah Rakyat Kebumen diketahui mulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada 30 September 2025. Sekolah ini merupakan rintisan sambil menunggu persiapan sekolah di lokasi baru yang akan didirikan di kecamatan Buayan. Sekolah ini menerapkan sistem boarding school ( Sekolah berasrama) sehingga mewajibkan siswa untuk tinggal di kompleks sekolah. Rekrutmen siswa didasarkan pada data Desil 1 dan Desil 2 dari data tunggal sosial ekonomi nasional (DT SEN) sesuai persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Siswa Sekolah Rakyat Kebumen.

Dari total sebanyak 100 murid terdiri 47 putri dan 53 putra. Mereka terbagi ke dalam dua jenjang. Jenjang SD 50 murid ( kelas IV, V dan VI) serta jenjang SMP 50 murid. Tenaga pendidik juga sudah disiapkan terdiri dari 8 guru yang resmi ditunjuk oleh Kemensos. Terdapat pula 16 orang wali asuh dan wali asrama yang berasal dari pendamping keluarga harapan (PKH). Tak ketinggalan, TAGANA (taruna siaga bencana) disiapkan untuk tugas sebagai juru masak, tenaga keamanan dan kebersihan.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja!

14 Januari 2026 - 20:52 WIB

IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 20:34 WIB

Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan

14 Januari 2026 - 19:48 WIB

Direktur CV Tanoga Trading Company Salurkan Bantuan dari BFLF untuk Korban Banjir Bandang di Desa Tebuk Aceh Tengah

14 Januari 2026 - 15:41 WIB

Relawan Salurkan Bantuan dan Air Bersih untuk Korban Bencana di Silihnara

14 Januari 2026 - 13:19 WIB

Trending di PERISTIWA