Menu

Mode Gelap
Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari

ANJUNGAN

Cek Kesiapan Angkutan Nataru di Maluku, Menhub Dudy Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

badge-check


 Menhub di salah satu simpul transportasi di Maluku Perbesar

Menhub di salah satu simpul transportasi di Maluku

Wartatrans.com, AMBON – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Maluku, Kamis (18/12/2025).

Menhub mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem serta pentingnya memastikan keselamatan masyarakat dalam melakukan perjalanan.

“Kita mendapat amanah negara untuk melayani masyarakat sebaik mungkin, memastikan saudara kita dapat melakukan perjalanan ke tempat tujuan dengan aman dan selamat serta kembali lagi dengan aman dan selamat,” tutur Menhub Dudy di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.

Menhub menyampaikan penyelenggaraan angkutan Nataru sudah menjadi rutinitas tahunan.

Namun demikian, setiap event besar tidak boleh dianggap sebagai rutinitas.

“Kita harus memperhatikan hal – hal kecil. Ada informasi terkait pelayanan, informasi sekecil apapun yang berdampak pada pelayanan harus diperhatikan dengan baik,” ungkapnya.

Dia menegaskan, pelaksanaan angkutan Nataru 2025/2026 khususnya wilayah Maluku harus zero accident dan zero fatality.

Sejumlah mitigasi perlu dilakukan, terutama untuk mengantisipasi adanya cuaca ekstrem.

“Patroli jalur pelayaran perlu digalakkan, untuk memastikan kru-kru kapal yang melayani jalur tersebut merasa aman. Patroli dapat dilakukan secara bergantian, baik dengan Polairud, TNI Angkatan Laut maupun stakeholder terkait yang memiliki armada kapal patroli sehingga jalur dapat dipastikan aman, terutama berkaitan dengan cuaca,” papar Menhub.

Wilayah Maluku merupakan salah satu kota tujuan perjalanan Nataru terbesar melalui jalur laut.

Berdasarkan survei potensi pergerakan orang pada masa Nataru, pelabuhan di wilayah Ambon masuk dalam 10 besar pelabuhan asal maupun pelabuhan tujuan masyarakat pada perjalanan Nataru 2025/2026.

Puncak arus mudik Nataru di Pelabuhan Yos Sudarso diperkirakan terjadi pada 19 Desember 2025.

Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 3 Januari 2026.

Untuk mendukung perjalanan masyarakat dari wilayah Ambon, sebanyak 38 unit kapal telah disiapkan, dengan kapasitas angkut hingga 65.263 penumpang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa serta Direktur Utama PT ASDP Indonwsia Ferry, Heru Widodo. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media

16 Februari 2026 - 21:08 WIB

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim

16 Februari 2026 - 14:29 WIB

Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

DJPU Tingkatkan Penguatan Keamanan Penerbangan Perintis di Papua

16 Februari 2026 - 11:23 WIB

Bandara di Papua
Trending di BANDARA