Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

PERON

Ceritakan Kerasnya Hidup di Priok, Sahroni Panen Dukungan dari Warganet

badge-check


					Ceritakan Kerasnya Hidup di Priok, Sahroni Panen Dukungan dari Warganet Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Anggota DPR RI non aktif Ahmad Sahroni membagikan kisahnya di akun Instagram miliknya. Bagi dia, putusan non aktif dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) adalah bagian dari pelajaran hidup dan ujian konsistensi baginya untuk terus berbuat kebaikan.

“Ini satu pembelajaran. Mudah-mudahan pengalaman yang membuat saya lebih dewasa dan lebih bijak,” kata Sahroni dalam video yang diunggah di akun resmi Instagram miliknya, @ahmadsahroni88, pada Jumat, 21 November 2025.

Selain lebih bijak, Sahroni juga semakin menyadari bahwa perjuangan dia sebagai anggota DPR RI yang berdiri di pihak korban kasus-kasus hukum harus lebih keras lagi. Sebab, banyak kasus-kasus viral yang membuat aksi-aksi pembelaannya banyak dirindukan.

Apalagi, tak banyak anggota DPR RI yang melakukan pembelaan korban hukum seperti Sahroni. Akibatnya, selama Sahroni non aktif di DPR RI, tak ada lagi yang membela rakyat kecil yang jadi korban dalam kasus-kasus hukum.

“Saya tidak akan berhenti untuk melakukan kebaikan kepada semua orang,” kata politisi Partai NasDem itu. “Politik bukan tentang menjadi sempurna. Tapi tetap berusaha baik bahkan saat orang tidak percaya,” katanya lagi.

Video tersebut pun langsung menuai komentar. Banyak yang memberikan dukungan kepada Sahroni melalui komentar dan emoji. “Semangat ndan. Ndan orang baik,” kata akun @ferry3yi. “Pasti ada hikmahnya om,” tulis @cikonenginfo. “Tetap konsisten membantu orang yang membutuhkan,” tambah @achmadwinarso.

Sahroni menganggap apa yang terjadi pada dirinya adalah bagian dari perjalanan hidup. Kehidupan sebagai anak Priok yang keras mengajarkannya untuk tidak lari menghadapi kerasnya keadaan. Apalagi, menjadi anggota DPR bukan tujuannya karena jauh sebelumnya dia sudah sukses sebagai pengusaha. Bahkan dikenal sebagai crazy rich Priok.

Dalam video tersebut, Sahroni bercerita bahwa dia dibesarkan di salah satu kawasan paling keras di Jakarta. Hidup Sahroni sangat sederhana hingga masa kecil dan remajanya harus dihabiskan dengan menjalani berbagai pekerjaan kasar untuk bisa bertahan hidup. Saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Sahroni bekerja apa saja, mulai dari tukang semir sepatu, jual es, bahkan ojek payung.

Lulus SMA, Sahroni tidak bisa kuliah karena tidak ada biaya. Dia memutuskan untuk jadi supir tembak, supir truk, dan buruh pelabuhan Tanjung Priok. “Priok itu keras. Dan di situlah seorang anak tumbuh jadi kuat sejak kecil. Bukan dari keturunan kaya tapi dari perjuangan,” katanya.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut

15 Januari 2026 - 21:23 WIB

KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur

15 Januari 2026 - 20:48 WIB

Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen

15 Januari 2026 - 20:16 WIB

Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

15 Januari 2026 - 20:08 WIB

Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, Lebih 37 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api

15 Januari 2026 - 15:47 WIB

Trending di PERON