Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen Prabowo Perkuat Arah Baru Ekonomi, Disiplin Fiskal dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas Pasca Pergantian Menkeu

PERON

Dua Insiden Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur

badge-check


 Dua Insiden Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkap dua kejadian beruntun dalam kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, peristiwa pertama terjadi saat KRL relasi Cikarang tertemper taksi listrik berwarna hijau (green SM) di perlintasan sebidang tanpa penjaga resmi dekat Stasiun Bekasi Timur.

“Satu rangkaian dua kejadian. Yang kita lihat trigernya itu adalah yang pertama tadi,” ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Sebelumya kejadi KRL dari arah Cikarang tertemper green SM di perlintasan yang biasanya hanya dijaga warga. Lokasinya memanf sangat dekat dengan Stasiun Bekasi Timur dan KRL yang tetemper itu hendak menuju stasiun terdeket yaitu stasiun tersebut.

Namun beberapa menit kemudian, insiden kedua terjadi. KRL yang sedang berhenti, yang baru saja manurukan dan menaikkan penumpang di Stasiun Bakasi Timur dari arah Jakarta menuju Cikarang baru saja jalan tiba-tiba tertabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya.

Bobby menerangkan, insiden tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, tiga orang sempat terperangkap, dan 79 korban menjalani observasi di sejumlah rumah sakit.

Diketahui, kejadian kecelakaan KRL tertemper taksi terjadi pada pukul 20.55 WIB. Kejadian kecelakaan Argo Bromo Anggrek dengan KRL terjadi pada pukul 20.59 WIB.

Akibat insiden itu, rangkaian KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur untuk proses evakuasi penumpang tertabrak KA Jarak Jauh yang tidak sempat ngerem dan petigas juga melakukan penanganan taksi yang tertabrak KRL.

“Perjam 1.24, treck kita yang di jalur hilir sudah beroperasi, setelah kita tadi mengvakuasi mobil taksi beserta KRLnya yang tertemper oleh mobil taksi itu,” ujar Bobby.

Ia menegaskan, dua kejadian tersebut melibatkan satu rangkaian KRL dengan pemicu awal berasal dari tabrakan antara kereta dan kendaraan di perlintasan liar.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19,24 Persen, Tembus 3,9 Juta Ton hingga Agustus 2026

11 September 2026 - 05:06 WIB

Dari Lubuk Linggau hingga Ketapang, Kereta Api Menjadi Bagian dari Pertumbuhan Kota Sejak 159 Tahun Lalu

11 September 2026 - 01:06 WIB

Kebutuhan Pembangunan LRT Jakarta Fase 2A Rp7,8 Triliun

10 September 2026 - 12:57 WIB

Trending di PERON