Menu

Mode Gelap
Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026 SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah Pembahasan Tarif Transjabodetabek Masih Bergulir, Transjakarta Sebut Belum Final Halimah Munawir Raih Penghargaan Kategori Inovator pada HUT PT Majmu Musti Sundaya Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya

PERON

Dua Insiden Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur

badge-check


 Dua Insiden Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkap dua kejadian beruntun dalam kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, peristiwa pertama terjadi saat KRL relasi Cikarang tertemper taksi listrik berwarna hijau (green SM) di perlintasan sebidang tanpa penjaga resmi dekat Stasiun Bekasi Timur.

“Satu rangkaian dua kejadian. Yang kita lihat trigernya itu adalah yang pertama tadi,” ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Sebelumya kejadi KRL dari arah Cikarang tertemper green SM di perlintasan yang biasanya hanya dijaga warga. Lokasinya memanf sangat dekat dengan Stasiun Bekasi Timur dan KRL yang tetemper itu hendak menuju stasiun terdeket yaitu stasiun tersebut.

Namun beberapa menit kemudian, insiden kedua terjadi. KRL yang sedang berhenti, yang baru saja manurukan dan menaikkan penumpang di Stasiun Bakasi Timur dari arah Jakarta menuju Cikarang baru saja jalan tiba-tiba tertabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya.

Bobby menerangkan, insiden tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, tiga orang sempat terperangkap, dan 79 korban menjalani observasi di sejumlah rumah sakit.

Diketahui, kejadian kecelakaan KRL tertemper taksi terjadi pada pukul 20.55 WIB. Kejadian kecelakaan Argo Bromo Anggrek dengan KRL terjadi pada pukul 20.59 WIB.

Akibat insiden itu, rangkaian KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur untuk proses evakuasi penumpang tertabrak KA Jarak Jauh yang tidak sempat ngerem dan petigas juga melakukan penanganan taksi yang tertabrak KRL.

“Perjam 1.24, treck kita yang di jalur hilir sudah beroperasi, setelah kita tadi mengvakuasi mobil taksi beserta KRLnya yang tertemper oleh mobil taksi itu,” ujar Bobby.

Ia menegaskan, dua kejadian tersebut melibatkan satu rangkaian KRL dengan pemicu awal berasal dari tabrakan antara kereta dan kendaraan di perlintasan liar.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026

15 Juni 2026 - 18:26 WIB

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masuki Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Whoosh Terapkan Skema Tarif Dinamis Mulai Rp250 Ribu dan Diskon Rombongan hingga 20%

14 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pilihan Kereta Jakarta–Bandung Makin Beragam, KAI Layani 44,05 Juta Pelanggan dalam Lima Bulan

14 Juni 2026 - 06:24 WIB

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

14 Juni 2026 - 05:16 WIB

Pelanggan Stasiun Cibadak Naik 6,46 Persen, Jadi Akses Favorit Menuju Wisata Sukabumi

14 Juni 2026 - 01:12 WIB

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Trending di PERON