Menu

Mode Gelap
Temu Teknis RSO 2026 Fokus Evaluasi ISPS Code dan Mitigasi Ancaman di Lapangan Redaksi Wartatrans Jadi Ruang Silaturahmi AMAPI, Bahas Potensi Investasi Aceh PELNI Sabet Penghargaan Transportasi Indonesia Awards 2026 Bandara Soekarno-Hatta Siap Didarati Pesawat Komersial Airbus A380, Terbesar di Dunia FKPT dan Polda Aceh Bersinergi Perkuat Pembinaan Personel Cegah Radikalisme dan Intoleransi Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dan KSOP Gelar Evaluasi Kinerja Operasional Triwulan II

PERON

Dua Insiden Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur

badge-check


 Dua Insiden Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkap dua kejadian beruntun dalam kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, peristiwa pertama terjadi saat KRL relasi Cikarang tertemper taksi listrik berwarna hijau (green SM) di perlintasan sebidang tanpa penjaga resmi dekat Stasiun Bekasi Timur.

“Satu rangkaian dua kejadian. Yang kita lihat trigernya itu adalah yang pertama tadi,” ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Sebelumya kejadi KRL dari arah Cikarang tertemper green SM di perlintasan yang biasanya hanya dijaga warga. Lokasinya memanf sangat dekat dengan Stasiun Bekasi Timur dan KRL yang tetemper itu hendak menuju stasiun terdeket yaitu stasiun tersebut.

Namun beberapa menit kemudian, insiden kedua terjadi. KRL yang sedang berhenti, yang baru saja manurukan dan menaikkan penumpang di Stasiun Bakasi Timur dari arah Jakarta menuju Cikarang baru saja jalan tiba-tiba tertabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya.

Bobby menerangkan, insiden tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, tiga orang sempat terperangkap, dan 79 korban menjalani observasi di sejumlah rumah sakit.

Diketahui, kejadian kecelakaan KRL tertemper taksi terjadi pada pukul 20.55 WIB. Kejadian kecelakaan Argo Bromo Anggrek dengan KRL terjadi pada pukul 20.59 WIB.

Akibat insiden itu, rangkaian KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur untuk proses evakuasi penumpang tertabrak KA Jarak Jauh yang tidak sempat ngerem dan petigas juga melakukan penanganan taksi yang tertabrak KRL.

“Perjam 1.24, treck kita yang di jalur hilir sudah beroperasi, setelah kita tadi mengvakuasi mobil taksi beserta KRLnya yang tertemper oleh mobil taksi itu,” ujar Bobby.

Ia menegaskan, dua kejadian tersebut melibatkan satu rangkaian KRL dengan pemicu awal berasal dari tabrakan antara kereta dan kendaraan di perlintasan liar.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Intip Spesifikasi Nusantara Explorer, Kereta Mewah KAI yang Segera Bisa Dinaiki Masyarakat

31 Juli 2026 - 08:43 WIB

Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Perkuat Transportasi dan Pelestarian Cagar Budaya

30 Juli 2026 - 21:16 WIB

KAI Perkenalkan Nusantara Explorer, Kereta Wisata dengan Kabin Tidur dan Grand Restaurant

30 Juli 2026 - 21:07 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Wisata Gagasan Presiden Prabowo untuk Dukung Pariwisata

30 Juli 2026 - 16:43 WIB

Marak Penipuan Berkedok Whoosh, KCIC Minta Pembelian Tiket Hanya di Kanal Resmi

30 Juli 2026 - 09:58 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang

30 Juli 2026 - 08:43 WIB

Kartu Kredit Nirkontak Hadir di MRT, Jakarta Perkuat Transportasi Modern

30 Juli 2026 - 05:36 WIB

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Capai 4,53, Sebanyak 3,25 Juta Suara Pelanggan jadi Evaluasi

29 Juli 2026 - 22:35 WIB

Diskon Tiket Kereta Api 20 Persen di Railway Technology Indonesia 2026, Jakarta-Surabaya Mulai Rp272 Ribu

29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Trending di PERON