Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Ramadhan tahun ini menjadi langkah awal gerakan kebaikan dari Komunitas Sahabat Safar. Melalui program Dapur Ramadhan, sebanyak rata-rata 100 bungkus nasi setiap hari disalurkan untuk jamaah di Masjid Sabilillah Mongal sejak 1 Ramadhan hingga hari ini.
Program ini dikelola langsung oleh Maulida Sulaiman sebagai penanggung jawab, dan Alhamdulillah berjalan lancar tanpa henti.

Dapur Ramadhan bukan sekadar berbagi makanan. Program ini menjadi pilot project untuk menghidupkan masjid, dengan tujuan sederhana namun penuh makna:
Mengajak masyarakat berbuka puasa bersama di masjid dan meramaikan ibadah berjamaah.

Ini menjadi program perdana Sahabat Safar di tahun ini. Meski masih banyak perjuangan dan keterbatasan, semangat untuk berdakwah melalui aksi nyata tidak pernah padam.
Komunitas Sahabat Safar adalah komunitas sosial yang berkomitmen berdakwah lewat kegiatan sosial, agar setiap tempat yang disinggahi membawa manfaat dan keberkahan.
Program Dapur Ramadhan ini dapat berjalan karena kolaborasi berbagai pihak:
Yayasan Kayang Bangun Semesta sebagai donatur dan penyedia makanan
Sahabat Safar sebagai pelaksana program DKM Masjid sebagai penyedia tempat Masyarakat sebagai penerima manfaat sekaligus pendukung gerakan kebaikan.
Sinergi inilah yang menjadikan masjid kembali hidup — bukan hanya dengan suara adzan, tetapi juga dengan kebersamaan dan kepedulian. Semoga Dapur Ramadhan ini menjadi amal jariyah, dan menjadi langkah awal kebangkitan masjid melalui dakwah sosial.*** (Kamaruzzaman)


























