Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

NASIONAL

Menhub dan Menag Bahas Rencana Masjid Bisa jadi Rest Area Pemudik

badge-check


 Jajaran Kemenhub dan Kemenag Perbesar

Jajaran Kemenhub dan Kemenag

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan audiensi dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Pertemuan ini guna memperkuat koordinasi dalam rangka kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemanfaatan rumah ibadah bagi para pemudik.

Menhub menyampaikan permohonan dukungan dari Kementerian Agama terkait rencana pemanfaatan masjid di sepanjang jalur mudik, agar bisa sebagai tempat beristirahat (rest area) bagi pemudik, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Masjid-masjid tersebut diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, air bersih, penerangan, serta ruang istirahat bagi masyarakat.

“Melalui pemanfaatan masjid-masjid yang berada di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan. Kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung agar pemudik dapat beristirahat dengan aman,” ujar Menhub.

Selain pemanfaatan rumah ibadah, Kemenhub juga menyiapkan sejumlah fasilitas lain sebagai titik istirahat bagi pemudik, seperti terminal dan jembatan timbang yang berada di jalur mudik.

Menurutnya, sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama menjadi penting mengingat momentum Idulfitri tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat.

“Ini merupakan sinergi yang sangat baik antara Kementerian Agama dan Kementerian Perhubungan, mengingat momentum Idul Fitri tidak hanya berdimensi mobilitas yang sangat besar, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam bagi masyarakat kita,” sebut Menhub.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026, diperkirakan sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode libur Idulfitri.

Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan hasil survei tahun lalu yang mencapai 146 juta orang, namun pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan mobilitas masyarakat.

Mayoritas masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Lebaran diperkirakan bertujuan untuk mudik dan bersilaturahmi di kampung halaman, yang mencapai sekitar 66 persen dari total responden survei.

“Tahun lalu realisasi pergerakan masyarakat bahkan mencapai sekitar 154 juta orang. Karena itu kami tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan perjalanan masyarakat menjelang hari raya,” ungkapnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut para pejabat tinggi madya di lingkungan Kemenhub dan Kementerian Agama. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani

16 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Trending di RAGAM