Menu

Mode Gelap
Summarecon Mall Bekasi 2 Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Lifestyle dan Wellness Terintegrasi Mantan Ketua KIP Aceh Tengah Tantang DPRK Serahkan Gaji dan Pokir untuk Korban Bencana Perkuat Pemahaman Industri Logistik Kendaraan, Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Sambangi IPCC Asah Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, Terminal Teluk Lamong Gelar Lomba Emergency Response 2026 Ride On Scrubber Jadi Andalan Resclean by KAI Services Jaga Kebersihan Stasiun Rakorwil OBU Padang: Komit Perkuat Penanganan Bencana

ANJUNGAN

Di Bulan K3 Nasional 2026, IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan di Warakas

badge-check


 Pramestie Wulandary, Corporate Secretary PT IPC Terminal Petikemas, menyampaikan sambutan pada Program TJSL Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas Perbesar

Pramestie Wulandary, Corporate Secretary PT IPC Terminal Petikemas, menyampaikan sambutan pada Program TJSL Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas

Wartatrans.com, JAKARTA – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Upaya membangun kawasan pelabuhan yang aman tidak hanya dilakukan dari dalam area operasional, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), IPC TPK menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang digelar dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.

Kelurahan Warakas merupakan kawasan padat penduduk yang berbatasan langsung dengan area Pelabuhan Tanjung Priok dan memiliki potensi risiko kebakaran cukup tinggi. Menyadari kondisi tersebut, IPC TPK mengambil langkah preventif dengan membekali warga keterampilan dasar penanganan keadaan darurat, sehingga respons awal dapat dilakukan secara cepat sebelum risiko meluas.

Sebanyak 50 peserta perwakilan dari 14 Rukun Warga (RW), Karang Taruna, PPSU, Babinsa, PKK serta perangkat kelurahan lainnya mengikuti pelatihan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sektor Kecamatan Tanjung Priok. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teori pencegahan kebakaran, pengenalan jenis sumber api, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi pemadaman kebakaran skala kecil.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesiapsiagaan lingkungan, IPC TPK menyampaikan bantuan berupa 5 unit APAR baru serta melakukan pengisian ulang 33 unit APAR milik warga, sehingga warga sarana memiliki sarana penanganan kebakaran mandiri yang dapat digunakan saat kondisi darurat.

“Masyarakat sekitar merupakan bagian penting dari ekosistem pelabuhan. Ketika warga memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menangani kebakaran, risiko dapat diminimalkan dan lingkungan menjadi lebih aman bagi semua pihak. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, serta warga menjadi kunci terciptanya kawasan yang tangguh,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Sumarno, PLT Kepala Sektor Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Tanjung Priok.

“Harapannya dengan pelatihan dan pemahaman yang diberikan hari ini, angka kejadian kebakaran di Warakas dapat turun, sehingga masyarakat semakin siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sri Diana Tungga Dewi, Lurah Warakas, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kelurahan dan perusahaan dalam memperkuat keselamatan lingkungan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, IPC TPK mendorong lahirnya penggerak keselamatan (safety champion) di tingkat komunitas yang mampu menularkan pengetahuan dan membangun budaya sadar keselamatan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.

Program TJSL ini sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dengan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kebakaran dan bencana di sekitar kawasan pelabuhan.

Ke depan, IPC TPK akan terus menghadirkan program TJSL yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, sebagai bagian dari komitmen membangun kawasan pelabuhan yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman dan berkelanjutan.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Ketua KIP Aceh Tengah Tantang DPRK Serahkan Gaji dan Pokir untuk Korban Bencana

4 Februari 2026 - 16:59 WIB

Perkuat Pemahaman Industri Logistik Kendaraan, Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Sambangi IPCC

4 Februari 2026 - 16:49 WIB

Asah Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, Terminal Teluk Lamong Gelar Lomba Emergency Response 2026

4 Februari 2026 - 16:37 WIB

Inkindo Sulteng Siap Gelar Musprov XI, Usung Tema “Berani Berkarya untuk Sulteng Nambaso”

4 Februari 2026 - 15:33 WIB

Respon Cepat, KPLP Tanjung Priok Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Nelayan di Alur Pelabuhan

4 Februari 2026 - 11:28 WIB

Trending di ANJUNGAN