Menu

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee

RAGAM

Dinkes Kabupaten Bogor Terapkan Zonasi untuk Cegah Penumpukan Pasien di Rumah Sakit

badge-check


 Dinkes Kabupaten Bogor Terapkan Zonasi untuk Cegah Penumpukan Pasien di Rumah Sakit Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan sistem zonasi pelayanan kesehatan untuk mencegah penumpukan pasien di rumah sakit, khususnya rumah sakit umum daerah (RSUD). Kebijakan ini dijalankan melalui penguatan layanan kesehatan primer dan pengaturan rujukan berbasis wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, mengatakan transformasi sistem kesehatan diarahkan agar masyarakat tidak selalu bergantung pada rumah sakit. Menurut dia, Puskesmas harus menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus sesuai kewenangannya.

“Penguatan pelayanan kesehatan primer menjadi kunci. Rumah sakit berfungsi sebagai rujukan untuk kasus yang memang membutuhkan penanganan lanjutan,” kata Fusia, Senin.

Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk lebih dari 6 juta jiwa membagi pelayanan kesehatan ke dalam enam wilayah zonasi. Setiap zona didukung oleh RSUD sebagai rumah sakit rujukan utama agar alur pelayanan dan rujukan lebih terarah dan efisien.

Melalui sistem zonasi tersebut, rujukan pasien lintas wilayah diharapkan dapat diminimalkan. Pasien akan diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat sesuai wilayahnya, selama layanan yang dibutuhkan tersedia.

“Tidak logis jika pasien dari wilayah barat harus dirujuk jauh ke pusat kota, padahal di wilayahnya sudah ada RSUD,” ujar Fusia.

Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki 101 Puskesmas, termasuk 37 Puskesmas dengan fasilitas rawat inap. Puskesmas tersebut mampu menangani sejumlah kasus gawat darurat tertentu, termasuk layanan kesehatan ibu dan bayi.

Dinas Kesehatan juga mendorong penguatan jejaring antara Puskesmas dan rumah sakit di setiap zona. Melalui jejaring ini, dokter Puskesmas dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis rumah sakit, sehingga kasus dengan tingkat kegawatan ringan hingga sedang dapat ditangani di Puskesmas tanpa harus dirujuk ke instalasi gawat darurat rumah sakit.

“Kami ingin Puskesmas tidak hanya menjadi tempat rujukan administratif, tetapi benar-benar mampu menyelesaikan banyak kasus di tingkat layanan pertama,” kata Fusia.

Dengan penerapan zonasi dan penguatan layanan primer, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis pelayanan kesehatan akan lebih merata, cepat, dan berkeadilan bagi masyarakat.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Trending di RAGAM