Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Fasilitasi Diklat Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Halal Bihalal Bersama Potensi Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Libur Panjang April 2026, KAI Catat Penjualan Tiket Capai 617 Ribu Terima Kasih Pelanggan! KAI Sukses Layani 5 Juta Perjalanan Lebaran dengan Aman KAI Layani 5,08 Juta Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, Naik 8,07 Persen

EKOBIS

Dudy Purwagandhi: Kemenhub Siap Dukung Audit BPK Tahun 2025

badge-check


 Menhub didampingi Wamenhub bersama Kepala BPK RI Perbesar

Menhub didampingi Wamenhub bersama Kepala BPK RI

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2025.

Kesiapan tersebut ditegaskan di sela Entry Meeting Pemeriksaan BPK, yang digelar di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

sebagai langkah awal proses pemeriksaan keuangan negara secara terstruktur dan profesional.

”Kami memandang pemeriksaan BPK bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara demi memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan bertanggung jawab,” tutur Menhub Dudy.

Untuk itu, dia berharap Kemenhub dapat kembali mempertahankan opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sejak tahun 2013 hingga tahun 2024 atau 12 tahun Kemenhub berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangannya.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kemenhub dan menjadi amanah besar yang harus terus kami jaga. Kami berharap melalui pemeriksaan Tahun Anggaran 2025 ini, capaian tersebut dapat kembali dipertahankan, bahkan ditingkatkan kualitasnya,” tutur Menhub Dudy.

Dari sisi kinerja keuangan, dia menjabarkan, realisasi penyerapan anggaran Kemenhub Tahun 2025 mencapai 88,88% atau sebesar Rp28,68 triliun dari pagu efektif Rp32,27 triliun.

Sementara itu, realisasi pendapatan Kemenhub pada tahun yang sama berhasil melampaui target, yakni mencapai 125,25% atau sebesar Rp14,07 triliun.

Disampaikannya, Kemenhub juga berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan BPK.

Hingga Semester I Tahun 2025 tingkat penyelesaian rekomendasi BPK di lingkungan Kemenhub telah mencapai 87,29%.

Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional dan menunjukkan keseriusan Kemenhub dalam menindaklanjuti setiap temuan audit.

Dalam menghadapi pemeriksaan tahun ini, Menhub menginstruksikan seluruh jajaran untuk menerapkan administrasi dan digitalisasi dokumen secara tertib, melengkapi permintaan data, serta membangun komunikasi efektif dengan tim pemeriksa.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar proses audit dan meningkatkan kualitas pelaporan.

”Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk mendukung sepenuhnya kelancaran pemeriksaan ini, bersikap kooperatif, tertib dalam administrasi dan digitalisasi dokumen, serta membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif dengan Tim Pemeriksa BPK RI. Seluruh jajaran Kememhub diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” tegas Menhub.

Pimpinan I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana menyampaikan apresiasinya kepada Kemenhub atas pemeriksaan ini.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, Kemenhub menunjukkan hasil terbaik dari keseluruhan pemeriksaan BPK.

“Selama ini Kemenhub memegang rekor, pemeriksaan dengan sampling audit yang paling banyak di BPK, selalu di atas 70% dan juga dengan pendalaman materi. Di beberapa tahun terakhir ini juga Kemenhub selalu menjadi yang terbaik di BPK. Tentunya kami dengan bangga bisa mengatakan bahwa penilaian kami terhadap Kemenhub itu sudah sangat mewakili karena yang paling menyeluruh,” jelas Nyoman.

Dia pemeriksaan BPK meliputi berbagai wilayah cakupan pemeriksaan, mulai dari Wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, Maluku, hingga Papua.

Nyoman berharap, melalui pemeriksaan ini, sumbangsih Kemenhub terhadap pembangunan nasional akan semakin meningkat.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK RI Sarjono, serta para pejabat pimpinan tinggi Madya di lingkungan Kemenhub dan BPK. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Garuda Indonesia Sebut Kinerja Positif GMFI jadi Sinyal Kuat Pemulihan Grup

2 April 2026 - 15:59 WIB

Wamenpar: Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Naik 6,3%

2 April 2026 - 05:26 WIB

UMKM Naik Kelas, Koperasi Desa-Kelurahan Jadi Kunci Tuntaskan Kemiskinan

2 April 2026 - 05:06 WIB

InJourney Sukses Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026

1 April 2026 - 18:49 WIB

Perhatian! Naik Garuda Indonesia, Tiket ke Jeddah dan Madinah Cuma Mulai Rp4 Jutaan

1 April 2026 - 16:29 WIB

INACA Minta Pemerintah Segera Realisasikan Kenaikan Fuel Surcharge dan TBA Penerbangan

1 April 2026 - 13:47 WIB

Garuda Indonesia Siapkan Antisipasi Hadapi Rencana Kenaikan Avtur

1 April 2026 - 05:51 WIB

Hore, Periode Pascalebaran, PELNI Beri Diskon Tarif 20% Muatan Kontainer

31 Maret 2026 - 11:51 WIB

Trending di ANJUNGAN