Menu

Mode Gelap
Top, PELNI Gagalkan Penyelundupan 114 Satwa Langka Asli Papua Menagih “Manis di Bibir” Bupati Lucky Hakim: Antara Retorika Audit Dana Desa, Tata Ruang, Banjir, dan Realita Pelantikan Kuwu Kecelakaan pada Penerbangan ke Long Bawan, Pilot Pelita Air Meninggal Dunia DAMRI Perkuat Konektivitas Bandara dan Antar Kota Selama Long Weekend Imlek 2026 Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli KRYD, Sambang Satkamling & Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas Ramadhan Di Bulan K3, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan Zero Accident dan Pencegahan HIV-AIDS di Tempat Kerja

ANJUNGAN

Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera, ASDP Relokasi KMP Jatra II untuk Mobilisasi Bantuan Logistik

badge-check


 KMP Jatra II milik ASDP Perbesar

KMP Jatra II milik ASDP

Wartatrans.com, JAKARTA – Ketika rangkaian bencana melanda berbagai wilayah di Sumatera dan akses darat banyak terputus oleh banjir serta longsor, laut kembali menjadi jalur yang menyatukan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat memastikan bantuan tetap dapat menjangkau Aceh, Singkil, Sumatera Barat, Sibolga, Gunungsitoli, dan berbagai wilayah pesisir lain yang kini terisolasi.

Di masa kritis, ASDP hadir bukan hanya sebagai operator transportasi, tetapi sebagai penghubung harapan bagi ribuan warga terdampak.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengungkapkan empati mendalam kepada masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang sebesar-besarnya bagi para masyarakat yang terdampak. Kami akan terus hadir memberikan dukungan yang terbaik, baik bantuan dari segi operasional maupun material guna membantu mempercepat proses pemulihan,” tuturnya, Rabu (3/12/2025).

Sebagai langkah cepat, ASDP merelokasi KMP Jatra II dari Pelabuhan Sibolga untuk memperkuat mobilisasi bantuan logistik.

Dengan kapasitas besar dan kemampuan menjangkau wilayah kepulauan, kapal ini menjadi tulang punggung pengiriman logistik, material darurat, hingga peralatan pendukung tim penanggulangan bencana.

Kapal dijadwalkan bertolak dari Sibolga hari ini, menuju Pelabuhan Teluk Bayur–Padang milik PT Pelindo.

Kapal membawa dukungan awal untuk mempercepat distribusi bantuan, dan selanjutnya kapal akan berangkat kembali mengangkut bantuan dari Pelabuhan Teluk Bayur menuju Sibolga, yang dijadwalkan pada Kamis (4/12).

KMP Jatra II adalah kapal Ro-Ro Ferry milik ASDP dengan bobot 3.902 GT, panjang 90,79 meter dan lebar 15,6 meter. Kapal ini mampu mengangkut hingga 570 penumpang serta kendaraan dengan kapasitas angkut 18 Truk Besar (Gol VII) dan empat truk Sedang (Gol VIB) pada car deck dan 27 KK (Gol IVA) pada upper deck dengan tinggi ambang pada car deck sebesar 4.1 m.

Kapasitas angkut total mencapai ± 450 ton pada kendaraan dan ± 50 ton pada penumpang. Dengan kecepatan operasional 10 knot, KMP Jatra II dirancang untuk pelayaran antarpulau yang aman dan efisien, sekaligus mendukung mobilitas penumpang serta distribusi logistik di rute strategis.

Jalur Distribusi Laut

Selain memperkuat konektivitas, ASDP juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan stakeholder untuk menyalurkan bantuan melalui keberangkatan ini.

“Selain bantuan logistik, kami juga terbuka mengangkut material yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari makanan dan minuman, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan bayi,” ujar
Corporate Secretary ASDP Windy Andale.

Menurutnya, keluarga, kerabat, lembaga kemanusiaan, maupun organisasi yang ingin mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak seperti Padang, Banda Aceh, Singkil, dan sekitarnya dapat memanfaatkan keberangkatan KMP Jatra II.

“Kami ingin memastikan bantuan dapat tiba tanpa hambatan. KMP Jatra II siap menjadi jalur distribusi via laut yang aman dan dapat diandalkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Divisi TJSL ASDP dan Cabang terdampak di Sumatera bersama regulator, PT Pelindo dan seluruh mitra BUMN tengah menyiapkan posko tanggap darurat terpusat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang.

Beragam bantuan—mulai dari sembako, material dasar, hingga perlengkapan evakuasi—telah dan terus disalurkan, sekaligus mendukung operasional cabang-cabang ASDP yang wilayah kerjanya turut terkena dampak.

Seluruh proses bantuan, mulai dari kesiapan kapal, layanan tambat, hingga perjalanan antar pelabuhan, dijalankan melalui koordinasi ketat dengan otoritas setempat dan para pemangku kepentingan.

ASDP memastikan semua perjalanan berjalan aman, terarah, dan mampu membawa energi pemulihan bagi warga yang tengah menghadapi kondisi sulit.

Dari Posko Teluk Bayur, tercatat sementara bantuan dari berbagai BUMN dan mitra, termasuk tujuh excavator PC 200, truk pengangkut pangan dan sembako, 20 unit mobil tangki isi Elpiji untuk wilayah yang membutuhkan. Seluruh dukungan ini akan disinergikan dengan armada ASDP agar dapat menjangkau titik-titik yang sulit diakses jalur darat.

Dengan mengerahkan armada, sumber daya manusia, dan kepedulian yang tidak pernah padam, ASDP berharap langkah ini dapat mempercepat pemulihan dan meminimalkan dampak bencana di Sumatera.

“Laut kembali menjadi ruang yang menyatukan—menghubungkan bantuan, menggerakkan solidaritas, dan membuka kembali harapan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan,” tutup Windy. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. contact@domain-submit.app

    Add your wartatrans.com website to Google Search Index and have it appear in WebSearch Results.

    Add wartatrans.com at https://searchregister.org

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Top, PELNI Gagalkan Penyelundupan 114 Satwa Langka Asli Papua

19 Februari 2026 - 18:11 WIB

Di Bulan K3, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan Zero Accident dan Pencegahan HIV-AIDS di Tempat Kerja

19 Februari 2026 - 14:41 WIB

Kemenhub Selesaikan Rekomendasi BPK

19 Februari 2026 - 13:26 WIB

Sambut Ramadan dengan Kehangatan Bersama InJourney Hospitality

19 Februari 2026 - 13:11 WIB

Meruorah Komodo Hadirkan “Nusantara Culinary Journey”, Destinasi Iftar Terbaik di Labuan Bajo

19 Februari 2026 - 11:58 WIB

Trending di EKOBIS