Menu

Mode Gelap
Pengurus KNG Raya Gelar Pertemuan Bahas RAT 2026 dan Bantuan Bencana Hari Pertama Tahun Baru, Menhub Dudy Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Tol Keluar-Masuk Jakarta Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Ditetapkan Rp3,1 Juta Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat

EKOBIS

Glenny Kairupan Pastikan Suntikan Modal Danantara Tepat Sasaran dan Perkuat Transformasi Garuda

badge-check


					Dirut Garuda dan COO Danaantara Perbesar

Dirut Garuda dan COO Danaantara

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan menegaskan, tambahan modal sebesar Rp23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management (DAM) menjadi tonggak penting bagi percepatan transformasi maskapai pelat merah itu.

Dia menyebut, penyertaan modal ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap arah strategis Garuda menuju pemulihan berkelanjutan.

“Penyertaan modal ini adalah bentuk keyakinan terhadap visi jangka panjang kami untuk menjadi maskapai nasional yang sehat, tangguh, dan berkelas dunia,” ujar Glenny dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, (13/11/2025).

Tambahan modal tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Tangerang, Rabu (12/11/2025).

Dana disalurkan melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), terdiri dari setoran tunai Rp17,02 triliun dan konversi utang Rp6,65 triliun.

Dari total Rp23,67 triliun, sekitar Rp8,7 triliun (37 persen) dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja seperti pemeliharaan pesawat dan peningkatan layanan, sedangkan Rp14,9 triliun (63 persen) diperuntukkan memperkuat operasional Citilink, termasuk pelunasan kewajiban bahan bakar kepada Pertamina periode 2019–2021.

Glenny menekankan, suntikan dana ini akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.

“Dengan permodalan yang lebih kuat, kami dapat memperkokoh keandalan operasional dan meningkatkan kesiapan armada untuk menghadirkan layanan penerbangan yang modern dan andal,” ungkapnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Dony Oskaria menjelaskan, penyesuaian nominal investasi dilakukan setelah perhitungan matang sesuai kebutuhan Garuda saat ini.

“Saat ini yang dibutuhkan secukupnya itu, sehingga kita melakukan penambahan modal Rp23,6 triliun,” kata Dony.

Dia menegaskan, Danantara tidak melihat besar kecilnya angka, melainkan proses penyehatan yang komprehensif di tubuh Garuda.

“Kita fokus pada proses konsolidasi dan turnaround agar Garuda benar-benar menjadi perusahaan yang sehat,” ungkapnya.

Glenny menilai dukungan Danantara ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi pemerintah dan manajemen dalam mempercepat pemulihan Garuda.

“Kami yakin keseimbangan antara pemulihan kinerja jangka pendek dan ketahanan bisnis jangka panjang adalah kunci menuju pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Glenny bukan orang baru di dunia penerbangan. Ia merupakan lulusan Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) 1973 dan Sekolah Pilot Curug 1975–1976, pengalaman yang membentuk kedisiplinan dan ketajaman visinya dalam memimpin industri penerbangan nasional.

Rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 75,88 persen total saham ini menjadi babak baru bagi Garuda Indonesia di bawah kepemimpinan Glenny Kairupan — dari fase pemulihan menuju pertumbuhan dan daya saing global. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengurus KNG Raya Gelar Pertemuan Bahas RAT 2026 dan Bantuan Bencana

2 Januari 2026 - 12:02 WIB

UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Ditetapkan Rp3,1 Juta

2 Januari 2026 - 07:57 WIB

Pelindo Berbagi Kasih di Akhir Tahun, Santuni 150 Anak Yatim Piatu di Kota Makassar

1 Januari 2026 - 18:14 WIB

Hadiah Tahun Baru 2026, Klinik Utama SMM Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes

1 Januari 2026 - 17:51 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jaga Stabilitas Arus Kapal dan Barang Sepanjang 2025 di Tengah Tantangan Logistik

1 Januari 2026 - 17:47 WIB

Trending di ANJUNGAN