Menu

Mode Gelap
Prabowo: Motor Listrik Nasional Segera Diluncurkan dalam Beberapa Pekan 31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Prabowo Targetkan Bangun 30-50 Pabrik Etanol, Dorong Implementasi BBM E20

ANJUNGAN

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

badge-check


 Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kebijakan pemerintah menetapkan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp15.000 per liter bagi kapal perikanan berukuran di atas 30 gross ton (GT) hingga 200 GT disambut positif oleh pelaku usaha perikanan dan nelayan. Kebijakan ini dinilai dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan nasional.

Pelaku usaha perikanan asal Cilacap, Agustina, mengapresiasi langkah pemerintah menurunkan harga BBM yang sebelumnya mencapai Rp21.300 per liter. Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha perikanan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dukungan serupa juga disampaikan Nakhoda KM Kilat Maju, Imam, saat ditemui di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Jakarta. Ia menilai penurunan harga BBM membuat nelayan lebih tenang saat melaut karena biaya operasional dan kebutuhan perbekalan menjadi lebih terjangkau.

Sebelumnya, tingginya harga BBM menjadi salah satu kendala utama bagi pelaku usaha perikanan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya pendapatan nelayan dan tingginya biaya produksi yang tidak sebanding dengan harga jual ikan.

“Sebelumnya kami terkendala berlayar, tidak sedikit kapal yang berhenti operasional karena harga BBM yang tinggi. Adanya penurunan harga ini membawa harapan dan semangat baru untuk kami kembali berlayar,” ujar I Gede Adi Subagiarta dari PT Sinar Abadi Cemerlang di PPN Tual dalam siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat (17/7/2026).

Hal senada disampaikan pengurus kapal perikanan di PPN Prigi, Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, tingginya harga BBM selama ini membebani biaya operasional, sementara harga ikan di tingkat nelayan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Para nelayan berharap kebijakan harga khusus BBM tersebut dapat tersalurkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kota Bitung, Mario Mamunte, menilai kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan mekanisme penyaluran BBM harga khusus agar tepat sasaran.

“Mekanisme dan tata kelola penyaluran BBM harga khusus ini akan segera dilakukan pengaturan bersama dengan kementerian dan lembaga terkait agar tepat sasaran dan menghindari potensi penyimpangan dan penyalahgunaan di lapangan,” kata Lotharia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa kebijakan harga BBM Rp15.000 per liter untuk kapal perikanan berukuran 30 GT hingga 200 GT merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga stabilitas produksi perikanan nasional di tengah fluktuasi harga minyak dunia sekaligus meningkatkan daya saing sektor perikanan Indonesia.(fahmi)

 

Baca Lainnya

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

ASDP Percepat Sterilisasi 6 Pelabuhan demi Layanan Modern Berstandar Keselamatan Tinggi

17 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan

16 Juli 2026 - 15:51 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Trending di ANJUNGAN