Menu ✖

Mode Gelap
KKP Latih 2.886 Nelayan di 16 Provinsi untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kecakapan Melaut Aktivitas Penumpang Tumbuh 9,32 Persen, KAI Tambah Pemberhentian KA di Tiga Stasiun Imperial Suites DAMRI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Premium Jakarta–Surabaya–Malang dengan Bus Double Decker Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar Era AI Ubah Wajah Industri Musik, Dr. Mohammad Amin Ingatkan Pentingnya Kreativitas dan Hak Pencipta The Morbius Rilis Single Ketiga 2026, “Semu” Angkat Kisah Pengkhianatan Komitmen

ANJUNGAN

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

badge-check


 Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kebijakan pemerintah menetapkan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp15.000 per liter bagi kapal perikanan berukuran di atas 30 gross ton (GT) hingga 200 GT disambut positif oleh pelaku usaha perikanan dan nelayan. Kebijakan ini dinilai dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan nasional.

Pelaku usaha perikanan asal Cilacap, Agustina, mengapresiasi langkah pemerintah menurunkan harga BBM yang sebelumnya mencapai Rp21.300 per liter. Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha perikanan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dukungan serupa juga disampaikan Nakhoda KM Kilat Maju, Imam, saat ditemui di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Jakarta. Ia menilai penurunan harga BBM membuat nelayan lebih tenang saat melaut karena biaya operasional dan kebutuhan perbekalan menjadi lebih terjangkau.

Sebelumnya, tingginya harga BBM menjadi salah satu kendala utama bagi pelaku usaha perikanan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya pendapatan nelayan dan tingginya biaya produksi yang tidak sebanding dengan harga jual ikan.

“Sebelumnya kami terkendala berlayar, tidak sedikit kapal yang berhenti operasional karena harga BBM yang tinggi. Adanya penurunan harga ini membawa harapan dan semangat baru untuk kami kembali berlayar,” ujar I Gede Adi Subagiarta dari PT Sinar Abadi Cemerlang di PPN Tual dalam siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat (17/7/2026).

Hal senada disampaikan pengurus kapal perikanan di PPN Prigi, Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, tingginya harga BBM selama ini membebani biaya operasional, sementara harga ikan di tingkat nelayan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Para nelayan berharap kebijakan harga khusus BBM tersebut dapat tersalurkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kota Bitung, Mario Mamunte, menilai kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan mekanisme penyaluran BBM harga khusus agar tepat sasaran.

“Mekanisme dan tata kelola penyaluran BBM harga khusus ini akan segera dilakukan pengaturan bersama dengan kementerian dan lembaga terkait agar tepat sasaran dan menghindari potensi penyimpangan dan penyalahgunaan di lapangan,” kata Lotharia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa kebijakan harga BBM Rp15.000 per liter untuk kapal perikanan berukuran 30 GT hingga 200 GT merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga stabilitas produksi perikanan nasional di tengah fluktuasi harga minyak dunia sekaligus meningkatkan daya saing sektor perikanan Indonesia.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar

5 November 2026 - 20:23 WIB

Hadir di Interferry Conference 2026, ASDP Beberkan Transformasi Penyeberangan Indonesia 

5 November 2026 - 16:56 WIB

Perkuat Rantai Pasokan Beras, PELNI Resmikan Program Desa Mandiri di Klaten

5 November 2026 - 15:34 WIB

Pemerintah Siapkan Diskon Tarif Angkutan Laut di Libur Nataru

5 November 2026 - 11:30 WIB

Ditjen Hubla Siapkan Langkah Strategis Hadapi Libur Nataru

5 November 2026 - 11:27 WIB

Borong Empat Penghargaan, Terminal Teluk Lamong Perkuat Komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial

4 November 2026 - 20:23 WIB

IPCC Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Perkuat Kepercayaan Investor Menuju 2027

4 November 2026 - 19:13 WIB

Siapkan Dashboard ACS, Pelindo Permudah Transaksi Kepelabuhanan

4 November 2026 - 15:33 WIB

ASDP Perkuat Safety Meeting dan Kesiapsiagaan Awak Kapal

4 November 2026 - 11:34 WIB

Hadapi Libur Nataru, Marine Inspector Siap Uji Petik Kapal

4 November 2026 - 07:16 WIB

Trending di ANJUNGAN