Menu

Mode Gelap
ACC Kembangkan Desa Sejahtera Astra Cibunian di Bogor Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan 2 Tahun Pelita Air Pertahankan Predikat Maskapai Paling Tepat Waktu Kesbangpol DKI Jakarta Adakan Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026 Tuna Sulawesi Tengah Makin Dilirik Pasar Global, Ekspor Tembus Puluhan Ton Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

ANJUNGAN

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

badge-check


 Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kebijakan pemerintah menetapkan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp15.000 per liter bagi kapal perikanan berukuran di atas 30 gross ton (GT) hingga 200 GT disambut positif oleh pelaku usaha perikanan dan nelayan. Kebijakan ini dinilai dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan nasional.

Pelaku usaha perikanan asal Cilacap, Agustina, mengapresiasi langkah pemerintah menurunkan harga BBM yang sebelumnya mencapai Rp21.300 per liter. Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha perikanan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dukungan serupa juga disampaikan Nakhoda KM Kilat Maju, Imam, saat ditemui di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Jakarta. Ia menilai penurunan harga BBM membuat nelayan lebih tenang saat melaut karena biaya operasional dan kebutuhan perbekalan menjadi lebih terjangkau.

Sebelumnya, tingginya harga BBM menjadi salah satu kendala utama bagi pelaku usaha perikanan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya pendapatan nelayan dan tingginya biaya produksi yang tidak sebanding dengan harga jual ikan.

“Sebelumnya kami terkendala berlayar, tidak sedikit kapal yang berhenti operasional karena harga BBM yang tinggi. Adanya penurunan harga ini membawa harapan dan semangat baru untuk kami kembali berlayar,” ujar I Gede Adi Subagiarta dari PT Sinar Abadi Cemerlang di PPN Tual dalam siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat (17/7/2026).

Hal senada disampaikan pengurus kapal perikanan di PPN Prigi, Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, tingginya harga BBM selama ini membebani biaya operasional, sementara harga ikan di tingkat nelayan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Para nelayan berharap kebijakan harga khusus BBM tersebut dapat tersalurkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kota Bitung, Mario Mamunte, menilai kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan mekanisme penyaluran BBM harga khusus agar tepat sasaran.

“Mekanisme dan tata kelola penyaluran BBM harga khusus ini akan segera dilakukan pengaturan bersama dengan kementerian dan lembaga terkait agar tepat sasaran dan menghindari potensi penyimpangan dan penyalahgunaan di lapangan,” kata Lotharia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa kebijakan harga BBM Rp15.000 per liter untuk kapal perikanan berukuran 30 GT hingga 200 GT merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga stabilitas produksi perikanan nasional di tengah fluktuasi harga minyak dunia sekaligus meningkatkan daya saing sektor perikanan Indonesia.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan

3 September 2026 - 22:12 WIB

631 Sopir Truk Ikuti Pelatihan Keselamatan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Budaya Keselamatan

3 September 2026 - 19:28 WIB

Kompetensi Marine Inspector Ditingkatkan

3 September 2026 - 09:49 WIB

Kemenhub Kampanye Keselamatan Kebakaran Kapal Penumpang dan Ro-Ro

2 September 2026 - 20:29 WIB

Percepat Urai Kepadatan, ASDP Maksimalkan Operasional Kapal di Pelabuhan Ketapang

2 September 2026 - 17:14 WIB

LCT Legenda Nusantara 699 Terbakar di Perairan Kabaena, 13 Awak Kapal Berhasil Dievakuasi

2 September 2026 - 16:14 WIB

Kemenhub Perkuat Personel Penegakan Hukum di Laut

2 September 2026 - 15:54 WIB

Pelindo–Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

2 September 2026 - 11:50 WIB

ASDP Perkuat Kepatuhan Manifest demi Keselamatan Penyeberangan

2 September 2026 - 05:32 WIB

TPIA Buka Terminal Cilegon, Aset Pelabuhan Masuk Pasar Eksternal

2 September 2026 - 05:24 WIB

Trending di ANJUNGAN