Wartatrans.com, JAKARTA – Peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2026 tidak hanya menjadi perayaan bagi insan musik Tanah Air, tetapi juga momentum refleksi spiritual melalui karya musik. Hal ini tercermin dari peluncuran single “Diri Sebenarnya” yang dinyanyikan Panji Sakti dan diciptakan oleh bassist jazz senior Indro Hardjodikoro.
Kolaborasi dua musisi lintas generasi ini dirilis melalui Wave Music Entertainment sebagai bagian dari proyek karya masterpiece Indro yang menandai perjalanan panjangnya lebih dari empat dekade di dunia musik Indonesia.

Berbeda dari karya-karya instrumental yang selama ini identik dengan Indro, lagu “Diri Sebenarnya” justru hadir dengan vokal yang kuat dan lirik reflektif. Lagu ini mengangkat pesan tentang kesadaran manusia akan keterbatasan dirinya serta pentingnya mengingat bahwa kehidupan adalah anugerah dari Tuhan.
Menurut Panji, lagu ini memiliki kedalaman makna yang membuatnya tertarik untuk membawakan karya tersebut.
“Biasanya saya tidak mudah menyanyikan lagu karya orang lain. Tapi ketika membaca lirik Mas Indro, saya langsung merasa ada kedalaman yang menyentuh,” ujar Panji saat berbincang dalam acara syukuran dan buka puasa bersama di kawasan BSD City.
Menariknya, lirik lagu tersebut juga menginspirasi Panji untuk menafsirkan kembali maknanya dalam bentuk puisi yang kemudian dimuat dalam buku puisinya Tasbih Kupu-Kupu yang terbit pada Februari 2026.
Bagi Indro, memilih Panji sebagai vokalis bukan keputusan yang kebetulan. Ia mengaku telah lama mengagumi karya-karya Panji yang dikenal memiliki kekuatan lirik puitis dan reflektif.
Keduanya pertama kali bertemu dalam sebuah panggung musik di Solo Keroncong Festival 2024. Dalam acara tersebut mereka tampil bersama penyanyi keroncong Sruti Respati sebagai bintang tamu.
Sejak pertemuan itulah Indro mulai memikirkan kemungkinan kolaborasi dengan Panji.
“Tema lagu-lagu Panji banyak berbicara tentang manusia dan alam. Itu yang membuat saya yakin dia bisa menyampaikan pesan dari lagu ‘Diri Sebenarnya’,” kata Indro yang pernah bergabung dalam Erwin Gutawa Orchestra dan Addie MS Twilight Orchestra.
Lagu ini sendiri membawa pesan moral yang mengingatkan manusia agar tidak lupa bahwa keberadaannya di dunia merupakan bagian dari kehendak Tuhan. Pesan tersebut disampaikan secara halus melalui lirik dan aransemen musik yang mendalam.
Founder Wave Music Entertainment, Heri Wibowo, optimistis lagu ini dapat diterima luas oleh masyarakat. Ia menilai kolaborasi antara Indro dan Panji menghadirkan warna baru di tengah tren musik masa kini.
Dengan peluncuran single ini di momen Hari Musik Nasional yang juga bertepatan dengan bulan Ramadan, keduanya berharap karya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi pengingat akan makna kehidupan.
“Semoga lagu ini sampai ke hati pendengarnya dan memberi manfaat yang luas,” ujar Panji.*** (Byl)





























