Menu ✖

Mode Gelap
Brigjen TNI (Purn) Amrizar, Purnawirawan TNI Tetap Produktif Berkarya, Ciptakan Lagu Bermuatan Kritik Sosial dan Motivasi Ketua KP3ALA Rahmat Salam Hadiri Deklarasi Pejuang ALA Bogor-Jakarta Pemerintah Perkuat Dukungan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO Pastikan Standardisasi Bongkar Muat, Danantara Tinjau Pusat Kendali Operasi IPC TPK Dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, DAMRI Hadirkan Kemudahan Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta IDSurvey dan S&P Global Bahas Penguatan ESG serta Pengembangan Bisnis Konsultasi

Uncategorized

Okupansi KA Tembus 101 Persen, Tren Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat, Hari Ini Lebih 166 Naik Kereta Api

badge-check


 Okupansi KA Tembus 101 Persen, Tren Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat, Hari Ini Lebih 166 Naik Kereta Api Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pergerakan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan sejak pertengahan Maret. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tren perjalanan mudik yang mulai bergerak lebih awal, ditandai dengan tingkat keterisian kereta api jarak jauh yang telah melampaui kapasitas tempat duduk pada beberapa hari terakhir.

Pada 13 Maret 2026 kemarin, KAI berhasil melayani 165.655 pelanggan kereta api jarak jauh dalam satu hari dengan tingkat okupansi mencapai 101,4 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 163.432 kursi. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal menjelang Lebaran.

Tren peningkatan tersebut diproyeksikan masih akan berlanjut pada hari ini. Hingga 14 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah dipesan pada tanggal 14 Maret 2026 tercatat 166.288 pelanggan dengan tingkat okupansi mencapai 101,7 persen dari total 163.432 tempat duduk yang disediakan dalam satu hari. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.

Pergerakan pemudik diperkirakan tetap berlangsung pada hari-hari berikutnya. Berdasarkan data sementara, penjualan tiket untuk keberangkatan 15 Maret 2026 telah mencapai 144.888 tiket atau 88,7 persen dari total 163.432 tempat duduk yang disediakan KAI untuk layanan kereta api jarak jauh.

Secara keseluruhan, penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus meningkat. Hingga 14 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.994.943 tiket telah terjual atau 66,6 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal. Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.503.753 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan selama periode Lebaran.

Untuk layanan kereta api jarak jauh, penjualan tiket tercatat 2.789.022 tiket atau 78,1 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 782.738 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik.

Sementara itu, pada layanan kereta api lokal yang dikelola KAI, sebanyak 205.921 tiket telah terjual atau 22,2 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Artinya, masih terdapat sekitar 721.015 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket KA lokal umumnya meningkat mendekati waktu keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memperoleh tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran tahun ini.

“Ketersediaan tiket masih tersedia di berbagai relasi perjalanan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan berbagai pilihan jadwal yang tersedia agar perjalanan mudik tetap nyaman dan lancar,” ujar Anne.

Berdasarkan data sementara, berikut 10 stasiun keberangkatan dengan jumlah pelanggan tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026:

1. Pasarsenen: 277.289 pelanggan
2. Gambir: 194.698 pelanggan
3. Yogyakarta: 121.604 pelanggan
4. Surabaya Pasar Turi: 107.667 pelanggan
5. Bekasi: 98.364 pelanggan
6. Surabaya Gubeng: 95.490 pelanggan
7. Semarang Tawang: 94.061 pelanggan
8. Purwokerto: 82.344 pelanggan
9. Bandung: 78.576 pelanggan
10. Semarang Poncol: 76.185 pelanggan

Selain itu, Kereta Ekonomi Kerakyatan juga menjadi salah satu pilihan perjalanan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. Hingga saat ini, penjualan tiketnya telah mencapai 22.690 tiket dari total 27.368 tempat duduk yang tersedia atau sekitar 83 persen okupansi, dan diperkirakan terus meningkat menjelang puncak arus mudik.

Anne menambahkan KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket sekaligus memastikan kesiapan operasional di berbagai wilayah selama masa Angkutan Lebaran berlangsung.

“Melalui berbagai kesiapan layanan, KAI berupaya menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Sejalan dengan tema Angkutan Lebaran tahun ini, Semakin Melayani, Menemani Menuju Fitrah, kami ingin memastikan perjalanan mudik dengan kereta api berlangsung lancar hingga pelanggan tiba di tujuan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Bidik Peluang Pasar MBG, Petani Lokal Disiapkan Masuk Rantai Pasok SPPG

6 November 2026 - 12:06 WIB

Mubes IKA SMA Negeri 1 Takengon Tahun 2026, Momentum Menyatukan Alumni dan Memajukan Almamater

4 November 2026 - 03:09 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat

28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme

23 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Trending di Uncategorized