Menu ✖

Mode Gelap
Tarian Tradisional Fakfak Warnai Penyambutan Danrem 182/JO di Bandara Siboru KAI Services Gandeng UMKM Lokal di Sarkemfest 2026 Yogyakarta Banyak Kejadian Fatal, BGN Keluarkan Aturan Baru MBG Sambut Libur Nataru, InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50% Lukisan Kulit Kayu Karya Elias Hindom Warnai Bupati Cup 2026 di Fakfak KAI Daop 1 Fasilitasi Pameran Seni di Manggarai, Anak-anak Bisa Ikut Kelas Menggambar Gratis

SENI BUDAYA

Diskusi Tegaskan Pentingnya Musik dalam Film Horor

badge-check


 Diskusi Tegaskan Pentingnya Musik dalam Film Horor Perbesar

Wartatrsns.com, JAKARTA — Festival Film Horor (FFH) Edisi ke-4 kembali digelar dengan sukses sebagai ruang apresiasi sekaligus diskusi bagi para pegiat film horor. Berbeda dari festival film pada umumnya, FFH tidak hanya memilih film terbaik setiap bulan, tetapi juga menghadirkan diskusi mendalam yang dapat menjadi referensi bagi para sineas dalam berkarya.

Pada edisi kali ini, film “Lift” terpilih sebagai film terbaik bulan Maret. Selain itu, diskusi para narasumber menegaskan satu hal penting dalam dunia sinema: musik adalah elemen yang memberi penutup emosional pada sebuah cerita. Tanpa musik, sebuah film seakan tak pernah benar-benar berakhir.

Acara yang berlangsung di Pictum Cafe, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengangkat tema “Musik Horor yang Membumi: Membangun Vibes Horor Tanpa Kehadiran Setan.” Diskusi menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai bidang perfilman, yakni Produser Eksekutif Lok S. Iman, Sutradara Randy Chana, Music Director Bemby Gusti, serta dimoderatori oleh Alyne Ma’arif.

Dalam diskusi tersebut dibahas bagaimana hubungan erat antara musik dan film. Secara historis, musik bahkan menjadi unsur penting yang “menghidupkan” film sejak era film bisu. Namun para pembicara menekankan pentingnya membedakan antara musik dan sound. Tidak semua bunyi dalam film merupakan musik; sebagian hanya berupa efek suara yang berfungsi membangun atmosfer dan memengaruhi psikologis penonton.

Produser Eksekutif Lok S. Iman mengungkapkan bahwa dirinya memberikan kebebasan kepada para kreator film dalam menentukan penggunaan musik maupun sound di film yang mereka kerjakan.

Menurutnya, banyak produser yang ikut campur dalam menentukan elemen musik, namun ia lebih memilih mempercayakan keputusan tersebut kepada tim kreatif.

“Saya percaya dengan mereka. Para kreator lebih memahami kebutuhan filmnya. Tugas saya lebih kepada mendukung dari belakang layar,” ujar Lok.

Sementara itu, Bemby Gusti menilai musik memiliki kekuatan besar dalam memengaruhi emosi penonton. Ia mengakui bahwa dalam proses menentukan musik untuk sebuah adegan sering terjadi diskusi bahkan perdebatan antara music director dan sutradara.

Meski demikian, Bemby menegaskan bahwa pada akhirnya keputusan harus tetap selaras dengan visi sutradara sebagai pengarah utama cerita.

“Film adalah karya seni yang kompleks. Di dalamnya ada banyak unsur seni yang harus saling mendukung,” jelasnya.

Pandangan serupa disampaikan Randy Chana. Menurutnya, pemilihan musik harus selalu disesuaikan dengan tema dan suasana cerita yang dibangun dalam film.

“Musik bisa meningkatkan ketegangan penonton. Karena itu perlu diskusi intens antara sutradara dan music director agar atmosfer yang diinginkan benar-benar tercapai,” kata Randy.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut memperlihatkan berbagai sudut pandang dari para pembicara sesuai dengan latar profesinya. Meski memiliki pendekatan berbeda, mereka sepakat bahwa musik merupakan elemen penting yang tidak terpisahkan dari film, terutama dalam genre horor yang sangat bergantung pada atmosfer.

Di akhir acara, panitia Festival Film Horor Edisi ke-4juga mengumumkan para pemenang bulan Maret. Film “Lift”terpilih sebagai Film Terbaik, dengan penghargaan lainnya diberikan kepada Alfie Afandi sebagai Aktor Terpilih, Ismi Melinda sebagai Aktris Terpilih, Risky Dwipanca sebagai DoP Terpilih, serta Randy Chana sebagai Sutradara Terpilih.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tarian Tradisional Fakfak Warnai Penyambutan Danrem 182/JO di Bandara Siboru

26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Lukisan Kulit Kayu Karya Elias Hindom Warnai Bupati Cup 2026 di Fakfak

26 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ibas Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni Indonesia

24 Oktober 2026 - 18:43 WIB

HUT Ke-4 MentariTV Hadirkan Pesta Carnival, Keluarga Leslar hingga Bintang D’Academy 7 Siap Meriahkan Panggung

24 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Menteri Agama hingga Pimpinan Pesantren Bakal Tampil di Festival Sarung dan Peci Santri 2026

24 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Dirantai Digelang Rindu Dipopulerkan Exists Band Legendaris Malaysia, Kini Diremake Indra Adhari

24 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Cut Tari Bikin Konflik Makin Panas, Rahasia Masa Lalu Terkuak di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain

24 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Film Banyak Anak Banyak Rejeki Siap Tayang Januari 2027

24 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Belum Tayang di Bioskop, Fadli Fuad Siapkan Sekuel Film Sumur Jiwo 1977

23 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Bincang Buku Hasrat Kekuasaan dan Erosi Demokrasi, Soroti Tantangan Demokrasi di Indonesia

23 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Trending di SENI BUDAYA