Menu ✖

Mode Gelap
​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan ​46 Tahun Sanggar Matahari: Merawat Seni, Sastra, dan Kemanusiaan Bersama Lintas Generasi Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

ANJUNGAN

H-8 Lebaran, Arus Pemudik Penyeberangan dari Jawa ke Sumatera Terus Mengalir

badge-check


 Pemudik di Pelabuhan Merak Perbesar

Pemudik di Pelabuhan Merak

Wartatrans.com, MERAK – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai meningkat.

Pergerakan pemudik yang hendak menyeberang dari Jawa menuju Sumatera melalui lintasan Merak–Bakauheni pun mulai mengalir.

Menyadari peran vital jalur penyeberangan ini sebagai penghubung utama antar pulau, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menegaskan, perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak dini guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.

“Kami terus melakukan berbagai persiapan mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan guna memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung tertib dan lancar,” tutur Heru, Sabtu (14/3/2026).

Dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran, jumlah operasional armada kapal disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus, yakni berkisar 28 hingga 33 kapal per 24 jam yang siap melayani pengguna jasa.

Selain itu, perusahaan juga akan menerapkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat proses pelayanan di pelabuhan sehingga pergerakan kapal menjadi lebih efisien dan mampu mengakomodasi tingginya mobilitas penumpang maupun kendaraan.

Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui peningkatan berbagai fasilitas pelayanan di pelabuhan, antara lain layanan customer service 24 jam, penambahan garbarata Express II di lintasan Merak–Bakauheni, penambahan toilet portable, serta penguatan penerangan dan sistem kelistrikan di area pelabuhan.

Selain itu, ASDP juga menghadirkan shuttle bus listrik di kawasan pelabuhan Merak dan Bakauheni guna mempermudah mobilitas pengguna jasa, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Dua Puluh Unit Angkot

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan, perusahaan juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan.

Sejak 13–16 Maret, telah disediakan 20 unit angkutan umum secara gratis yang melayani beberapa rute penghubung, yaitu Stasiun Cilegon–Stasiun Kerenceng (2 unit), Stasiun Kerenceng–Stasiun Merak (1 unit), Stasiun Cilegon–Stasiun Merak (9 unit), Stasiun Merak–Stasiun Cilegon (7 unit), serta Stasiun Merak–Stasiun Kerenceng (1 unit).

Distribusi armada tersebut menyesuaikan pergerakan penumpang yang datang secara bertahap dari perjalanan kereta api.

ASDP bersama mitra transportasi dan pemangku kepentingan di lapangan juga terus melakukan koordinasi guna memastikan ketersediaan kendaraan penghubung dapat dioptimalkan, terutama pada jam-jam kedatangan kereta dengan volume penumpang yang lebih tinggi.

Ke depan, pemantauan operasional akan terus diperkuat agar mobilitas penumpang dari Stasiun Cilegon menuju Pelabuhan Merak dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman selama periode Angkutan Lebaran.

Berdasarkan data Posko Merak, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-10 hingga H-8 tercatat 126.276 orang, atau turun 18,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 155.161 orang.

Sementara total kendaraan tercatat 31.390 unit, turun 13% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 36.091 unit.

Adapun dari arah Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada periode yang sama tercatat 97.385 penumpang, atau turun 9,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 107.541 orang.

Total kendaraan yang menyeberang tercatat 23.018 unit, atau turun 3,1% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 23.766 unit.

“Melalui kesiapan operasional dan peningkatan layanan yang terus dilakukan, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan berkesan,” tutup Windy. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan

11 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kemenhub Perkuat Standar Pedoman Alat Penolong Kapal

10 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Regional Marpolex 2026: Filipina, Jepang, dan Indonesia Sinergi Penanggulangan Pencemaran Laut

10 Oktober 2026 - 13:43 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

KKP-Kemenkeu Integrasikan Data Perizinan Kapal untuk Optimalkan PNBP

10 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Demi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur

9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

8 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trending di ANJUNGAN