Menu

Mode Gelap
KA Ekonomi Kerakyatan Pasar Senen–Lempuyangan Laris Manis, Okupansi Konsisten 100 Persen Razan Ikhsyan: Catatan Ramadhan di Madinah (3) PTP Nonpetikemas Terima Penghargaan di Ajang 15th Anugerah BUMN 2026 Dampak Perbaikan Dermaga Bajoe, ASDP Alihkan Operasional Lintasan Siwa–Kolaka Menhub Dudy Beberkan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Angleb InJourney Airports Hadirkan Customer Experience di Ramadhan dan Libur Lebaran

ANJUNGAN

Ini Persiapan PELNI Jelang Angkutan Libur Lebaran

badge-check


 Dirut PELNi (tengah) Perbesar

Dirut PELNi (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – Angkutan libur Lebaran tinggal dua bulan lagi. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI sudah melakukan sejumlah persiapan setelah merampungkan rangkaian angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama PELNI Tri Andyani yang akrab disapa Anda menjabarkan, langkah yang sudah dipersiapkan adalah armada kapal.

“Kami mengupayakan kesiapan armada dengan tidak ada lagi yang dalam proses perawatan atau doking di galangan,” ungkap Anda di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Doking seluruh armada kata dia, sudah rampung sejak Oktober 2025 saat persiapan angkutan Nataru.

Selanjutnya doking berikutnya akan dilaksanakan usai angkutan libur Lebaran yakni perawatan annual.

Namun, pihaknya juga memonitor apa saja yang mungkin harus dilakukan seperti perbaikan kecil usai angkutan Nataru dan dilakukan runing repare.

“Kita cek lagi toilet misalnya ada yang rusak, kasur yang tidak layak, ini semua diperbaiki dan atau diganti, agar kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujarnya.

Dengan begitu, sepanjang Januari dan Februari ini, menurut Anda, perusahaan benar-benar menyiapkan diri agar siap untuk melayani angkutan libur Lebaran.

Dispensasi Jumlah Angkutan Penumpang

Selain armada, pihaknya juga mulai menelisik kembali data jumlah embarkasi dan debarkasi penumpang.

“Tujuannya adalah untuk mempersiapkan permohonan dispensasi jumlah penumpang pada angkutan libur Lebaran nanti,” ulasnya.

Pada angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang tinggi kata dia, terjadi di Indonesia bagian Barat dan Tengah. Ini berbeda dengan saat angkutan Nataru, di mana penumpang tertinggi ada di Indonesia bagian Barat dan Timur.

“Biasanya kami menijau data tren lima tahun ke belakang, embarkasi dan debarkasi mana saja yang tinggi untuk selanjutnya diajukan dispensasi jumlah penumpang ke Kementerian Perhubungan,” imbuh Anda.

Usai pengajuan dispensasi, PELNI akan menunggu keputusan Kemenhub, berapa besaran dispensasi yang diberikan pada saat angkutan libur Lebaran nanti.

Mereka biasanya akan mengecek data yang tersedia, sebelum memutuskan pemberian jumlah dispensasi penumpang.

Kemenhub juga memeriksa kondisi kapal, ketersediaan perlengkapan keselamatan, dan hal penting lainnya yang tersedia di kapal PELNI.

“Misalnya kami mengajukan dispensasi 50-75% dari kapasitas, nanti Kemenhub yang memutuskan berapa jumlah yang diberikan,” katanya.  (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PTP Nonpetikemas Terima Penghargaan di Ajang 15th Anugerah BUMN 2026

11 Maret 2026 - 22:51 WIB

Dampak Perbaikan Dermaga Bajoe, ASDP Alihkan Operasional Lintasan Siwa–Kolaka

11 Maret 2026 - 22:36 WIB

Menhub Dudy Beberkan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Angleb

11 Maret 2026 - 20:29 WIB

AirNav Dorong Pemberdayaan UMKM hingga Mudik Gratis di Momen Ramadhan 1447 H

11 Maret 2026 - 17:35 WIB

IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Petikemas 8,7 Persen pada Awal 2026

11 Maret 2026 - 16:04 WIB

Hasnur Internasional Shipping Tbk Bagikan Dividen Rp26,1 Miliar

11 Maret 2026 - 14:44 WIB

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

11 Maret 2026 - 12:46 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siap Mendukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

11 Maret 2026 - 11:22 WIB

Mantap, Tenaga Ahli Meruorah Terjun jadi Penguji di UKK SMK Negeri 1 Labuan Bajo

11 Maret 2026 - 10:04 WIB

Berbagi di Bulan Ramadhan: Pelindo Solusi Digital Hadirkan Kegembiraan di Panti Asuhan Bersama Anak Yatim

11 Maret 2026 - 06:21 WIB

Trending di ANJUNGAN