Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

ANJUNGAN

PELNI Pulangkan Hewan Endemik Selundupan di KM Sinabung ke Manokwari

badge-check


 Salah satu hewan yang diselundupkan Perbesar

Salah satu hewan yang diselundupkan

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memulangkan satwa endemik Papua yang upaya penyelundupannya berhasil digagalkan pada Februari 2026.

PELNI juga mendorong pengelola pelabuhan untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap barang bawaan penumpang guna mencegah praktik penyelundupan satwa dilindungi melalui moda transportasi laut.

Pemulangan satwa selundupan tersebut diangkut menggunakan KM Sinabung yang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Ternate, Ahad (8/3/2026) dan telah tiba di Pelabuhan Manokwari pada Senin (9/3) pukul 21.30 WIT.

Satwa yang dikembalikan terdiri dari 10 ekor kanguru, tiga ekor kuskus, dan empat ekor ular yang merupakan satwa endemik Papua.

Setibanya di Pelabuhan Manokwari, satwa-satwa tersebut langsung diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Manokwari untuk penanganan lebih lanjut sebelum dikembalikan ke habitat alaminya.

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan, PELNI berkomitmen mendukung langkah pemerintah dalam menjaga kelestarian satwa liar serta memastikan proses pengembalian satwa dapat berjalan dengan baik.

“PELNI mendukung penuh langkah BKSDA dalam mengembalikan satwa endemik Papua ke wilayah asalnya. Proses pengangkutan kembali satwa tersebut telah dilakukan melalui KM Sinabung dengan pendampingan oleh Kepala Seksi KSDA Wilayah I Ternate bersama Polda Maluku Utara dan Polairud serta pengawalan dokter hewan untuk memastikan kondisi satwa tetap terjaga selama pelayaran,” tutur Ditto, Selasa (10/3/2026).

Dia menegaskan, setiap temuan satwa liar di atas kapal merupakan hasil dari upaya pengawasan dan tindakan proaktif yang dilakukan awak kapal dan petugas PELNI selama pelayaran.

“Pengamanan di atas kapal terus kami perkuat melalui tim pengamanan yang bertugas selama pelayaran. Kami juga berkolaborasi dengan TNI AL untuk memperkuat keamanan di atas kapal,” ungkapnya.

Berdasarkan data Perusahaan, dalam kurun waktu tahun 2022 hingga 2025 tercatat telah terjadi sembilan kali kasus penyelundupan satwa liar yang terdeteksi melalui kapal penumpang.

“Kami tidak akan mentolerir keterlibatan pihak internal. Apabila terbukti ada petugas PELNI yang terlibat dalam praktik penyelundupan satwa liar, kami siap menjatuhkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ditto.

Sebelumnya, upaya penyelundupan satwa endemik Papua ini berhasil digagalkan oleh kru kapal PELNI di atas KM Sinabung pada Selasa (10/2).

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat Karantina dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi, KM Sinabung merupakan satu dari 26 kapal penumpang milik PELNI dengan kapasitas 2.000 penumpang yang melayari rute Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Banggai – Bitung – Ternate – Bacan – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura (PP). (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

Trending di EKOBIS