Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

PELNI Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara

badge-check


 Angkutan batubara dengan Kapal PELNI Perbesar

Angkutan batubara dengan Kapal PELNI

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) atau PT PELNI (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis angkutan barang komersial pada tahun 2026.

Hingga April 2026, PELNI telah mengangkut sebanyak 218.918,964 metric ton (MT) barang komersial, yang didominasi oleh muatan batubara sebesar 95% dan pupuk curah sebesar 5%.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan (year-on-year) sebesar 338% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Salah satu pencapaian tersebut ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan shipment perdana pengangkutan batubara skala besar menggunakan kapal bulk carrier jenis Supramax dengan muatan mencapai 55.000 MT.

Pengangkutan perdana tersebut dilaksanakan melalui skema voyage charter menggunakan kapal MV Majestic Laksono.

Pengiriman berlangsung pada April 2026 dengan rute pengangkutan dari Bontang menuju Surabaya.

Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto menyampaikan bahwa pemanfaatan kapal charter berukuran Supramax menjadi langkah strategis PELNI dalam memenuhi kebutuhan pasar terhadap layanan logistik komoditas curah dalam skala besar.

“Shipment perdana pengangkutan batubara dengan muatan 55 ribu ton ini merupakan langkah strategis PELNI dalam mengakselerasi kinerja bisnis angkutan barang. Kami terus mengembangkan kemampuan logistik untuk memberikan solusi pengangkutan yang andal, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ujar Kokok.

Menurutnya, keberhasilan pengangkutan menggunakan kapal Supramax merupakan bagian dari strategi building capacity PELNI dalam memperkuat kompetensi angkutan barang komersial, khususnya pengangkutan komoditas curah dalam jumlah besar.

Pengalaman ini sekaligus menjadi portofolio baru bagi lini usaha angkutan barang PELNI dalam memperluas cakupan layanan logistik maritim nasional.

“Kami optimistis pengembangan segmen angkutan barang komersial, khususnya komoditas curah seperti batubara, akan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kinerja perusahaan ke depan. PELNI juga siap memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna mendukung kebutuhan logistik nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, PELNI juga menerapkan strategi sharing capacity melalui kerja sama dengan pemilik kapal guna meningkatkan fleksibilitas operasional dan optimalisasi layanan pengangkutan barang.

Melalui keberhasilan shipment perdana ini, PELNI semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa logistik maritim yang andal dan kompetitif.

PELNI optimistis dapat menjadi mitra logistik terpercaya bagi industri energi nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung rantai pasok komoditas strategis di Indonesia. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Beli Pertalite Harga Pertamax

16 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Trending di ANJUNGAN